Senin, 18 April 2011

Untuk mbak Zita

Hari ini diklat berakhir pukul 21.15. Seru dan melelahkan, karena seharian ini kami sibuk dengan diskusi kelompok dan presentasi. Rencananya setelah selesai acara di kelas, aku ingin menerbitkan postingan terjadwalku. Tapi, rencana itu aku ubah setelah aku membaca komentar mbak Zita di kotak moderasiku.

Seandainya aku punya waktu, aku ingin memberikan tanggapan langsung di blog mbak Zita. Namun, berhubung saat ini waktuku sangat terbatas, maka aku memilih membuat postingan khusus untuk mbak Zita.

Minggu, 17 April 2011

Libur Diklat

Selama mengikuti diklat ini aku dapat libur hanya pada saat weekend saja. Sabtu sore pulang ke rumah dan Senin pagi kembali ke asrama lagi. Otomatis, aku hanya tidur di rumah selama 2 malam saja. Selama di rumah pun, aku harus sibuk dengan berbagai urusan rumah tangga, terutama cuci mencuci... (^_^)

Tapi, sambil melakukan berbagai aktivitas ke-rumahtangga-an itu, aku menyempatkan diri untuk blogwalking juga. Khususnya untuk mengunjungi semua sahabat yang telah dengan setia menjengukku dan menengok rumah mayaku selama aku diklat. Ternyata banyak juga blog yang harus aku kunjungi... dan ternyata aku ketinggalan banyak berita selama aku mendekam di asrama seminggu lamanya.

Sabtu, 16 April 2011

Follower, Komentator dan Pengunjung

Setelah cukup lama 'terjerumus' dalam jagad blogsphere ini telah banyak blog yang aku kunjungi. Banyak pula blogger/narablog yang aku 'kenal'. Aku dan mayoritas blogger/narablog (sepertinya, blogger matre tidak termasuk) pasti senang jika blog kita dikunjungi oleh blogger/narablog yang lain. Lebih senang lagi jika kemudian kita bisa menjalin pertemanan (lewat dunia maya ataupun nyata) dengan mereka.

Dari pertemananku dengan sesama blogger/narablog itu dan hasil wara wiri-ku ke beberapa blog aku menemukan 3 hal yang berkaitan dengan pengunjung blog. Ketiga hal itu adalah : follower, komentator dan pengunjung blog. Setelah sekian lama aku bisa melihat ada perbedaan dari ketiga jenis pengunjung blog itu. Tapi ini murni pendapatku, jadi bisa saja salah kan?

Jumat, 15 April 2011

Pengembangan potensi diri

Pengembangan potensi diri tidak terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan proses yang bertahap dan berkesinambungan. Tahap tersebut adalah pengenalan diri, menentukan konsep diri, menentukan hambatan-hambatan pengembangan potensi diri, pengembangan diri dan aktualisasi diri.

Pengenalan diri sangat diperlukan sebelum melalui tahap pengembangan potensi diri. Hal ini bisa dilakukan melalui intropeksi diri, umpan balik dan tes-tes psikologi.

Kamis, 14 April 2011

Pentingnya informasi

Informasi itu sangat penting dan berharga, makanya orang-orang yang memiliki informasi menjadi orang yang punya 'kekuatan'. Orang melakukan banyak cara untuk bisa mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Itu sebabnya, tak heran bila akhirnya ada informasi penting yang diperjualbelikan.

Informasi memang banyak manfaatnya, terlebih lagi jika kita hendak pergi ke daerah lain (atau ke luar negeri) yang belum kita kenal. Seperti pengalaman Gaphe saat bepergian ke Malaysia beberapa waktu yang lalu. Tanpa adanya informasi yang mencukupi, dia dan teman-temannya sempat nyasar di Malaysia. Bayangkan... nyasar di negeri orang, kan bikin hati ciut juga? Untung aja di Malaysia bahasanya masih bisa kita pahami. Coba kalau kita nyasarnya ke negara-negara yang kita tidak pahami bahasanya, seperti Afrika, Jepang atau Korea. Apa tak pusing tuh?