Waktu tersisa

Jumat, 31 Juli 2009

37 catatan dari sahabat
Akhir-akhir ini kurasakan waktu semakin sempit saja bagiku. Pekerjaan kantor sedang banyak-banyaknya, dalam sebulan terakhir ini banyak pekerjaan yang cukup 'besar' yang harus aku lakukan dalam waktu yang nyaris bersamaan. Full speed deh pokoknya.

Sementara itu pekerjaan di rumah juga tidak berkurang. Kebetulan aku tidak mempunyai tenaga yang membantuku untuk mengurusi rumah sehingga pekerjaan rumah dibagi-bagi. Untung saja suami dan Shasa sedikit-sedikit juga membantuku. Untuk Shasa, sejak kelas 3 SD sudah kuberi tanggung jawab untuk menyapu teras dan rumah. Hasilnya memang belum bersih, dan aku seringkali masih harus mengulanginya lagi, tapi saat ini yang penting bagiku adalah menumbuhkan rasa tanggung jawab pada Shasa.

Perayaan yang tertunda

Senin, 27 Juli 2009

46 catatan dari sahabat
Kali ini aku ingin merayakan perayaan yang tertunda. Harusnya perayaan ini aku laksanakan pada hari Sabtu, tanggal 25 Juli 2009 yang lalu. Namun karena kesibukan dan banyak hal lainnya, akhirnya perayaan ini baru bisa aku laksanakan sekarang.

Oh ya, mungkin banyak yang bertanya-tanya perayaan apa yang dari tadi aku bicarakan ya ? Kawan, kali ini ada 2 perayaan yang ingin aku rayakan sekaligus. Yang pertama adalah perayaan Hari Ulang Tahun Ayahku yang ke-69 tahun pada tanggal 25 Juli 2009 kemarin. Perayaan ulang tahun Ayahku tidak dengan memotong kue tart ataupun nasi tumpeng. Seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk merayakan ulang tahunnya, Ayahku akan mengajak anggota Posyandu Lansia yang dipimpinnya untuk jalan sehat di Minggu pagi. Selanjutnya, setelah jalan sehat, semua peserta jalan sehat akan diajak ke rumah kedua orangtuaku dan disana sudah disediakan teh manis hangat, kue dan sepincuk nasi pecel untuk sarapan...!! Cara perayaan yang sederhana tapi sangat berkesan bagi kedua orangtuaku, khususnya ayahku.


Usia sekolah

Jumat, 24 Juli 2009

58 catatan dari sahabat

Suatu ketika keponakanku bercerita kepadaku bahwa tahun ajaran ini dia sudah masuk SD. Aku heran dan terkejut sekali karena seingatku umurnya belum genap 6 tahun. Ternyata memang, bulan Desember nanti umurnya baru 6 tahun.

Aku heran kenapa dia bisa masuk SD, karena setahuku untuk masuk SD ada batasan usia minimal yaitu 7 tahun. Berdasarkan ceritanya juga aku tahu bahwa untuk bisa masuk SD, dia tidak perlu menjalani tes masuk. Lantas, apa alasan yang dipakai oleh pihak sekolah menerima keponakanku ? Dilihat dari segi usia, dia masih kurang banyak. Dilihat dari kemampuan pun, pihak sekolah tak melakukan tes kepadanya.


Kebun Teh Njamus

Kamis, 23 Juli 2009

35 catatan dari sahabat
Aku masih ingin melanjutkan cerita jalan-jalanku kemarin. Setelah kami meninggalkan Taman Rekreasi Tawun di Ngawi, kami pun meluncur ke Kebun Teh Njamus, di lereng Gunung Lawu. Kami sama sekali belum tahu jalan ke sana, sehingga beberapa kali kami harus menanyakan jalan kepada penduduk yang kami lewati. Tak kusangka... jalan ke Kebun Teh Njamus menanjak sekali !!

Setelah menempuh jalan yang (menurutku) cukup panjang, berkelok-kelok dan menanjak.. akhirnya kami sampai juga di Perkebunan Teh Njamus. Subhanallah...., tak kusangka... pemandangannya indah sekali...!! Lenyap sudah keindahan alam yang sebelumnya kusaksikan di Tawun, dan berganti kekaguman yang tak ada hentinya akan keindahan alam yang ada di depan mata.

Jalan-jalan ke Tawun

Selasa, 21 Juli 2009

39 catatan dari sahabat
Aku dan suami sedang seneng mengajak Shasa jalan-jalan nih. Kebetulan masih ada waktu, sebelum kami semua kembali terperangkap dalam kesibukan masing-masing. Sebelum Shasa tenggelam diantara setumpuk kegiatan dan pekerjaan rumahnya dan sebelum aku plus suami makin dikejar dengan pekerjaan, maka acara jalan-jalan pun dilanjutkan kembali.

Saat ini kami sedang senang jalan-jalan ke tempat-tempat yang tidak terlalu jauh tapi memiliki pemandangan alam yang indah. Kali ini kami mengunjungi 2 tempat sekaligus. Yang pertama adalah Taman Rekreasi Tawun yang terletak di Ngawi.

Rasa ikut memiliki

Senin, 20 Juli 2009

39 catatan dari sahabat
Hidup kita senantiasa bersinggungan dengan berbagai hal yang bukan merupakan privasi kita. Seringkali kita berurusan dengan hal-hal yang menjadi milik umum, milik bersama. Akan sangat mudah bagi kita untuk menjaga segala apa yang menjadi milik pribadi kita. Namun untuk menumbuhkan rasa ikut memiliki terhadap barang-barang yang bukan milik kita apakah juga semudah itu ?

Ternyata, rasa ikut memiliki terhadap barang-barang yang bukan merupakan milik pribadi belum dimiliki oleh semua orang. Yang aku tahu, selama ini beberapa fasilitas umum yang ada di Indonesia tidak terawat dengan baik. Tempat-tempat seperti itu seringkali rusak dan kotor, bahkan tak jarang tangan-tangan jahil memperburuk penampilannya dengan aneka coretan yang sebetulnya tidak perlu.

Misteri cinta

Sabtu, 18 Juli 2009

54 catatan dari sahabat
Bagiku... cinta tetap memiliki misterinya sendiri, yang tak akan pernah aku pahami. Selalu saja aku temukan banyak kejutan dalam cerita tentang cinta. Banyak pertanyaan yang sampai kini tak juga aku temukan jawabannya. Ataukah aku yang terlalu banyak bertanya ? Atau aku yang terlalu dangkal memahami arti cinta ?

Seorang temanku sampai kini memilih masih melajang, karena dia belum mampu melepaskan cinta pertamanya. Padahal, sang kekasih hati telah 2 kali menyakiti hatinya. Yang pertama, saat sang kekasih hatinya memutuskan sepihak pertunangan mereka 3 bulan sebelum resepsi pernikahan akan digelar. Ternyata hati sang kekasih hati telah berpaling kepada wanita lain. Yang aku herankan, temanku ini tetap bertahan menunggu sang kekasih hati kembali kepadanya.


Dunia yang kulihat

Jumat, 17 Juli 2009

39 catatan dari sahabat
Mungkin dunia di luar sana sedang kacau balau dan gundah gulana. Mungkin dunia di luar sana sedang merana oleh akibat dari luapan kebencian dan kesewang-wenangan. Mungkin di luar sana sedang menangis karena penderitaan yang berkepanjangan. Mungkin di luar sana sedang berlomba mencari jalan keluar dari kegetiran yang mendera.

Mungkin di luar sana hati nurani sudah semakin tumpul. Mungkin juga di luar sana muncul kerinduan untuk mempercayai orang lain. Mungkin juga di luar sana seolah telah kehilangan kedamaiannya. Mungkin juga di luar sana rasa cinta kasih terhadap sesama kian mahal harganya. Mungkin di luar sana banyak pertanyaan yang tak mampu terjawab bahkan hingga kini....

Melepas kangen.....

Kamis, 16 Juli 2009

40 catatan dari sahabat
Jumpa lagi sahabat ! Setelah selama beberapa hari aktivitasku ngeblog dan blog walking menurun drastis. Penyebabnya adalah sejak hari Jumat aku merasa kurang enak badan. Maunya tidur sore-sore... Kalaupun aku bisa posting, karena postingan itu memang sudah terjadwal sebelumnya. Sedangkan blog walking pun hanya bisa kulakukan ke beberapa blog saja, semampuku.

Meskipun aku sangat ingin mengunjungi sahabat satu per satu, tetapi kondisi fisikku tak mendukungnya. Sehingga, untuk sementara aku hanya bisa jalan-jalan menjenguk beberapa sahabat saja, kalau jalan-jalannya terlalu lama, aku merasa kelelahan. Dan di saat kondisiku badanku mulai membaik, aku bisa memuaskan rasa rinduku... kali ini kepada teman-teman lamaku di dunia nyata !

Yupss..., aku baru saja melakukan reuni kecil-kecilan dengan beberapa orang ! Aku bisa berjumpa lagi dengan teman-teman sekolahku dulu setelah 19 tahun kami tidak berjumpa. Bisa terbayangkan bagaimana heboh dan serunya bukan ?

Ceritanya bermula dari hari Senin, 13 Juli 2009 (pada saat jam istirahat siang di kantor) aku membaca pesan di shoutmixku. Ternyata ada pesan dari Murni Ramli yang mengatakan bahwa dia sedang ada di Madiun. Murni adalah salah seorang sahabatku saat SMA dulu yang telah beberapa tahun lamanya tak aku ketahui keberadaannya. Dan atas jasa dunia maya inilah aku bisa menemukan kembali jejaknya. Sejak itu, kami bisa saling berkomunikasi lewat blog ataupun lewat email, maklum ternyata sahabatku itu kini sedang berada di Jepang.

Dan.., kini dia sedang ada di Madiun ! OMG.., ingin rasanya aku segera bertemu dengannya. Segera kubuka emailku dengan maksud hendak menanyakan sampai kapan dia akan ada di Madiun. Ternyata di email sudah ada pesannya bahwa dia ada di Madiun hanya sampai tanggal 15 Juli 2009 dini hari dan dia menyatakan ingin sekali bertemu denganku. Itu berarti waktuku bertemu dengannya tinggal hari itu dan keesokan harinya.

Sebenarnya malam itu juga (Senin, 13 Juli 2009) aku ingin ke rumahnya. Namun mengingat kondisi fisikku belum sepenuhnya sehat, maka aku rencanakan untuk menemuinya keesokan harinya. Kemudian terpikir olehku mengapa aku tidak mengajak serta teman-temanku yang lain ? Bukankah ini kesempatan baik bagi kami semua untuk menyambung tali silaturahmi yang sudah sekian lama terlupakan karena tertutup kesibukan masing-masing ? Kebetulan Murni yang tinggal di Jepang bisa pulang, jadi pasti akan jadi kenangan yang indah bagi kami semua.

Tak menunggu waktu lama, aku menelepon Murni Ramli untuk memberitahukannya tentang rencanaku ini. Bagiku ini penting, karena bagaimana pun juga dialah yang akan jadi tuan rumah dan menerima tamu banyak, kalau dia merasa kerepotan, maka rencanaku ini tak jadi aku laksanakan. Untungnya Murni dengan senang hati menyambut hangat rencanaku itu.

Maka..., aku langsung menelepon salah seorang temanku (Ipung namanya). Aku jelaskan tentang rencanaku itu... dan Alhamdulillah dia langsung mendukungku. Kemudian segeralah kami bergerilya menghubungi teman-teman lain yang kami ketahui nomor teleponnya. Ini harus kami lakukan karena waktu kami untuk bisa merealisasikan rencana itu tinggal keesokan harinya, karena lusanya Murni sudah pulang kembali ke Jepang.

Beberapa teman yang kami hubungi menyatakan antusiasme mereka. Maklum saja, meskipun sama-sama berada di Madiun kami tak pernah saling berjumpa. Hanya dengan 1 atau 2 orang saja kami sesekali berjumpa, itupun secara tak sengaja. Sehingga, rencana untuk reuni kecil-kecilan ini pun semakin terasa menggebu-gebu. Apalagi kemudian salah seorang teman mengusulkan agar kami mengajak Murni ke tempat makan yang nyaman agar suasana reuni semakin terasa.

Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu tiba juga. Pada hari Selasa, 14 Juli 2009 kami semua berkumpul di suatu tempat makan yang lumayan juga jaraknya dari Madiun. Ternyata acara reuni dadakan ini bisa dihadiri oleh 12 orang... Wah senangnya.. Aku sama sekali tak menyangka, bahwa dalam waktu semalam aku dan Ipung berhasil mengumpulkan mereka semua untuk saling melepas kangen setelah 19 tahun tidak bertemu...

Berkumpul kembali dengan teman lama dan bisa melepas kangen dengan mereka rasanya sangat menyenangkan. Gelak tawa tak ada hentinya. Rasanya kembali ke suasana 19 tahun yang lalu... ketika kami masih sama-sama berstatus pelajar SMA. Suasana yang hangat oleh persaudaraan dan persahabatan sangat kental terasa sehingga membuat kami rasanya enggan melepaskan saat itu berlalu.


Malam itu sangat indah... dan merupakan kado terindah bagi sahabatku Murni Ramli yang kebetulan hari itu berulang tahun (Selamat ulang tahun, Mur. Wish you all the best). Murni beberapa kali berbisik kepadaku mengucapkan terima kasihnya karena dia bisa bertemu dengan teman-teman yang sudah sangat lama dirindukannya.

Akhirnya malam yang indah itu harus diakhiri juga dengan meninggalkan kenangan yang tak akan terlupakan di hati kami masing-masing. Terima kasih banyak untuk Ipung dan Yoyok... atas segala bantuan dan dukungannya kepadaku, tanpa kalian berdua acara malam itu tak akan semeriah itu. Terima kasih sekali....

Lembaga Keuangan dan Rakyat Miskin

Selasa, 14 Juli 2009

40 catatan dari sahabat
Sebenarnya tulisan ini sudah pernah dimuat dalam Slim Magazine Blogger Edisi I. Namun aku kembali ingin mempostingnya disini sekedar untuk berbagi dengan teman-teman yang belum sempat membacanya. Terima kasih untuk mas Trimatra atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menjadi salah satu dari kontributor dalam Slim Magazine Blogger Edisi I.

Krisis ekonomi telah berdampak pada meningkatnya kemiskinan di Indonesia. Semakin banyak rakyat merasakan betapa kehidupan semakin sulit, harga-harga bahan pokok yang melambung tinggi, biaya pendidikan dan kesehatan semakin tak terjangkau. Itu semua belum cukup karena bayang-bayang PHK dan pengangguran juga menghantui kehidupan sebagian besar rakyat.

Makan dan jalan-jalan

Senin, 13 Juli 2009

27 catatan dari sahabat
Sungguh kali ini aku tak hendak bercerita tentang acara wisata kuliner. Kalau urusan itu, aku sudah percaya saja dengan Pak Bondhan. Tapi kali ini aku punya cerita tentang kegiatan makan sekaligus "jalan-jalan". Sebuah cerita yang bermula pada suatu pagi....

Pagi itu seperti biasa aku sedang menikmati rutinitas perjalanan pagiku. Tak jauh di depanku, melaju sebuah sepeda motor yang berpenumpang 3 orang. Sepasang suami istri dan seorang anaknya yang masih balita yang diletakkan diantara keduanya. Pada bahu si ibu terselempang sebuah kain untuk menggendong (jarit dalam bahasa Jawa) yang menunjukkan bahwa sang anak masih perlu (sesekali) digendong.

Yang istimewa menurutku pada pagi itu adalah bahwa ternyata di tangan kiri si ibu memegang sebuah mangkok dengan sendok di dalamnya. Mangkok yang sepertinya adalah sesuatu yang tak boleh ketinggalan untuk dibawa pada pagi hari itu. Mangkok yang entah telah menempuh berapa kilometer sejak dari rumah mereka.

Aku jadi mengernyitkan dahi melihat pemandangan itu. Jelas terlihat bahwa sepasang suami istri itu sedang berupaya menyuapi anak mereka. Entah akan sampai kemana mereka pada pagi hari itu untuk menyuapi anak mereka. Aku pun jadi bertanya-tanya tempat mana yang dipilih mereka untuk menyuapi anak mereka. Dan..., seribu tanya pun berkecamuk dalam pikiranku.

Pemandangan seperti itu sebenarnya bukan hal baru bagiku. Kebetulan, tetangga-tetanggaku pun banyak yang melakukan hal seperti itu. Yang aku tahu, pada sore hari ada ibu-ibu yang mendorong kereta bayinya berjalan-jalan dan di salah satu tangannya membawa mangkok makanan sang bayi. Sesekali sang ibu berhenti untuk menyuapi anaknya. Dan sang anak pun menikmati acara makan plus jalan-jalan seperti itu.

Dulu aku pernah bertanya (dengan rasa ingin tahu yang besar), mengapa mereka suka menyuapi anak mereka dengan jalan-jalan seperti itu. Ternyata jawaban mereka adalah nafsu makan sang anak jauh lebih besar setiap kali mereka diajak makan sambil jalan-jalan. Dengan cara seperti itu, seringkali makanan yang dibawa sambil jalan-jalan seringkali berhasil dihabiskan.

Bagiku, sangat aneh membiasakan anak mereka untuk makan dengan cara seperti itu. Aku tak mengerti mengapa masih saja ada orang tua yang belum membiasakan anak-anak mereka makan di meja makan (atau tempat makan) yang ada di rumah. Mungkin belum semua rumah memiliki meja makan atau ruang makan khusus, tapi aku yakin semua pasti memiliki tempat yang biasanya dipergunakan untuk makan. Mengapa anak-anak tidak dibiasakan makan pada tempatnya ya ? Bukankah sama saja dengan membiasakan anak untuk tidur di tempat tidurnya ataupun mandi dan buang air pada tempatnya ?

Membiasakan anak makan pada tempatnya memang tidak mudah, sama tak mudahnya dengan mendisiplinkan anak untuk gosok gigi di malam hari sebelum tidur. Semua memang butuh proses dan latihan, tak ada yang bisa didapatkan begitu saja. Namun, mendisiplinkan anak sejak kecil dalam hal apapun pasti akan sangat berguna untuk masa depannya nanti. Bukankah jika sang anak terbiasa untuk disiplin maka tak akan sulit bagi sang anak untuk mendisiplinkan diri sendiri bila besar nanti ? Bukankah sudah terbukti bahwa orang-orang yang berhasil adalah orang-orang yang tahu arti dari suatu kedisiplinan ?

Disamping itu ada hal lain yang juga sangat penting. Kebiasaan mengajak anak makan sambil jalan-jalan seperti itu menyebabkan makanan yang masuk ke dalam perut sang anak bukan lagi makanan yang higienis. Makanan yang dibawa kemana-mana (dan seringkali dalam keadaan terbuka) tentu saja akan dengan mudah terkena debu, korotan dan bakteri.

Jadi..., bukankah kita sudah harus membiasakan anak (dan keluarga kita) untuk makan pada tempatnya ? Selain untuk melatih kedisiplinan, namun juga membuat makanan yang masuk ke dalam perut anak kita akan lebih sehat dan higienis. Sependapatkah sahabat-sahabat semua denganku dalam hal ini ?

Semangat para blogger

Minggu, 12 Juli 2009

39 catatan dari sahabat
Memang aku mengenal blog belum terlalu lama. Meskipun belum lama terjerumus (halaah...) dalam dunia para blogger ternyata aku terlanjur sayang. Banyak hal yang menarikku untuk terjerumus lebih dalam lagi, sehingga aku dengan suka rela menjerumuskan diri lebih dalam lagi. (hehehe.., lebay ya?)

Selain karena ternyata ngeblog itu asyik, namun yang terlebih lagi karena penerimaan dan persahabatan di antara sesama blogger. Sungguh tak kusangka, bahwa dalam dunia maya pun bisa terjalin persahabatan yang seindah itu. Dukungan dan semangat mengalir diantara para blogger.

Mau lihat contohnya ? Banyak sekali, kawan. Yang bisa aku katakan adalah pengalamanku pribadi. Di saat aku datang sebagai orang baru, ternyata bantuan datang untuk membantuku yang gaptek urusan template dan widget. Pengalaman mengenai template itu, ternyata tak hanya aku alami. Bantuan yang kuterima datang dari Mbak Kuyus is cute, Marcellino Agatha dan Bang Budiawan Hutasoit. Bahkan saat blog-ku tak bisa dibuka karena terkena galat, Marcellino Agatha dengan suka rela begadang sampai pagi untuk membereskannya.

Mbak Fanny, mbak Fanda, mbak Sinta adalah contoh para blogger yang juga mendapat dukungan dan bantuan saat bermasalah dengan template mereka. Kebetulan di saat yang hampir bersamaan, mereka ramai-ramai ganti template. Dan saat masalah itu datang, muncullah Bung Attayaya dan Bang Iwan (Bang Kumis) sebagai pembuka simpul masalah. Bantuan yang datang tanpa diminta. Pun saat mbak Fanda kehilangan filenya yang berharga, Bang Iwan hadir untuk "menemukannya" kembali.

Banyak contoh dukungan, bantuan dan semangat yang disebarkan di antara sesama blogger yang tak bisa aku tuliskan satu per satu. Cara yang paling sering dan paling mudah dilakukan adalah dengan memberikan komentar, meninggalkan salam dan pesan di shoutmix dan yang paling populer adalah.... berbagi award ! Nah, ini dia kegiatan yang menyenangkan bagiku.

Berapa hari yang lalu aku dapat award dari Aishalife-line yang karena suka citanya mendapatkan award dari sahabat-sahabatnya, maka dia kemudian membagikan sembilan buah awardnya untuk semua sahabatnya yang masuk dalam blogroll dan bloglistnya. Semuanya... tanpa kecuali. Dan, ternyata aku termasuk di antara salah satu penerimanya. Alhamdulillah... Aku senang sekali. Terima kasih banyak ya, mbak.

Namun dari kesembilan award itu, aku hanya mengambil 3 buah diantaranya. Karena hanya ketiga buah award inilah yang aku belum punya. Dan, inilah ketiga award yang aku terima itu....



Sebenarnya sih aku ingin membagikan award ini kepada sahabat yang lain, tapi aku tak tahu siapa saja yang belum pernah menerima award ini. Apalagi daftar nama penerima award dari Aishalife-line panjang banget, sehingga yang terpikir olehku adalah hampir semuanya sudah menerima award ini. Tapi..., bagi siapa saja yang telah berkomentar dalam blog-ku ini dan belum memiliki award ini, aku persilahkan untuk mengambilnya. Oke ? Jadi, jangan sungkan-sungkan ya....

Jalan-jalan yuuk... (Part III)

Sabtu, 11 Juli 2009

25 catatan dari sahabat
Perjalanan kami dalam satu hari untuk berlibur ke Sragen dan ke Ngawi sudah aku ceritakan sebelumnya. Sekarang aku akan menceritakan akhir perjalanan kami ke Ponorogo. Telaga Ngebel adalah tujuan akhir perjalanan kami dalam hari itu.

Sewaktu kendaraan kami sudah berbelok ke arah Telaga Ngebel, kami sempat terkejut karena ada petunjuk yang mengarahkan kendaraan ke arah lain, dan jalan menuju ke Telaga Ngebel ditutup. Meskipun dengan perasaan heran, kami mengikuti saja jalan yang ada sambil mengira-ngira kami akan sampai kemana. Setelah cukup lama berputar-putar di daerah pedesaan, akhirnya kami sampailah ke jalan besar. Ternyata kami sampai di Jenangan Ponorogo.

Jalan-jalan yuuk... (Part II)

Jumat, 10 Juli 2009

29 catatan dari sahabat
Kawan, aku akan menepati janjiku untuk melanjutkan cerita jalan-jalanku. Terima kasih sudah menunggu... halaah.. sok penting banget nih aku ya ? Hehehe... Maklum suasana hati yang sedang berbunga-bunga tentu saja membuat orang jadi lebih ceria kan ? Setuju...??

Oke, tanpa perlu berpanjang kata lagi aku akan melanjutkan ceritaku. Kemarin aku sudah bercerita tentang kegiatan kami di Taman Dayu Alam Asri yang ada di Sragen. Setelah dari Sragen kami meluncur ke Ngawi, dengan tujuan Museum Trinil.

Jalan-jalan yuuk... (Part I)

Kamis, 09 Juli 2009

36 catatan dari sahabat
Beberapa hari yang lalu aku sudah bercerita tentang pemandangan alam yang membuatku terkagum-kagum akan betapa indah ciptaan-Nya. Ternyata beberapa sahabat memintaku untuk memasang gambar-gambar pemandangan alam yang kulihat tersebut. Namun, baru sekarang aku bisa berbagi cerita ini kepada sahabat semua.

Ceritanya beberapa hari yang lalu kami pergi bersama-sama mengisi liburan anak-anak. Kebetulan keponakan (Krisna) yang dari Pacitan datang, sehingga bisa menemani Shasa berlibur kali ini. Karena keterbatasan waktu, kami menjadwalkan waktu sehari penuh untuk bepergian di sela-sela kesibukan kami. Setidaknya liburan kali ini Shasa dan Krisna bisa bergembira dan berlibur bersama.

Hadiah dari sahabat

Rabu, 08 Juli 2009

36 catatan dari sahabat
Aku suka sekali menerima hadiah, dan aku yakin semua pun begitu. Siapa yang tidak coba..? Hadiah buatku adalah bentuk perhatian dan rasa sayang. Oleh karena itu, aku tidak mengukur hadiah dari harganya, bukan pula dari besar kecilnya. Apapun bentuk hadiahnya, berapapun nilainya akan selalu aku terima dengan senang hati.

Orang tuaku juga sangat suka memberikan hadiah-hadiah kecil sebagai kejutan buatku. Dan kini, aku juga suka melakukan hal yang sama kepada suami dan anakku. Sekali lagi, hadiah tersebut tak harus mahal, yang penting bagiku adalah bentuk perhatiannya. Aku akan sangat bahagia jika ternyata hadiah yang aku berikan tersebut diterima dengan senang hati. Wah... puas sekali rasanya. Siapa bilang bahwa menerima lebih menyenangkan daripada memberi ? Sebenarnya, memberi pun bisa jauh lebih menyenangkan bagiku.

Dalam dunia maya pun aku suka memberikan hadiah kepada para sahabat. Namun kali ini hadiah itu tak berupa barang. Yang sering aku bagikan kepada para sahabat adalah award. Aku merasa bahwa dengan berbagi award dengan para sahabat, persahabatan akan terjalin semakin erat. Melalui award pula aku bisa menunjukkan perhatianku dan rasa terima kasihku kepada para sahabat di dunia maya.

Aku pun sudah beberapa kali menerima hadiah award juga dari para sahabat. Semuanya aku terima dengan rasa haru dan bahagia, karena ternyata begitu besar kepedulian dan perhatian para sahabat kepadaku. Sehingga, dengan rasa bangga aku akan memajang award-award yang aku terima itu dengan senang hati. Tak lupa, award-award itu biasanya akan aku bagi-bagikan lagi kepada sahabat lainnya. Kegiatan berbagi award ini ternyata sangat aku nikmati sehingga aku tak pernah bosan melakukannya.

Berbicara tentang award dan sahabat, kali ini aku menerima award lagi dari 3 orang sahabat sekaligus yaitu Mbak Anazkia, Inuel dan Ateh 75. Pesan dari mereka untuk mengambil award telah dituliskan di dalam shoutmix-ku dan kotak komentarku.
  • inuel mbak Reni,ada hadiah kecil buat mbak hehhe ambil yah (2009-07-07 8:48 PM)
  • ateh75 mbak ada Award buat anda mohon diambil ya... (2009-07-08 2:52 PM)
  • anazkia ".... Oh ya mbak, jangan lupa ngambil award di rumah saya yah...?? " (2009 Juli 7 21:27)
Dan seperti biasa aku pun tergesa berangkat menuju rumah sahabat, untuk menjemput hadiah yang diberikannya padaku. Ternyata award yang dibagikan kepadaku itu memiliki satu kesamaan yaitu award itu dibuat sendiri oleh mereka. Hebat.., sahabat-sahabatku ternyata memiliki kreativitas yang tinggi. Untuk Inuel, mbak Ateh75 dan Anazkia terima kasih sekali telah memberikan award-award itu untukku. Aku senang sekali menerimanya. Dan, inilah award-award itu.

Inuel membuat dan memberikan award ini kepada sahabat-sahabatnya yang sudah memberikan spirit, motivasi, pengalaman dan banyak hal lainnya. Dan, Alhamdulillah aku salah satu diantaranya. Terus terang, aku merasa tersanjung sekali. Dan award ini seperti biasa akan aku bagikan lagi kepada para sahabat. Kali ini yang menerima award ini adalah Kuyus is Cute, Marcellino Agatha, Bang Budiawan, Henny, mbak Ateh75, mas Awal Sholeh dan Shasa Imutz.

Award yang diberikan oleh mbak Ateh75 kepadaku sebanyak 2 buah. Mbak Ateh75 rupanya ingin berbagi award kepada para sahabat yang menurutnya telah memberikan inspirasi dan award tentunya untuknya. Selain itu untuk merayakan usia blognya yang sudah berumur tiga bulan. Untuk award ini akan aku bagikan kepada : Inuel, mbak Anazkia, mbak Fanda, mbak Linda Belle, Yunna, mbak Nietha, Bunda Sarah dan Shasa Imutz.

Sementara mbak Anazkia membagikan awardnya yang disertai dengan kewajiban menjawab pertanyaan yang aneh bin ajaib seperti di bawah ini.
  1. Ada tiga cara memasukan monyet kedalam kulkas, bagaimanakah itu? sebutkan! Jawab : Buka pintu kulkasnya, masukkan monyetnya dan tutup pintu kulkasnya.
  2. Ada 4 cara memasukan gajah dalam kulkas, sebutkan! (bukan iklan gajah kulkas)Jawab : buka pintu kulkasnya, keluarkan monyetnya, masukkan gajahnya, dan terakhir tutup pintu kulkasnya.
  3. Ada sebuah hutan terbakar, semua binatangnya mati, kecuali satu, siapakah dia...? Jawab : Gajah ! Karena Gajahnya sedang disimpen di dalam kulkas kan... ?
  4. Orang jatuh dari pohon apanya dulu? Jawab : apanya ya...? Teriaknya dulu kali... hehehe...
  5. Binatang apa yang kakinya 3? Jawab : Kucing yang sedang asyik garuk-garuk badannya yang gatel hehehe...
Nah.., itu jawaban yang bisa aku berikan. Bener gak, mbak ? Aku sudah susah payah mikirnya nih hehehe... Ohya, award ini tanpa PRnya (ingat ya... PRnya tak perlu dikerjakan karena sudah aku kerjakan duluan hehehe) akan aku teruskan kepada Jeng Sri, mbak Narti, mbak Nura, Jimox, mas Yudie, mas Nopi Mujiyanto dan Shasa Imutz. Wah hampir lupa..., inilah award hasil karya mbak Anazkia.



Semoga hadiah dariku ini bisa membuat sahabat-sahabatku senang, karena aku pun sangat senang menerima hadiah award yang spesial itu. Lain kali kalau aku dapat award lagi.., pasti akan aku bagikan kembali kepada sahabat-sahabat yang lain. Setuju kan... ?


Gelar dari sang jawara

Selasa, 07 Juli 2009

34 catatan dari sahabat
Siapa yang tak kenal dengan bloggerwati yang memiliki blog yang sangat cantik : "Sang Cerpenis Bercerita" ? Aku yakin bahwa nama mbak Fanny pemilik blog itu sudah tak asing lagi bagi para bloggerwan dan bloggerwati. Terbukti dengan ramainya jumlah pengunjung di blog tersebut.

Mengapa blognya mbak Fanny selalu ramai ? Menurutku karena mbak Fanny sangat pandai bercerita dan cerita-cerita yang disampaikannya sangat beragam. Terkadang cerita lucu yang mampu membuat kita terpingkal-pingkal. Di lain waktu, mbak Fanny dengan sangat piawai mampu menggiring kita kepada perasaan melankolis lewat cerita-cerita sedihnya. Pokoknya, mampir di sana tak akan membosankan.

Orang juga akan betah berlama-lama mengunjungi rumah mbak Fanny, karena rumahnya sangat cantik dan menarik. Rumah barunya benar-benar fresh, yang konon katanya berkat sentuhan tangan dari para sahabatnya : Mocca Chi, Freya dan Attayaya. Nah, itu juga membuktikan bahwa mbak Fanny sangat friendly dan dekat dengan para pengunjung blognya bukan ? So.., lengkap sudah alasan mengapa pengunjung blognya tak pernah surut.

Makanya, waktu kemarin mbak Fanny menggelari aku dengan nama "juragawati award" aku heran dan terkejut bukan main. Kok bisa ? Bukankah award-award yang diterima mbak Fanny jauh lebih banyak dariku ? Bukankah untuk urusan award, mbak Fanny lebih jawara dariku ? Tapi okelah, atas nama penghargaanku kepada mbak Fanny, gelar itu aku terima dengan senang hati. Terima kasih untuk mbak Fanny yang telah memiliki perhatian padaku.

Kembali ke masalah award, kali ini aku menerima award lagi dari sahabatku yang ramah dan baik hati : Mbak Fanda. Kalau mbak Fanny jawaranya bercerita, maka mbak Fanda adalah jawaranya dalam review buku melalui blognya : "Baca Buku Fanda". Aku banyak belajar darinya masalah review buku ini dan mbak Fanda pun tak segan memberikan masukannya yang berharga buatku. Terima kasih ya mbak.

Selain itu, mbak Fanda juga mempunyai banyak sahabat karena dia sangat terbuka dalam berteman dengan siapa saja dan tidak membeda-bedakan temannya. Pengunjung blognya pun banyak sekali karena dan berkunjung ke blognya maka kita akan mendapatkan manfaat yang banyak sekali. Aku beruntung pernah berkesempatan bertatap muka dengannya, yang walaupun waktunya sangat singkat, aku sangat terkesan dengan sambutan hangatnya.

Mbak Fanda sering juga memberikan award padaku. Terima kasih banyak untuk mbak Fanda atas semua awardnya yang telah dipercayakannya kepadaku. Berkat award-award dari mbak Fanda pula, maka aku mendapatkan gelar "juragawati award" dari mbak Fanny. Kali ini ada dua buah award yang diberikan mbak Fanda kepadaku. Inilah award-award yang sangat indah itu...
Seperti biasa, aku ingin berbagi award ini kepada teman-temanku yang lain. Kali ini yang mendapatkannya adalah : mas Yudie, Rangga, mbak Sinta, mas Trimatra, mbak Anazkia, Bang Budiawan, mbak Ateh75, Bang Seti@wan dan Shasa imutz. Semoga diterima dengan senang hati ya...

Komik masa kecilku

Senin, 06 Juli 2009

32 catatan dari sahabat
Aku dapat PR lagi nih, kali ini dari mbak Sinta sang pemilik blog Jendelaku Menatap Dunia. Dikarenakan mbak Sinta adalah penggemar buku, maka PRnya juga tak jauh-jauh dari buku. Kali ini aku diminta untuk bercerita tentang buku. Wah, harus putar otak nih.. (hehehe, emang otak bisa diputar ?!).

Buku adalah sesuatu yang sangat aku suka. Kesukaanku kepada buku dan membaca buku rupanya ditularkan oleh ayahku. Aku masih ingat sekali, pada saat aku masih duduk di Sekolah Dasar, aku masih bisa membaca koleksi buku milik ayahku. Ayahku memang sangat memelihara baik buku-buku yang dimilikinya sejak sekolah, sampai-sampai aku sebagai anaknya masih bisa membaca koleksi buku-bukunya.

Buku koleksi ayahku banyak sekali tapi yang aku suka adalah koleksi komiknya. Ada komik yang berjudul "Mandrake". Komik ini menggambarkan seorang pria yang memiliki kekuatan sihir yang hebat. Kemudian ada yang berjudul "Nina Putri Rimba" yang menggambarkan tokoh seperti Tarzan wanita, "Putri Bintang" yang menggambarkan wanita superhero dengan gaya busana mengadopsi dari "Wonder Woman". Selain itu juga ada komik Gundala Putra Petir, Mahabarata dan Ramayana yang tak kalah serunya.

Namun yang paling aku suka adalah komik yang berjudul "Sri Asih". Sri Asih adalah karakter komik superhero pertama di Indonesia. Komik itu menggambarkan seorang wanita Jawa superhero yang mengadopsi dari komik "Wonder Woman". Komik yang dibuat tahun 1953 tersebut hasil karya R.A. Kosasih. Pada tahun itu komik Indonesia benar-benar memasuki jaman kejayaannya.
Komik “Sri Asih” sering dianggap sebagai tonggak awal perkembangan komik berbentuk buku di Indonesia, sehingga R.A. Kosasih didapuk sebagai “Bapak Komik Indonesia”. Nama R.A. Kosasih pun semakin bersinar setelah ia dianggap sebagai komikus yang berhasil membawa epik Mahabharata dari wayang ke dalam media buku komik. (Pasar Kreasi)

Dia adalah perempuan muda cantik yang jagoan dengan kekuatan Adijalma seperti Superman dan Wonderwoman. Memiliki dua kepribadian: 1. Sebagai manusia biasa, bernama Nani yang dianggap dungu oleh rekan-rekan di tempat kerjanya, sebuah biro penyelidik kejahatan. 2. Sebagai perempuan jagoan, bernama Sri Asih yang sakti dan pintar pembasmi kejahatan penolong orang-orang tertindas. Perubahan karakter dari Nani ke Sri Asih,bukan mengucapkan kata "brubah!" seperti Satria Baja Hitam, melainkan mengucapkan kata bertuah: "Dewi Asih!" (Komik Sriti)

Dan, setelah aku hunting di Internet, akhirnya aku berhasil juga menemukan gambar-gambar tokoh komik Sri Asih itu. Itupun tak banyak gambar yang berhasil aku temukan, dan gambar-gambar itu seperti di bawah ini :

Tokoh komik Sri Asih (diambil oleh Pasar Kreasi dari id.wikipedia.org)

Gambar dibuat oleh: Eko Wibowo diambil dari sini

Gambar cover dan isi komik Sri Asih karya RA. Kosasih
sesuai aslinya diambil dari sini


Dulu, karena sedang tergila-gila dengan komik-komik itu, sampai-sampai tiap ada kesempatan aku membacanya. Akibatnya, dalam waktu tak lama, komik-komik lama itu "hancur" ditanganku. Sayang sekali, sekarang komik-komik itu telah hilang dari peredaran. Namun aku bersyukur, berkat ketelatenan ayahku aku masih bisa menikmati komik-komik yang sangat fenomenal pada masanya.

Kalau ingat bahwa komik-komik itu sekarang sudah tak ada lagi, aku menyesal sekali. Komik-komik itu telah disimpan ayahku dengan sangat hati-hati dan dirawat baik sekali, sehingga aku pun bisa menikmati komik tua itu. Namun, karena aku tak hati-hati dalam membacanya, hanya butuh waktu tak lama, lembar-lembar halaman komik itu banyak yang terlepas. Maklum saja, buku tua sehingga sudah "lapuk" termakan usia. Aku yang saat itu masih belum paham tentang nilai sebuah buku, aku tidak memperlakukannya dengan hati-hati. Untung saja, ayahku tak marah karena koleksi komiknya akhirnya rusak ditangan anaknya sendiri.

Nah, itulah ceritaku tentang buku, khususnya kenanganku tentang komik pertama yang aku baca. Dan untuk ceritaku ini, mbak Sinta telah menghadiahkan award penikmat buku. Sebuah award yang indah, yang dibuat sendiri oleh mbak Sinta ! Terima kasih banyak ya mbak, telah mempercayakan award itu untukku. Dan, selanjutnya award ini akan aku bagikan kepada : Buwel, Marcellino Agatha, Bli Jhoni (sang penyuka komik), mbak Elly, Itik Bali dan Shasa Imutz.

Sesuai pesan dari sang pemberi award (mbak Sinta), PRnya (membuat cerita tentang buku) boleh dikerjakan boleh juga tidak. Boleh juga disebarluaskan, namun tidak pun tak mengapa. Hanya itu pesannya, jadi selanjutnya terserah pada para penerima award. Oke..??

Mengagumi Ciptaan-Nya

Minggu, 05 Juli 2009

39 catatan dari sahabat
Perjalanan luar kota yang kulalui terasa sangat menyenangkan. Bukan saja karena aku bisa terlepas dari rutinitas harianku namun juga karena aku bisa menikmati banyak keindahan ciptaan-Nya. Sepanjang perjalanan yang kulalui, aku tak henti-hentinya mengagumi keindahan alam ciptaan-Nya.

Rindangnya pepohonan, gunung yang samar-samar menjulang dengan gagahnya, hamparan sawah yang menguning benar-benar menyejukkan mata. Aku jadi teringat akan kenanganku belasan tahun yang lalu, saat aku masih menjadi seorang mahasiswi. Setiap pagi untuk berangkat ke kampus, aku hanya perlu berjalan kaki selama 10 menit. Perjalanan pagi yang sangat kunikmati karena aku menikmati pemandangan yang kutemukan sstiap harinya.

Untuk sampai ke kampus, aku harus melewati tempat yang dikenal dengan nama "lembah" UGM. Di lembah inilah, aku sangat menikmati desiran angin, pohon-pohon yang bergoyang dengan lembutnya, "hujan" kupu-kupu saking banyaknya kupu-kupu yang beterbangan dan indahnya pemandangan yang tersaji di depan mata. Mungkin bagi orang lain, lembah itu tidak mengesankan, tapi entah mengapa.., aku sangat menyukai pemandangan yang kujumpai setiap hari itu dan tak pernah merasa bosan meskipun tiap hari aku memandanginya.

Aku memang pecinta pemandangan alam yang indah. Bahkan aku dulu sangat suka mengumpulkan foto-foto sunrise dan sunset. Warna langit yang bersemburat merah senantiasa membuatku terkagum-kagum. Membuatku makin sadar betapa besar kuasa-Nya dan betapa agung ciptaan-Nya. Namun, kesempatan untuk berlama-lama mengagumi keindahan ciptaan-Nya semakin terkikis oleh kesibukanku.

Jika ada kesempatan untuk kembali bisa berlama-lama mengagumi keindahan alam tak akan aku elakkan. Maka, aku sangat senang sekali saat mbak Elly telah sangat bermurah hati mengirimkan 3 buah award yang cantik untukku. Award-award yang menggambarkan keindahan ciptaan-Nya yang patut untuk diabadikan dalam sebuah foto dan award. Ketiga award itu seolah mengingatkan aku agar aku tak lupa akan keindahan ciptaan-Nya.

Terima kasih untuk mbak Elly atas award yang sangat spesial ini. Spesial karena award ini hasil karya mbak Elly sang sangat mengagumi keindahan ciptaan-Nya. Inilah ketiga award yang spesial itu .......




Ketiga award yang indah itu ternyata aku terima juga dari Rangga. Terima kasih untuk Rangga yang telah berbagi award ini dengaku. Selanjutnya award ini ingin kuteruskan lagi kepada mbak Narti, mbak Uke Poet, mbak Irma, mbak Kuyus, Henny, mbak Dwina dan tak lupa Shasa Imutz. Semoga award-award ini diterima dengan senang hati dan semoga award ini bisa mengingatkan kita akan keindahan ciptaan-Nya.

One Day In Your Life

Sabtu, 04 Juli 2009

20 catatan dari sahabat
Dunia telah dikejutkan dengan meninggalnya Si Raja Pop Dunia, Michael Jackson pada tanggal 25 Juni 2009 yang lalu. Ia mengembuskan napas terakhir di UCLA Medical Center pada 50 tahun. Usia yang relatif masih muda.

Aku bukan penggemar fanatik Michael Jackson. Aku juga hanya mengenal beberapa lagunya saat aku remaja dulu. Meskipun hanya sedikit lagunya yang aku kenal, namun aku sangat menyukai lagu-lagu itu. Menurutku, lagu yang dinyanyikannya memang sangat indah. Lagu-lagunya banyak digemari di seluruh dunia. Maka tak heran bila dia dijuluki The King of Pop.

Walau bukan penggemar fanatik Michael Jackson, aku tentu saja "mengenal"nya. Aku mengenalnya melalui berita-berita tentang karya-karyanya yang gemilang, juga melalui pemberitaan kehidupannya yang penuh dengan kontroversi. Bahkan, sampai akhir hidupnya pun masih disertai dengan kontroversi.

Siapapun Michael Jackson, dia adalah manusia biasa layaknya kita semua. Meskipun digelari The King of Pop, dia tak luput dari rasa kesepian, kesedihan dan mungkin perasaan tertekan. Kita tak akan pernah tahu apa yang dirasakannya saat dia berada di puncak kejayaannya. Bahkan alasannya melakukan "perubahan" pada fisiknya, mungkin hanya Allah yang tahu. Setidaknya satu hal yang aku tahu, bahwa ketenaran tak selamanya membawa kebahagiaan dan kenyamanan hidup.



Apapun yang dilakukannya dan siapapun dia, ternyata banyak sekali yang mencintainya. Banyak orang yang menangisi kepergiannya, tak peduli betapa banyak berita negatif yang mengelilinginya. Sebenarnya telah tersimpan banyak cinta untuknya, hanya mungkin dia tak terlalu menyadarinya. Apakah selama ini dia merasa kesepian di dalam istananya ? Sekali lagi hanya Allah yang tahu.

Beberapa hari terakhir ini aku sering melihat di beberapa stasiun televisi memutar ulang beberapa video klip dan juga rekaman-rekaman konser sang Superstar. Terus terang, melihat aneka tayangan itu, mau tak mau aku harus mengakui kehebatannya dalam dunia musik. Sehingga makin aku sadari bahwa ternyata dunia memang telah kehilangan salah seorang yang memiliki bakat luar biasa dalam bidang musik.

Yah, suatu saat dalam hidup kita nanti, kita pasti akan merindukannya. Merindukan karya-karyanya yang indah. Suatu saat nanti, kita hanya dapat mengenangnya. Mengingat semua karya indahnya tanpa harus menengok pada segala bentuk kontroversi yang menyertainya. Mengingatnya sebagai salah satu dari anggota keluarga yang juga kita cintai...

Aku jadi teringat dengan salah satu lagunya yang sangat aku suka :

One Day In Your Life

One day in your life
You'll remember a place
Someone touching your face
You'll come back and you'll look around YOU

One day in your life
You'll remember the love you found here
You'll remember me somehow
Though you don't need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You'll remember one day . . .

One day in your life
When you find that you're always waiting
For a love we used to share
Just call my name, and I'll be there

You'll remember me somehow
Though you don't need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You'll remember one day . . .

One day in your life
When you find that you're always lonely
For a love we used to share
Just call my name, and I'll be there

Semoga Jacko (begitu panggilan kesayangan untuknya) yang baru akan dimakamkan Selasa, tanggal 7 Juli 2009 dapat tenang di peristirahatan terakhirnya. Selamat jalan Jacko..., kami tak akan melupakan karyamu......

Problematikan dalam rumah tangga

Jumat, 03 Juli 2009

28 catatan dari sahabat
Aku selalu ikut terbawa suasana saat menghadapi kasus perceraian. Sudah beberapa kali aku merasa sangat berempati kepada (khususnya) kaum wanita yang menghadapi kasus perceraian. Mungkin karena rasa empati yang berlebihan, aku jadi sering terbawa suasana juga.



Sudah beberapa kali kasus perceraian yang aku hadapi berawal dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kebanyakan para istri mendapatkan kekerasan fisik dan psikis karena suaminya suka mabuk dan main judi. Selain itu, ada juga KDRT yang dilakukan oleh sang suami kepada istrinya yang (kebetulan) berpenghasilan lebih besar dari suami ( Mungkinkah ini bentuk "pertahanan diri" suami yang merasa rendah diri ? ).

Backlink dan Award

Kamis, 02 Juli 2009

32 catatan dari sahabat
Malam ini saat aku buka blog, aku ternyata mendapatkan pesan yang menggembirakan dari mbak Fanda di shoutmix-ku. Apalagi kalau bukan pesan agar aku segera mengambil award di tempatnya. Wah.., siapa yang akan menolak kalau diberi award ? So, aku pun bergegas berangkat ke tempat mbak Fanda sambil lari-lari.

Sesampai di rumah mbak Fanda dengan nafas ngos-ngosan, aku menemukan award yang bergambar Conan yang seperti sedang berlari menyongsongku. Lebay deh.. hehehe. Ternyata award itu berasal dari Antaresa si penggemar comik Conan (Jadi tak usah heran kalau si Antaresa membuat komik bergambar Conan juga ya...?. Ternyata, award ini berbuntut pada backlink...

Jadi ceritanya begini, bagi siapa saja yang menerima award ini diharuskan untuk membagikan kembali award ini kepada sepuluh orang temannya. Nah, karena aku sudah menerima award itu, maka aku akan membaginya lagi dengan : Tukang komen, Awal Sholeh, Jonk, Saga 02, Zujoe, Ajieee, Mbak Nura, Timontius Pangestu, Natazya dan Mbak Eha.

Dan selanjutnya si penerima award harus meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel kamu :
  1. Okezone
  2. Facebook
  3. Friendster
  4. Google
  5. Robby Hakim
  6. AeArc
  7. Surya-tips
  8. Antaresa Mayuda
  9. Baca Buku Fanda
  10. Reni Judhanto
Aturannya begini (maaf aku copy paste aja ya, soalnya panjang banget sih) : sebelum kamu meletakkan link di atas, kamu harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link kamu sendiri di bagian paling bawah (nomor 10). Tapi ingat ya, kalian semua harus fair dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalah

Ketika posisi kamu 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Dan semuanya menggunakan kata kunci yang kamu inginkan. Dari sisi SEO kamu sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, kamu juga mendapatkan traffik tambahan.

Nah, silahkan copy paste saja PR yang kedua ini, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 10. Ingat, kamu harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba2 di posisi 1, maka link kamu akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.

Nah.., selesai sudah. Semoga PR dan awardnya segera dipajang ya... Terima kasih...

Merayakan kebahagiaan

Rabu, 01 Juli 2009

25 catatan dari sahabat
Sebuah perayaan biasanya diselenggarakan untuk merayakan sesuatu yang membahagiakan. Sesuatu dirayakan dengan tujuan agar lebih meriah, lebih ramai dan tidak terlupakan. Contohnya perayaan Tahun Baru, perayaan Hari Besar agama, Perayaan Ulang Tahun, dan masih banyak lagi.

Pada saat ini yang sedang ramai dirayakan adalah kelulusan sekolah ! Perayaan kelulusan biasanya dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang dengan melakukan konvoi di jalan-jalan (yang sayangnya seringkali melupakan tata cara berlalu lintas yang baik), maupun dengan mencoret-coret baju seragam sekolahnya atau masih ada lagi cara yang lain. Perayaan yang dianggap sah-sah saja dilakukan untuk merayakan "kemenangan" setelah sebelumnya berjuang keras.

Setiap orang mempunyai cara pandang sendiri tentang merayakan kebahagiaan yang dialaminya. Setiap orang pun memiliki cara sendiri untuk merayakannya, cara yang unik. Biasanya, semakin unik suatu perayaan dilakukan, semakin berkesan pula perayaan itu. Sehingga wajar jika kemudian orang-orang berusaha untuk melakukan hal-hal yang kreatif agar perayaan yang dilakukannya tidak dilupakan orang begitu saja.

Dalam dunia blog hal itu pun terjadi. Seperti waktu aku telah berhasil memposting 100 artikel, aku merayakannya walaupun dengan cara yang biasa. Aku merayakan dengan menuliskannya dalam postingan. Aku menceritakan tentang kebahagiaanku karena telah berhasil mencapai posting ke-100. Aku yang sangat suka cita, menyisipkan banyak sekali emoticon lucu dalam postingan yang aku beri judul "edisi khusus" itu.

Cara yang lebih kreatif dilakukan oleh mbak Fanda. Dia telah mempersiapkan postingan ke-1oo-nya secara lebih serius. Untuk merayakannya dia secara khusus mengundang 5 orang blogger untuk menjadi penulis tamu di blognya. Dan secara mengejutkan, aku ternyata diundang sebagai salah satu dari 5 penulis tamu di blognya. Aduh.., senang sekali hatiku tentu saja mendapatkan kesempatan istimewa seperti itu.

Masih seputar perayaan posting ke-100, Bang Seti@wan merayakannya dengan bagi-bagi award (apalagi kalau tidak salah acaranya bertepatan juga dengan ulang tahun ya, Bang ? Benarkah begitu?). Semua sahabat Bang Seti@wan mendapatkan hadiah sebuah award yang telah didesain khusus olehnya. Ternyata aku mendapat kehormatan untuk menerima juga award yang cantik itu. Terima kasih Bang, awardnya cantik sekali. Semoga makin giat berkarya ya...

Masih ada cerita unik yang dilakukan untuk merayakan kebahagiaan, salah satunya adalah perayaan untuk mengungkapkan kebahagiaan karena telah "naik kelas". Naik kelas di sini yang dimaksud adalah kenaikan Pagerank google...!

Beberapa hari terakhir ini banyak sahabat yang sedang bersuka cita karena "naik kelas". Jika sebelumnya mas Trimatra telah merayakan kenaikan kelasnya dengan meluncurkan Slim Magazine Blogger, dan aku juga telah mendapatkan kehormatan untuk menulis di Slim Magazine itu, maka Mas Awal Sholeh merayakannya dengan membuat 3 buah award yang unik untuk kemudian dibagi-bagikannya kepada para sahabat yang (menurutnya) telah banyak membantunya sehingga dia bisa naik kelas.

Aku tentu saja dengan senang hati menyambut acara syukuran itu. Apalagi ternyata aku mendapatkan hadiah darinya berupa 3 buah award yang sangat unik hasil karyanya sendiri. Terima kasih banyak ya mas Awal..., aku senang sekali mendapatkan hadiah syukuran naik kelas ini. Harapanku semoga dapat cepat naik kelas lagi, supaya aku dapat award lagi... hohoho... *ngareeep*

Award-award itu sengaja didesain khusus dengan mengandung makna tersendiri. Dan ketiga award yang berhasil aku boyong setelah menghadiri acara syukuran kenaikan kelas mas Awal Sholeh itu adalah seperti di bawah ini :




Masih seputar award, kemarin aku menerima pesan dalam shoutmixku seperti ini :

Febry Terimakasih telah mengunjungi dan berpartisipasi di blog kami, sebagi ucapan terimakasih dari kami, mohon terimalah award sederhana dari kami ini! (2009-07-01 5:58 AM)

Maka, tanpa menunggu disuruh dua kali aku langsung menuju blognya Febry untuk menjemput award itu. Dan, ternyata award yang dibagikannya akupun belum punya. Dengan hati berbunga-bunga aku bawa pulang awardnya yang keren itu. Terima kasih ya Febry... dan awardnya langsung aku pajang juga disini.

Ayoo... siapa lagi yang mau mengadakan perayaan ? Jangan lupa undang aku ya...? Hehehe.... *ngarep lagi deh*