Yuk kita ngobrol tentang asyiknya jadi blogger. Siapa yang dimaksud blogger disini? Ya akulah.... hehehe. Meski aku sudah jaraaanggg banget update blog, tapi aku masih ngeyel menyematkan predikat blogger pada diriku sendiri. Kenapa aku masih pengen dianggap sebagai blogger? Jawabnya... ya karena jadi blogger itu asyik!
Tampilkan postingan dengan label persahabatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label persahabatan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 08 September 2017
Kamis, 23 Juli 2015
Reuni Perak (CLBK)
Acara lebaran yang identik dengan mudik pulang kampung selalu saja menjadi kesempatan untuk kumpul kembali bersama teman lama. Itu makanya, tak heran jika libur lebaran malah penuh dengan jadwal reuni SD, SMP, SMA hehehe. Tak jarang, gedung pertemuan/hotel/restoran di Madiun selalu penuh dengan acara reuni yang digelar berbagai angkatan dari berbagai sekolah. Intinya, acara reuni tak kalah heboh dari acara lebaran itu sendiri.
Minggu, 26 April 2015
Review Drama Serial India Navya
Akhir-akhir ini ANTV rajin sekali memutar drama serial dari India, bahkan mengundang beberapa artis India ke Indonesia sejak beberapa bulan yang lalu. Sebelumnya aku tak pernah sih meluangkan waktu untuk menonton drama serial dari India yang konon mencuri perhatian masyarakat Indonesia itu. Namun, aku lupa tepatnya kapan, beberapa waktu yang lalu aku tak sengaja menonton salah satu episode Navya. Entah sudah episode keberapa, aku tak ingat lagi.
Sebelumnya kupikir drama serial India yang berjudul Navya itu seperti sinetron-sinetron Indonesia lainnya yang bertemakan cinta remaja. Namun, saat pertama kali aku menonton drama itu aku tahu bahwa aku salah! Karena dalam episode yang kutonton itu aku melihat bahwa yang diceritakan bukan hanya hebohnya cinta sepasang anak muda (Navya dan Anant) namun juga bercerita tentang tradisi yang dipegang teguh kedua belah keluarga.
Sebelumnya kupikir drama serial India yang berjudul Navya itu seperti sinetron-sinetron Indonesia lainnya yang bertemakan cinta remaja. Namun, saat pertama kali aku menonton drama itu aku tahu bahwa aku salah! Karena dalam episode yang kutonton itu aku melihat bahwa yang diceritakan bukan hanya hebohnya cinta sepasang anak muda (Navya dan Anant) namun juga bercerita tentang tradisi yang dipegang teguh kedua belah keluarga.
Jumat, 20 Maret 2015
Kado Cinta Sahabat Maya
Punya sahabat dari dunia maya? Aku punya dan jumlahnya lebih dari satu! Persahabatan ini kurasakan sebagai sesuatu yang menakjubkan dalam hidupku. Sebab, aku dulu tak pernah membayangkan akan punya banyak sahabat dari dunia maya. Terlebih lagi persahabatan tersebut bisa terjalin demikian hangat dan akrab. Kami bisa begitu 'cair' dan menyatu. Padahal aku belum pernah sekalipun bertemu dengan mereka semua!
Sesungguhnya persahabatan kami bermula dari ketidaksengajaan. Kami (kebetulan) sama-sama 'terjebak' dalam status yang sama. Sama-sama finalis suatu lomba. Entah siapa yang memulai, obrolan dari inbox beralih ke WhatsApp. Luar biasanya, grup WA yang satu ini tak pernah sepi sejak awal terbentuk sampai dengan saat ini. Sudah bukan aneh lagi jika dalam sehari obrolan kami bisa mencapai ribuan. Ditinggal sebentar, bisa ketinggalan ratusan obrolan.
Sesungguhnya persahabatan kami bermula dari ketidaksengajaan. Kami (kebetulan) sama-sama 'terjebak' dalam status yang sama. Sama-sama finalis suatu lomba. Entah siapa yang memulai, obrolan dari inbox beralih ke WhatsApp. Luar biasanya, grup WA yang satu ini tak pernah sepi sejak awal terbentuk sampai dengan saat ini. Sudah bukan aneh lagi jika dalam sehari obrolan kami bisa mencapai ribuan. Ditinggal sebentar, bisa ketinggalan ratusan obrolan.
Selasa, 31 Desember 2013
Review : CineUs, Antara Persahabatan dan Film

Judul : CineUs
Penulis : Evi Sri Rezeki
Penerbit : Teen@Noura
Cetakan : Pertama (Agustus 2013)
Tebal : 304 halaman
ISBN : 978-602-7816-56-5
Harga : Rp. 48.500
CineUs bercerita tentang persahabatan 3 orang remaja : Lena, Dania dan Dion. Ketiganya dipersatukan oleh minat dan cita-cita yang sama : menjadi movie maker! Bertiga, mereka bahu membahu untuk mendirikan Klub Film di sekolah mereka.
Senin, 16 Desember 2013
#19 Review : Pintu Harmonika

Judul : Pintu Harmonika
Pengarang : Clara Ng dan Icha Rahmanti
Cetakan : Pertama (Januari 2013)
Penerbit : PlotPoint Publishing
Tebal : 285 halaman
ISBN : 978-602-9481-10-5
Harga : Rp. 54.000
Ternyata tinggal di ruko itu asyik juga. Itulah yang dirasakan oleh Rizal, Juni dan David. Mereka memiliki kebiasaan yang sama : mengunjungi 'surga' (sebutan untuk sebidang tanah di belakang ruko mereka). Bagi mereka, 'surga' adalah segala-galanya, tempat terindah di dunia. Namun, sejatinya 'surga' itu hanyalah sebidang tanah tak terawat dengan reruntuhan tembok yang dindingnya sudah kusam, cat mengelupas di sana-sini bahkan sudah berjamur. Coretan grafiti ditambah dengan rumput yang tumbuh tinggi dan semak-semak liar membuat tempat yang disebut 'surga' itu tampak menyeramkan, namun tidak bagi Rizal dan teman-temannya itu.
Minggu, 05 Mei 2013
Dibalik Cerita Kopdar di Yogyakarta
Kopdarku di Yogyakarta bermula dari "pengumuman" di Grup Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB) yang di post oleh Mak Lusiana Trisnasari. Isi pengumuman itu adalah undangan bagi anggota KEB utk hadir di acara meet-up Kopdar TDA Jogja dengan Freelancer.co.id. Acara yang bertemakan "Turning Your Talent into Your Business" itu akan diselenggarakan pada Jum’at, 26 April 2013 di Edu Hostel, Ngampilan, Yogyakarta mulai jam 18.00 WIB.
Terus terang saat membaca pengumuman itu aku langsung tertarik. Sudah sejak lama aku "iri" dengan kegiatan yang dilakukan oleh Emak2 di Jakarta, Bandung dan sekitarnya. Aku juga pengen merasakan serunya kumpul bareng dengan emak2 yang lain dan melakukan kegiatan yang positif. Yang kedua, aku tertarik sekali dengan tema yang diusung dalam acara kopdar itu. Dan yang terakhir, aku penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang freelancer setelah sebelumnya membaca postingan dari Mbak Erry si Bibi Titi Teliti itu :D
Terus terang saat membaca pengumuman itu aku langsung tertarik. Sudah sejak lama aku "iri" dengan kegiatan yang dilakukan oleh Emak2 di Jakarta, Bandung dan sekitarnya. Aku juga pengen merasakan serunya kumpul bareng dengan emak2 yang lain dan melakukan kegiatan yang positif. Yang kedua, aku tertarik sekali dengan tema yang diusung dalam acara kopdar itu. Dan yang terakhir, aku penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang freelancer setelah sebelumnya membaca postingan dari Mbak Erry si Bibi Titi Teliti itu :D
Senin, 07 Januari 2013
Shasaku sudah remaja

Waktu berlalu dengan sangat cepat. Rasanya belum lama aku menimang Shasaku... dan kini ternyata Shasaku sudah remaja. Shasa sudah kelas 1 SMP (kelas VII). Aku masih saja sering terkaget-kaget menyadari bahwa Shasa tumbuh dengan sedemikian cepatnya. Dan itu berarti aku juga menua sedemikian cepatnya... #kaget.
Aku sering sekali merasa kangen untuk melihat foto-foto masa kecil Shasa. Aku sangat menikmati memandang kenangan masa kecil Shasa. Shasaku yang dulu kecil, imut-imut dan menggemaskan... kini telah berubah menjadi seorang gadis remaja.
Aku sering sekali merasa kangen untuk melihat foto-foto masa kecil Shasa. Aku sangat menikmati memandang kenangan masa kecil Shasa. Shasaku yang dulu kecil, imut-imut dan menggemaskan... kini telah berubah menjadi seorang gadis remaja.
Selasa, 13 Maret 2012
Dibalik duka ada suka
Jangan berasumsi yang terlalu tinggi dulu ya setelah membaca judul di atas. Soalnya aku bukan hendak memposting suatu renungan atau cerita motivasi atau sejenisnya. Namun, aku hanya ingin bercerita tentang kisah-kisah yang masih tercecer tentang diklatku kemarin.
Kalau kemarin aku sudah bercerita tentang oleh-oleh diklat. Aku juga sudah berbagi foto-foto (narsis) selama diklat. Kali ini aku mau berbagi kisah suka duka diklat yang aku jalani kemarin. Dan, agar tak makin kelamaan... aku langsung mulai saja ya? OK?
Kalau kemarin aku sudah bercerita tentang oleh-oleh diklat. Aku juga sudah berbagi foto-foto (narsis) selama diklat. Kali ini aku mau berbagi kisah suka duka diklat yang aku jalani kemarin. Dan, agar tak makin kelamaan... aku langsung mulai saja ya? OK?
Rabu, 01 Februari 2012
Kabar terbaru Shasa
Sudah tiga minggu berlalu sejak aku bercerita tentang ketika Shasa sakit. Selama itu pula aku belum bisa blogging lagi. Bahkan aku belum sempat mengabarkan kabar terbaru dari Shasa pasca sakitnya itu. Baru sekarang aku berkesempatan berbagi cerita lagi.
Dalam kesempatan ini aku ingin berterima kasih atas dukungan dan perhatian dari sahabat serta doa untuk kesembuhan Shasa yang disampaikan lewat kolom komentar ini. Terimakasih tak terhingga juga aku sampaikan kepada sahabat-sahabat yang telah secara khusus memberikan dukungan moril, perhatian dan doa lewat SMS, yaitu kepada : Mbak Alaika, Mbak Keke, Mbak Anazkia, Mbak Susan, Pak Sis, Gaphe, Bang Attayaya, Mbak Ami. Allah yang akan membalas semua kebaikan itu.
Dalam kesempatan ini aku ingin berterima kasih atas dukungan dan perhatian dari sahabat serta doa untuk kesembuhan Shasa yang disampaikan lewat kolom komentar ini. Terimakasih tak terhingga juga aku sampaikan kepada sahabat-sahabat yang telah secara khusus memberikan dukungan moril, perhatian dan doa lewat SMS, yaitu kepada : Mbak Alaika, Mbak Keke, Mbak Anazkia, Mbak Susan, Pak Sis, Gaphe, Bang Attayaya, Mbak Ami. Allah yang akan membalas semua kebaikan itu.
Selasa, 27 Desember 2011
Cerita dari kolam renang
Kolam renang ternyata memberikan banyak cerita. Dulu aku sudah pernah bercerita tentang kejadian yang aku alami "dari pinggir kolam renang". Kejadian yang membuatku mengelus dada. Dan kali ini aku lagi-lagi punya cerita yang aku dapatkan sewaktu aku mengantarkan Shasa berenang Minggu, 25 Desember yang lalu.
Saat itu aku dan suami mengantarkan Shasa dan Lutfi, sahabat tercintanya, berenang ke Kintamani Waterpark Ponorogo. Ternyata saat itu di Kintamani Waterpark sedang banyak acara untuk merayakan Natal. Selain ada atraksi Reog Ponorogo, ada juga pertunjukan musik dangdut yang panggungnya tepat di pinggir kolam renang atau tepat di atas kamar mandi. Dan, lagi-lagi dari pinggir kolam renang aku hanya bisa mengurut dada melihat segala yang terjadi.
Saat itu aku dan suami mengantarkan Shasa dan Lutfi, sahabat tercintanya, berenang ke Kintamani Waterpark Ponorogo. Ternyata saat itu di Kintamani Waterpark sedang banyak acara untuk merayakan Natal. Selain ada atraksi Reog Ponorogo, ada juga pertunjukan musik dangdut yang panggungnya tepat di pinggir kolam renang atau tepat di atas kamar mandi. Dan, lagi-lagi dari pinggir kolam renang aku hanya bisa mengurut dada melihat segala yang terjadi.
Kamis, 17 November 2011
Komentar terakhir
Kemarin, aku takziyah ke rumah seorang rekan kerjaku. Eyangnya meninggal dunia di saat kedua orang tua rekan kerjaku ini sedang menunaikan ibadah haji. Sebenarnya, selama kedua orang tuanya menunaikan ibadah haji, neneknya ikut putranya yang tinggal di Yogyakarta. Namun ternyata justru di Yogyakarta, neneknya dipanggil menghadapNYA.
Saat aku dan rombongan teman dari kantor sampai ke rumah duka, ternyata jenazah masih dalam perjalanan dari Yogyakarta. Kami menunggu cukup lama juga. Pada saat menunggu itulah, aku iseng membuka HP untuk mengecek apa ada komentar masuk di blogku. Aku memang terbiasa mengecek komentar melalui HP.
Saat aku dan rombongan teman dari kantor sampai ke rumah duka, ternyata jenazah masih dalam perjalanan dari Yogyakarta. Kami menunggu cukup lama juga. Pada saat menunggu itulah, aku iseng membuka HP untuk mengecek apa ada komentar masuk di blogku. Aku memang terbiasa mengecek komentar melalui HP.
Rabu, 26 Oktober 2011
Miss you Lieta & Sonya
Tiba-tiba aku merasa rindu. Kerinduan untuk dapat bercanda lagi dengan 2 orang temanku yang kini sudah terpisah dariku. Lieta dan Sonya. Lieta kini sudah tak lagi satu kantor denganku, karena dia dpindahtugaskan ke kantor yang lain. Sementara Sonya saat ini sudah menetap di Malang karena mengikuti suaminya.
Memang, usia Lieta dan Sonya terpaut jauh denganku. Tentu saja yang aku maksud adalah usia mereka jauh lebih muda dariku dan bukan sebaliknya... hehehe. Lieta lebih suka memanggilku dengan sebutan "Mom". Sementara Sonya lebih nyaman memanggilku dengan "Bu". Dari cara mereka menyebutku saja sudah ketahuan kan bagaimana kepribadian mereka? hehehe...
Memang, usia Lieta dan Sonya terpaut jauh denganku. Tentu saja yang aku maksud adalah usia mereka jauh lebih muda dariku dan bukan sebaliknya... hehehe. Lieta lebih suka memanggilku dengan sebutan "Mom". Sementara Sonya lebih nyaman memanggilku dengan "Bu". Dari cara mereka menyebutku saja sudah ketahuan kan bagaimana kepribadian mereka? hehehe...
Sabtu, 02 April 2011
Kenangan masa SMA
Dulu waktu SMA, aku punya 4 sahabat dari teman-teman sekelasku. Mereka adalah Evy, Andy, Dody dan Kakuk. Kami berlima kompak sekali. Sekarang kami hidup berpencar. Evy ikut suaminya di Semarang. Andy tinggal dan kerja di Jombang. Dody menetap di Bogor. Sementara yang tinggal di Madiun tinggal aku dan Kakuk. Itupun kami jarang bertemu, karena kesibukan masing-masing.
Kebetulan kami berlima pada SMA dulu sama-sama suka kegiatan Pramuka. Jadi kami selalu sama-sama di kelas dan sama-sama waktu mengikuti kegiatan Pramuka. Hal itu membuat kami sering banget bertemu. Untungnya, selama kami bersama-sama (sejak kelas 2 dan 3 SMA) kami tak pernah terlibat konflik. Sehingga kami sangat enjoy menjalani persahabatan itu.
Kebetulan kami berlima pada SMA dulu sama-sama suka kegiatan Pramuka. Jadi kami selalu sama-sama di kelas dan sama-sama waktu mengikuti kegiatan Pramuka. Hal itu membuat kami sering banget bertemu. Untungnya, selama kami bersama-sama (sejak kelas 2 dan 3 SMA) kami tak pernah terlibat konflik. Sehingga kami sangat enjoy menjalani persahabatan itu.
Minggu, 13 Maret 2011
Tentang dan untuk sahabat
Akhir-akhir ini aku memang banyak memikirkan tentang kedua sahabatku. Salah seorang diantaranya adalah sahabatku waktu SMA yang kini masih berada di Jepang. Berita tsunami di Jepang kemarin membuatku sangat menkhawatirkan keadaannya. Apalagi emailku tak mendapat respon darinya.
Alhamdulillah..., setelah sempat menunggu berapa lama, akhirnya aku mendapatkan kabar juga darinya. Dia selamat dan akan pulang ke Indonesia (selamanya) pada tanggal 14 Maret 2011 nanti. Semoga saja rencananya itu dapat terwujud dan dia dapat pulang dengan selamat ke Indonesia. Bagi yang penasaran bagaimana emailnya selengkapnya, bisa intip di bawah ini. OK?
Alhamdulillah..., setelah sempat menunggu berapa lama, akhirnya aku mendapatkan kabar juga darinya. Dia selamat dan akan pulang ke Indonesia (selamanya) pada tanggal 14 Maret 2011 nanti. Semoga saja rencananya itu dapat terwujud dan dia dapat pulang dengan selamat ke Indonesia. Bagi yang penasaran bagaimana emailnya selengkapnya, bisa intip di bawah ini. OK?
Minggu, 25 Juli 2010
Ketika Shasa iseng
Di awal kelas 5 ini, beban pelajaran Shasa belum terlalu berat. Belum banyak tugas-tugas yang harus dikerjakannya, karena memang buku paket pelajaran belum dibagikan. Itu sebabnya, Shasa punya banyak waktu luang. Shasa punya banyak alternatif kegiatan di saat dia sedang iseng tak punya kerjaan.
Alternatif kegiatan pertama yang dilakukannya adalah... so pasti di dalam kamar, tidur tengkurap sambil membaca buku...! Jika jenuh membaca, Shasa akan beralih ke televisi.... nonton Upin dan Ipin hehehe. Namun, jika ternyata acara televisi membuatnya bosan juga, maka tangan-tangan mungilnya akan mencari mangsa. Ada saja yang dilakukannya... yang berakibat sampah tersebar dimana-mana. Itu sebabnya... meja belajarnya tak pernah rapi... *sigh*
Alternatif kegiatan pertama yang dilakukannya adalah... so pasti di dalam kamar, tidur tengkurap sambil membaca buku...! Jika jenuh membaca, Shasa akan beralih ke televisi.... nonton Upin dan Ipin hehehe. Namun, jika ternyata acara televisi membuatnya bosan juga, maka tangan-tangan mungilnya akan mencari mangsa. Ada saja yang dilakukannya... yang berakibat sampah tersebar dimana-mana. Itu sebabnya... meja belajarnya tak pernah rapi... *sigh*
Sabtu, 19 Juni 2010
Pasar malam
Beberapa hari yang lalu, aku dan suami membayar hutang pada Shasa. Dulu kami menjanjikan bahwa setelah Shasa selesai menjalani Ujian Akhir Semester, kami akan mengajaknya ke Pasar Malam yang kebetulan sedang digelar di kotaku dalam rangka memeriahkan Hari Jadi kotaku. Nah, agar Shasa lebih menikmati acara jalan-jalan ke Pasar Malam itu, kami mengajak Lutfi (sahabat Shasa sejak TK dulu).
Jadilah malam itu kami menjemput Lutfi dulu. Lucunya, ternyata Shasa dan Lutfi memakai kaos yang sama, padahal mereka tak janjian untuk memakai kaos itu lho... Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi, dan saat mereka jalan berdua (dengan mengenakan baju yang sama), sering dikira anak kembar. Padahal mereka berdua beda banget, Lutfi berkulit putih dan langsing, sementara Shasa berkulit sawo matang dan gendut. Hehehe...
Jadilah malam itu kami menjemput Lutfi dulu. Lucunya, ternyata Shasa dan Lutfi memakai kaos yang sama, padahal mereka tak janjian untuk memakai kaos itu lho... Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi, dan saat mereka jalan berdua (dengan mengenakan baju yang sama), sering dikira anak kembar. Padahal mereka berdua beda banget, Lutfi berkulit putih dan langsing, sementara Shasa berkulit sawo matang dan gendut. Hehehe...
Kamis, 22 April 2010
Hari ini dan 13 tahun yang lalu
Ya Allah, terima kasihku yang tak terhingga
atas segala yang telah Kau berikan padaku hingga hari ini
Betapa ku tak mampu menghitung dan menimbang
tiap-tiap berkah dan rahmad untukku
yang Kau berikan tak putus-putus
Betapa melimpah kebahagiaanku selama ini
bisa didampingi kedua orang tua dan mertua
yang tiada henti melimpahkan kasihnya hingga hari ini
suami yang mendampingi setiap langkahku
dengan segenap perhatian dan cintanya
anak yang membuatku bangga memilikinya
dan bahagia setiap memeluknya
Selasa, 29 September 2009
Setelah 14 tahun
Hari Jumat yang lalu aku mendapatkan kejutan yang menggembirakan. Saat itu ada SMS masuk ke HPku dari nomor yang tidak aku kenal. Isinya mengabarkan bahwa dia akan ke Yogya tapi mampir ke Madiun sebentar. Walaupun aku tak tahu siapa pemilik nomor itu, tapi aku yakin dia adalah orang yang sangat mengenalku, apalagi di awal SMS dia menyebutkan namaku.
Akhirnya, aku menjawab SMS itu dan memintanya untuk menelepon aku setibanya di Madiun. Dia menyanggupinya... dan hari itu aku sengaja menunggu telepon darinya, khususnya karena aku penasaran ingin mengetahui siapa pemilik nomor telepon itu. Kebetulan juga, beberapa saat yang lalu aku baru saja mengganti Handphone dan beberapa nomor yang tidak aku simpan dalam SIM Card masih tersimpan di dalam HP yang lama. Oleh sebab itu aku malu untuk menanyakan kepadanya siapa dia, karena aku takut jangan-jangan dia sudah pernah mencatatkan nomor HPnya di HPku.
Akhirnya, aku menjawab SMS itu dan memintanya untuk menelepon aku setibanya di Madiun. Dia menyanggupinya... dan hari itu aku sengaja menunggu telepon darinya, khususnya karena aku penasaran ingin mengetahui siapa pemilik nomor telepon itu. Kebetulan juga, beberapa saat yang lalu aku baru saja mengganti Handphone dan beberapa nomor yang tidak aku simpan dalam SIM Card masih tersimpan di dalam HP yang lama. Oleh sebab itu aku malu untuk menanyakan kepadanya siapa dia, karena aku takut jangan-jangan dia sudah pernah mencatatkan nomor HPnya di HPku.
Minggu, 30 Agustus 2009
Persahabatan yang abadi
Kali ini aku ingin menceritakan sebuah kisah dari sebuah film India (yups.. Bollywood punya !!) yang beberapa hari yang lalu tanpa sengaja aku saksikan di televisi. Sebenarnya malam itu, sepulang dari Taraweh aku mencari penayangan Konser Michael Jackson di Televisi. Pada saat gonta ganti channel itulah, tiba-tiba tanganku berhenti di channel TPI yang sedang menayangkan sebuah Film India.
Entah mengapa, aku yang sebenarnya tidak hobby nonton film tiba-tiba tertarik untuk mengikuti film itu, padahal mungkin sudah terlewat separo lebih. Tidak biasanya juga aku tertarik nonton film India, karena durasinya yang rata-rata lama dan penuh dengan 'kehebohan' tarian dan nyanyian itu. Terlebih lagi aku kurang suka juga dengan banyaknya adegan perkelahian yang hampir selalu ada pada setiap film India. Tapi... film yang satu ini sepertinya berbeda. Sepertinya di film itu tak ada adegan perkelahiannya. Kebetulan juga, di sisa film yang aku saksikan itu, aku sudah tidak kebagian adegan menari dan menyanyinya... ^_^
Entah mengapa, aku yang sebenarnya tidak hobby nonton film tiba-tiba tertarik untuk mengikuti film itu, padahal mungkin sudah terlewat separo lebih. Tidak biasanya juga aku tertarik nonton film India, karena durasinya yang rata-rata lama dan penuh dengan 'kehebohan' tarian dan nyanyian itu. Terlebih lagi aku kurang suka juga dengan banyaknya adegan perkelahian yang hampir selalu ada pada setiap film India. Tapi... film yang satu ini sepertinya berbeda. Sepertinya di film itu tak ada adegan perkelahiannya. Kebetulan juga, di sisa film yang aku saksikan itu, aku sudah tidak kebagian adegan menari dan menyanyinya... ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)