Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

Surat untuk suami

Dirimu yang Allah pilihkan untukku...
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan
Maka, ketika Allah memilihmu untukku
Maka saat itu Allah ingin menyempurnakan kekuranganku dengan keberadaanmu

gambar diculik dari sini

Selasa, 15 Maret 2011

Ketika hidup tak lagi sama

Ketika hidup tak lagi sama
saat segala yang membawa senyum kebahagiaan sirna
saat aroma berbalut ancaman menyebar kemana-mana
saat detak kecemasan kian cepat melaju
saat rasa galau menyusup dalam kalbu

Ketika hidup tak lagi sama maka aku pun kehilangan semangat
yang menguap entah kemana
tak lagi dapat kutemukan kenyamanan dan ketentraman
dalam damainya kebersamaan

Kamis, 11 November 2010

Lakukanlah sesuatu

Hey... lakukanlah sesuatu
jangan sibuk bicara tanpa guna
apalagi hanya mencela

Buat apa..?!
Apa gunanya bagimu
Apa pentingnya menurutmu

Kamis, 21 Oktober 2010

Aku ingin

Aku hanya ingin ungkapkan rasa
dan berdansa dengan segala kata yang ku punya
suka suka
usah kau kernyitkan dahimu
jika terdengar sumbang bagimu
karena aku tak mengenal apa itu rima
bahkan ku tak paham tentang diksi

Jumat, 08 Oktober 2010

Bencana itu datang lagi

Ya Allah...,
tegoran dariMu datang lagi untuk yang kesekian kali
mungkin karena selama ini kami tak pernah peduli

Ya Allah...,
bencana itu datang lagi membuat luka kami berdarah lagi
mungkin karena kami tak pernah belajar dari kesalahan kami

Selasa, 05 Oktober 2010

Pedulikah kita

gambar diambil dari sini


Apa yang ada dalam hatimu, kawan
Saat kau lihat seorang gadis kecil melangkah pelan menyongsong cahaya
berupaya tuk menjemput masa depan
tanpa ada seorangpun yang menemani langkah kecilnya

Apa yang ada dalam benakmu, kawan
Saat kau lihat seorang gadis kecil berusaha tetap melangkahkan kaki
dan mencoba tetap bertahan melawan keadaan
meski semua dijalaninya seorang diri

Sabtu, 02 Oktober 2010

Tanpamu


Gambar diculik dari sini

Sekarang semua berbeda bagiku
Tak kutemukan lagi dirimu di hari-hariku
Walaupun itu hanya sekedar bayanganmu
Tak juga sapamu ataupun candamu
Yang telah mewarnai seluruh hidupku

Rabu, 29 September 2010

Setangkai bunga

Hari baru berjalan tak lebih dari seperempat perjalanan
Bahkan sang mentari belum lagi beranjak tinggi
Udara pun masih terasa sejuk menampar di kulit

Berbeda dengan dunia di sekitarnya
Setangkai bunga menyendiri dalam kesenduan
Bunga yang belum lagi mekar sempurna
Namun tangkainya telah terkulai dan bunga tertunduk lesu
Layu....


Selasa, 31 Agustus 2010

Berada dalam pelukmu

Saat ku tak lagi mampu menahan segala beban yang kian memberat
dan tak lagi punya tenaga tuk melalui jalan yang terjal berliku
yang kuinginkan hanyalah satu : berada dalam pelukmu

Ketika ku tak lagi menemukan kata tuk jelaskan semua masalah yang ada
dan ku kelelahan menyimpan segala rasa yang menyesaki dada
yang kuinginkan hanyalah satu : berada dalam pelukmu

Kamis, 19 Agustus 2010

Waktuku

Tuan....
Bukankah telah berulang kali aku tanyakan
tentang kebohongan-kebohongan yang Tuan katakan
Bukankah juga telah berulang kali kusampaikan
kekecewaan dan kesedihan atas segala kepalsuan
yang meski telah Tuan poles dengan madu
tapi rasa pahit empedu tak mampu ditipu

Tuan....
Meski berulang kali dengan terpaksa kuterima
keegoisan dan ketidakpedulian itu darimu
namun aku masih mencoba menunggu sang waktu
yang kuharap mampu melunakkan hatimu
yang mungkin telah terlanjur beku

Senin, 12 Juli 2010

Setelah 40 tahun

Setelah 40 tahun
kebersamaan itu masih ada dan semoga selalu ada
dengan penuh cinta, pengertian dan kesabaran
tuk dampingi langkah-langkah kecil kami
menjalani hari kami dalam suka dan duka

Setelah 40 tahun
tetap kutemukan tatapan teduh dan pelukan hangat itu
kata-kata penyejuk hati serta senyum penuh pengertian
tlah mampu menyemangati hati yang merapuh
hingga kembali bersiap menyambut hari

Selasa, 06 Juli 2010

Semua terjadi karenamu

Semua yang terjadi saat ini karenamu
Tanpa dukunganmu aku tak akan sampai di sini
Tanpa ijin darimu, semua tak akan kulakukan dengan tenang

Ya..., semua terjadi karenamu
Karna pengertianmu padaku demikian besar
Karna dukunganmu membuatku kian bersemangat
Berkat ijin darimu ku telah temukan sisi lain dari hidupku

Kamis, 17 Juni 2010

Sudahlah

Sudahlah, tak perlu lagi kau katakan padaku
tentang semua kisah yang telah kau lalui
tak guna kau meminta saran dariku
jika tak satupun yang kau turuti

Sudahlah, tak perlu lagi kau mengadu padaku
Jika itu semua maumu
Jika semua itu sudah jadi pilihanmu
Tak guna aku memarahi dan menasehatimu

Rabu, 02 Juni 2010

Merindukan keindahan

Ada yang kini sangat kurindukan
keindahan alam ciptaan Yang Maha Kuasa
kerinduan yang kian menghentak di dada
saat ku tak lagi leluasa menikmatinya
karena mata yang masih terasa kabur dan buram

Minggu, 30 Mei 2010

Diam

Aku menatapmu
dalam diam yang panjang
aku melirikmu diam-diam
tanpa gerakan

Diam
...........

Minggu, 16 Mei 2010

Aku tak tahu

Mengapa kau selalu begitu, kawanku
sinis dalam kata dan sikap pada siapapun di sekitarmu
meski mereka selalu sayang dan peduli padamu
setiap kali kau datang, dimana saja dan kapan saja
tak sedikit orang merasa tertendang hanya lewat kata-kata
karna kau selalu menantang siapa saja yang ada

Selasa, 04 Mei 2010

Kebersamaan kita

Kebersamaanku dulu bersamamu tak akan tergantikan
Tak akan terlupakan
Kebersamaanku dulu bersamamu sangat berharga
Sangat bermakna

Jejak langkah kita demikian nyata adanya
hingga waktu yang berlalu tak akan mampu mengubahnya
ataupun menghapusnya

Kamis, 29 April 2010

Ketika ku merindu

Keluh semakin jenuh
Kian tak terbasuh, makin tak tersentuh

Resah dalam puncak rasa lelah
Jiwaku pun melemah dalam sejuta desah

Jumat, 26 Maret 2010

Sesak

Tak mampu berkelit
Tak mampu menghindar
Tak lapang bernafas
Tak lapang bergerak

Sesak

Sabtu, 27 Februari 2010

Kepercayaan

Kudengar kau menggerut
rupanya kesal hatimu
karna mereka masih ragu
akan niat baikmu

Kudengar kau mengeluh
sambil mengelap peluh
rupanya kepercayaan tlah runtuh
dan mereka terlanjur jenuh