Senin, 31 Mei 2010

Gara-gara konjungtivitis

Gara-gara konjungtivitis (meminjam istilah dr.Vicky) atau sakit mata aku kehilangan beberapa acara penting. Sejak Kamis yang lalu, aku dan suami tertular konjungtivitis dari Shasa. Tapi kondisi suamiku yang paling parah, dan herannya justru kondisi Shasa yang paling ringan. Shasa bahkan sudah bisa kembali masuk sekolah pada hari Sabtu, sementara aku dan suami sampai hari ini belum sembuh benar.

Sedihnya, Jumat sampai Minggu kemarin adikku yang tinggal di Pacitan datang ke Madiun untuk mengadakan acara piton-piton (tedhak siti) anak keduanya. Dan karena kami bertiga masih belum sembuh, ya terpaksa diam di rumah saja dan tak bisa bertemu dengan mereka semua. *sigh*

Minggu, 30 Mei 2010

Diam

Aku menatapmu
dalam diam yang panjang
aku melirikmu diam-diam
tanpa gerakan

Diam
...........

Sabtu, 29 Mei 2010

Ada perayaan lagi...

Tak lama lagi Pemerintah Kota Madiun akan merayakan Hari Jadinya yang ke-92. Sebenarnya perayaan hari jadi itu tepat tanggal 20 Juni 2010, namun karena tanggal itu bertepatan dengan hari Minggu maka upacara untuk memperingatinya dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 21 Juni 2010. Seperti biasa, upacara itu akan dilaksanakan di halaman depan Balaikota Madiun.

Untuk merayakannya serangkaian acara dan kegiatan telah dilaksanakan mulai bulan Mei 2010 ini sampai dengan 3 Juli nanti. Berbagai kegiatan telah dijadwal dalam rentang waktu itu. Dalam bidang kesehatan digelar kegiatan yang antara lain meliputi : senam lansia, bulutangkis, futsal, sepakbola, sepeda santai dan jalan sehat. Di bidang pelayanan akan diselenggarakan pelayanan kesehatan gratis, pelayanan KB gratis, pelayanan akte kelahiran, KK serta KTP gratis.

Jumat, 28 Mei 2010

Mbah Di Pindah

Mbah Di, adalah tetangga pemilik warung kopi yang ada di komplek perumahan kami. Suamiku sangat dekat dengan Mbah Di, karena kebetulan hobby mereka berdua sama : senang burung berkicau dan memancing. Setiap kali suami pergi ke luar kota selama beberapa hari, Mbah Di yang akan dititipi memelihara burung-burung berkicau milik suami.

Begitu juga dengan urusan memancing. Hampir di semua kegiatan memancing yang dilakukan suami, bisa dipastikan Mbah Di pasti ikut serta. Bahkan, setelah memancing biasanya hasil yang diperoleh akan dimasak dan dinikmati bersama di warung kopi milik Mbah Di.

Kamis, 27 Mei 2010

Bersama sakit

Kemarin sore pulang kantor, saat aku dan suami menjemput Shasa di rumah eyangnya, kami melihat bahwa salah satu mata Shasa bengkak dan berwarna merah. Pikir kami..., Shasa pasti kena sakit mata : "belek". Awalnya dengan kondisi mata seperti itu, Shasa nekad mau berangkat les Inggris. Maklum saja, Shasa merasa dia 'baik-baik saja' dan ini pengalaman pertamanya terkena "belek".

Aku dan suami mencoba menjelaskan padanya bahwa "belek" itu penyakit menular juga. Mungkin saja dia tertular oleh teman sekolahnya karena sekarang emang sedang ada wabah "belek". Biasanya, orang yang sakit "belek" pasti akan dihindari oleh siapa saja, karena takut ketularan. Kuceritakan padanya bahwa aku pernah kena "belek" kurang lebih 5 tahun yang lalu. Saat itu aku pun nekad masuk ke kantor.., dan ternyata semua teman kantor lebih senang jika aku tak memaksakan diri ke kantor dan lebih baik istirahat di rumah saja. Akhirnya aku pun pulang, karena tak nyaman di kantor.... *sigh*