Kamis, 08 Januari 2009

Egois Part II

Cerita tentang manusia (super) egois ternyata berlanjut lagi. Karena menurutku sikap egoisnya dan sikap keras kepalanya makin menjadi-jadi (bahkan menurutku udah sangat kelewatan) beberapa hari terakhir ini. Aku heran banget..., kok bisa ya ada orang sebegitu menyebalkannya!?!

Kemarin aku ngobrol dengan beberapa orang teman. Maksudku aku sharing ama mereka tentang perasaanku pada si manusia (super) egois itu. Ternyata mereka juga mengeluhkan hal yang sama padaku. Olala... Berarti aku tidak sendiri. Ternyata orang-orang di sekitarku juga merasakan hal yang sama. Semua juga sependapat bahwa memang akhir-akhir ini manusia (super) egois itu semakin menyebalkan saja.


Minggu, 04 Januari 2009

Egois

Beberapa hari ini aku berurusan dengan orang yang (menurutku) sangat egois. Sungguh menyebalkan berurusan dengan orang-orang seperti itu. Emosiku nyaris terkuras habis menghadapinya. Sulit bagiku memendam kemarahan menghadapi sikap egoisnya yang masih ditambah pula dengan sikap keras kepalanya!! Selama beberapa hari aku masih merasa terganggu dengan perasaan marahku mengingat sikap dan perilakunya.

Ternyata sungguh melelahkan berurusan dengan orang-orang seperti itu. Aku merasakan lelah, baik lelah secara fisik maupun secara psikis. Beberapa hari ini aku rasakan kelelahan fisik yang amat sangat. Hal seperti ini belum pernah aku alami sebelumnya. Walaupun aku dalam kondisi yang sangat lelah, tapi tidak sampai seperti sekarang.


Sabtu, 03 Januari 2009

Kemajuan Shasa

Beberapa hari ini Shasa semakin semangat saja untuk mengarang. Bermula dari pujian ibu gurunya atas hasil karangan Shasa di sekolah. Sebenarnya sih..., hasil karangan Shasa belum bisa dikatakan bagus apalagi sempurna. Tapi tidak bisa dikatakan jelek juga. Masih perlu dilatih dan diasah lagi. Mungkin itu pula sebabnya ibu guru menugaskan Shasa untuk membuat karangan lagi dan kemudian akan dibacakan di depan teman-teman sekelasnya. Tentu saja Shasa semakin bersemangat untuk mengarang.

Dulu sewaktu kelas 2 SD, Shasa memang sudah pernah mengarang 2 buah cerita pendek. Tentu saja masih banyak kekurangan seperti terjadinya pengulangan kata : "setelah itu" dan "kemudian" hehehe. Aku kemudian mencoba untuk ngedit karangannya itu dan kemudian Shasa kuminta membaca lagi karangannya yang telah kuedit. Kuminta Shasa untuk "merasakan" enak mana membaca karangan aslinya dan karangannya yang telah aku edit. Ternyata Shasa bisa merasakan bahwa setelah aku edit, karangannya lebih enak dibaca.


Kamis, 01 Januari 2009

Shodaqoh

Aku punya cerita yang gak akan aku lupakan tentang shodaqoh. Beberapa tahun yang lalu menjelang Idhul Fitri aku dan suami telah menyiapkan zakat dan shodaqoh. Untuk zakat telah kami bayarkan di masjid. Tapi untuk shodaqoh aku dan suamiku punya ide untuk memberikan shodaqoh secara langsung kepada orang yang menurut kami berhak. Kami berencana untuk memilih sendiri orangnya dan tidak menyerahkannya kepada masjid.

Awalnya kami mulai dengan membagikan uang yang kami masukkan dalam amplop. Kami menyerahkannya kepada orang-orang yang kami temui di jalan dan yang kami anggap layak untuk menerimanya. Alhamdulillah..., acara tersebut berhasil setelah beberapa hari kami keluar rumah.


Indahnya persahabatan


Sahabat adalah pemenuhan kebutuhan jiwa.
Dialah ladang hati, yang ditaburi dengan kasih dan dituai dengan penuh rasa terima kasih.

Sahabat adalah naungan sejuk keteduhan hati dan api unggun kehangatan jiwa, karena akan dihampiri kala hati gersang kelaparan dan dicari saat jiwa mendamba kedamaian