Jumat, 20 Agustus 2010

Masjid Kuno Taman

Tak jauh dari lingkungan rumah orang tuaku ada sebuah bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi, yaitu Masjid Kuno Taman. Di komplek masjid ini terdapat makam para mantan bupati Madiun, mulai dari Kanjeng Pangeran Ronggo Prawirodirjo I dan penasihatnya Kiai Ageng Misbach, hingga sejumlah Bupati Madiun penerusnya.

Masjid Kuno Taman yang terletak di Jalan Asahan, Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun itu terasa adem dan menyejukkan. Masjid yang bangunan utamanya terbuat dari kayu jati itu dahulu dikenal sebagai Masjid Donopuro, karena disesuaikan dengan nama pendirinya, yaitu Kyai Ageng Ngabehi Donopuro atau lebih dikenal dengan nama Kyai Ageng Misbach. Dia adalah putra dari Mangkudipuro.

Kamis, 19 Agustus 2010

Waktuku

Tuan....
Bukankah telah berulang kali aku tanyakan
tentang kebohongan-kebohongan yang Tuan katakan
Bukankah juga telah berulang kali kusampaikan
kekecewaan dan kesedihan atas segala kepalsuan
yang meski telah Tuan poles dengan madu
tapi rasa pahit empedu tak mampu ditipu

Tuan....
Meski berulang kali dengan terpaksa kuterima
keegoisan dan ketidakpedulian itu darimu
namun aku masih mencoba menunggu sang waktu
yang kuharap mampu melunakkan hatimu
yang mungkin telah terlanjur beku

Rabu, 18 Agustus 2010

Kado pahit menjelang HUT RI

Menjelang hari Kemerdekaan RI ke-65, Malaysia memberikan kado paling pahit bagi Indonesia. Pada Jumat malam (13 Agustus 2010) Malaysia menahan dan menyandera 3 orang petugas KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan RI), yaitu Asriadi (40), Erwan (37) dan Seivo Grevo Wewengkang (26).

Insiden ini terjadi pada saat mereka baru saja menangkap tujuh nelayan Malaysia yang diduga memasuki di perairan Bintan, Indonesia. Mereka ditangkap oleh PDRM (Polisi Diraja Malaysia) saat berusaha menggiring kapal dan nelayan itu ke Batam.

Selasa, 17 Agustus 2010

Masa depan anak-anak perbatasan

Beberapa hari yang lalu (tepatnya lupa) aku melihat tayangan pada sebuah stasiun televisi tentang kondisi di daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Masyarakat Indonesia yang berada di Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Malaysia itu sangat jauh tertinggal dibandingkan daerah-daerah lain di Indonesia. Ketertinggalan ini dibuktikan dengan angka putus sekolah yang tinggi.

Sekitar 15 dusun di sepanjang perbatasan Sanggau, Kalimantan Barat (Indonesia) dan Sarawak (Malaysia) mengalami permasalahan tidak lancar berbahasa Indonesia dan buta huruf karena minimnya pembangunan bidang pendidikan di daerah tersebut. Sekolah-sekolah yang ada di daerah perbatasan itu rata-rata tidak memenuhi syarat dan sangat terbatas fasilitasnya.

Senin, 16 Agustus 2010

SMP-ku yang istimewa

SMP bagiku sangat istimewa dan kali ini aku ingin berbagi kisah tentang masa-masa SMP yang pernah aku lewati dulu. Mungkin sobat semua heran, mengapa tiba-tiba aku ingin bercerita kisah masa lalu, saat SMP dulu. Jawabannya adalah karena beberapa hari yang lalu di blognya Bang Attayaya aku menemukan postingan yang berjudul SMP.

Lebih jauh aku ketahui bahwa kedua blog itu ternyata tengah melawan web/blog lain yang telah duluan memiliki kiwot SMP dengan isi yang tidak senonoh. So, demi mendukung mendukung upaya mereka berdua untuk menyehatkan internet dan menghilangkan kiwot SMP yang tidak senonoh dari halaman awal Google, maka postingan ini aku buat juga. Padahal, aku tak tahu tentang SEO, sehingga besar kemungkinan tulisan ini tak mungkin nangkring di halaman pertama Google. Tapi tak apalah, yang penting niatnya.... hehehe.