Senin, 28 Juni 2010

Mencari hikmah dari suatu peristiwa

Sabtu malam minggu, lagi-lagi aku tak bisa blogging karena koneksi internetku bener-benar matot (mati total). So, aku dengan terpaksa mematikan kompie dan duduk manis di depan televisi. Sungguh, jika bukan karena terpaksa... aku pasti jarang sekali meluangkan waktu duduk di depan televisi, kecuali untuk acara-acara televisi favoritku.

Nah, saking jarangnya nonton televisi... aku tak tahu acara apa saja yang bagus pada Sabtu malam. Sampai akhirnya aku terdampar di sebuah stasiun televisi yang memutar film India. Awalnya aku tak tertarik untuk menontonnya (apalagi aktor-aktornya gak terkenal, maklum... bukan penggemar film India sih), tapi karena tak ada pilihan lain akhirnya aku menontonnya juga, meskipun aku sambil membaca buku (gak niat banget untuk nonton soalnya).

Namun, lama kelamaan film yang aku tonton itu mulai menarik perhatianku. Ada suatu 'pelajaran' yang aku petik dari film itu, meskipun aku sebel banget waktu para pemainnya mulai menari dan menyanyi (kedua hal itu yang membuatku gak suka film India). Oke, lupakan tarian dan nyanyiannya yang 'maksa' banget itu, mari kita bicarakan saja tentang pesan moral yang hendak disampaikan dalam film itu (tapi, aku tak tahu apa judul filmnya, karena memang dari awal gak niat untuk nonton sih hehehe).

Adalah Raj seorang pemuda yang suka bertualang dan menaklukkan banyak wanita. Di antara wanita-wanita yang telah ditaklukkannya dan 'dipermainkan' olehnya ada 2 orang wanita yang terluka.Yang satu adalah seorang wanita India (kalau gak salah namanya Mahi) yang sudah bertunangan dan jatuh cinta dengan Raj saat mereka secara tak sengaja bertemu saat berwisata ke Swiss. Di akhir wisata itu, sang gadis harus menangis karena kecewa dan sakit hati karena perlakuan Raj.

Yang kedua adalah seorang wanita India yang manis (kalau gak salah namanya Radita) yang telah tinggal serumah dengan Raj meski mereka belum terikat dalam tali pernikahan. Suatu hari Raj meninggalkan Radita tepat di hari pernikahan mereka dan terbang ke Sidney bersama seorang sahabatnya, karena mereka mendapatkan posisi yang bagus di sana. Sementara itu Radita hanya bisa menangis pilu di tangga kantor Catatan Sipil lengkap dengan gaun pengantinnya.

Kehidupan di Australia seakan membuka peluang bagi Raj untuk berpetualang dari satu wanita ke wanita lainnya, hingga suatu hari dia bertemu dan jatuh cinta pada Gayatri. Berbeda dengan wanita-wanita sebelumnya, Gayatri yang seorang sopir taksi dan kasir pada sebuah supermarket itu berhasil membuat Raj berani memutuskan untuk menikah. Sayangnya, justru Gayatri yang tak mau menikah dengan Raj, meskipun Raj bersumpah akan menunggu Gayatri seumur hidupnya.

Penolakan Gayatri membawa ingatan Raj pada 2 wanita yang telah disakitinya : Mahi dan Radita. Raj mulai menyadari kesalahannya dan berusaha untuk meminta maaf kepada keduanya. Kehidupan Mahi dan Radita sudah jauh berbeda dengan dulu dan kondisi itu menyulitkan Raj untuk mendekat dan meminta maaf kepada mereka. Raj yang bersungguh-sungguh menyesal mau melakukan apa saja, asalkan segala kesalahannya di masa lalu dimaafkan.

Seandainya Gayatri menerima ajakan Raj untuk menikah, maka Raj tidak akan pernah menyadari betapa pedihnya hati saat terluka karena cinta. Seandainya Raj tidak melukai hati Mahi, maka Mahi tidak akan mendapatkan seorang suami yang sangat mencintainya dan mau menerima dia apa adanya. Seandainya Raj tidak meninggalkan Radita di hari pernikahan mereka, maka Radita tak akan menjelma menjadi seorang artis papan atas. Ternyata di balik peristiwa menyakitkan yang mereka alami, mereka akhirnya menyadari bahwa ada hikmah luar biasa yang makin mendewasakan mereka.

Aku bukan penggemar film, sehingga tak banyak film yang aku tonton. Tapi aku salut pada film India yang aku tonton kemarin, karena ada nilai dan pesan moral yang disampaikan pada penontonnya, padahal sepertinya film itu bukan film terkenal (indikator : judul gak familiar, pemain gak terkenal. Atau aku saja yang gak tahu..? hihihi). Yang ingin aku tanyakan, apakah film-film Indonesia (yang bukan tergolong sebagai film bermutu lho..), juga ada pesan moral di dalamnya ? Atau hanya mengandalkan cerita jenaka, adegan baku hantam, vulgar dan mistis belaka ? Oke, aku tahu... film-film luar juga banyak kok yang asal dibuat saja tanpa memperhatikan muatan moral di dalamnya.

Sudah ah.., beginilah celoteh dari seseorang yang bukan penggemar film... tapi malah ngomongin film. Jadi maaf kalau gak nyambung... hehehe. (BTW, 2 kali aku bicara tentang film.. tapi kok keduanya film India sih? Gubraaakkk)

33 komentar:

  1. wah,,,,akhirnya diikutin juga tuh pilem joget2...
    hehehehe

    BalasHapus
  2. Pagi Mb,...maaf nich baru berkunjung..beberapa hari ini konsen dengan liburan...
    Ceritanya bagus, aku salah satu pengemar Film Hindi..tapi lihat pemainnya dulu kalau mau nonton..

    BalasHapus
  3. film india rata-rATA Mmengandung pesan moral didalamnya mbak cuma aku nggak tahan karena rata-rata film india durasinya dua jam

    BalasHapus
  4. ekekee
    chika sempat lihat iklannya mba
    tapi nggak jadi nonton karena cape banget :D

    BalasHapus
  5. Wah pertinya bagus tuh mba critanya. Tapi sayangnya aku ga suka ma film india apalagi film indo yang cengeng (maaf bukan mksud mengolok). Aku lebih suka film animasi and kartoon. Seperti naruto (favoriet bgt),avatar,doraemon, spongbob and film lainnya.

    BalasHapus
  6. Wah pertinya bagus tuh mba critanya. Tapi sayangnya aku ga suka ma film india apalagi film indo yang cengeng (maaf bukan mksud mengolok). Aku lebih suka film animasi and kartoon. Seperti naruto (favoriet bgt),avatar,doraemon, spongbob and film lainnya.

    BalasHapus
  7. mba renii, aku baru mampir lagi disini >,< maafkan fans durhakamu ini lama gak mampir kelewat deh cerita2 mba reni T_____T

    film india kadang bagus mba
    tp jujur aklu jarang banget nonton TV
    waktuku kebanyakan di depan laptop maen game fesbuk hehehe :p

    BalasHapus
  8. Kalau film India anggap saja waktu joget-jogetnya itu seperti iklan. He...He....Jadi bisa berhenti sejenak sambil narik nafas dan makan gorengan atau cemilannya.

    Kalau film Indonesia, terus terang saya kurang menyukai film sinetron berseri, Mbak. Ceritanya maksa banget dan cenderung komersial dan dipanjang-panjangin. Jadi saya lebih memilih sinetron lepas, biasanya saya suka nonton yang tengah malam di SCTV itu.

    BalasHapus
  9. Mbak, tuh film ada polisnya nggak? Pasti polisinya dateng telat kalau penjahat udah keok, ya nggak?

    BalasHapus
  10. Jangan menyesali dalam suatu peristiwa, pasti ada hikmahnya :)

    BalasHapus
  11. Kalau lihat film itu sepertinya kita bisa terbawa perasaan sedih dan kecewa. Alangkah indahnya kalau mereka bisa bersatu dan hidup bahagia (walau hanya skenario film). Trims sharingnya.

    BalasHapus
  12. huaaaa ,,
    aku juga sempat nonton film yang ini !!!
    tapi gag ngerti tentang apa ,,,
    tahunya cuma gtu2 aja !!
    ^_^

    BalasHapus
  13. Wah berarti sama Mbak...komeksiku juga amburadul malem minggu kmaren....tapi aku ga ikutan deh klo nonton film India hhe........

    Iya ya klo dipikir, film India yg cemen bgt aja ada pesan Moralnya....tapi klo film Indonesia...selama ini aku ga pernah dapet inti ceritanya.....yg ada bikin males nontonnya soalnya horrornya cuma 10%, 90% nya Adegan Vulgar semua......pantes aja klo Video Porno marak di Indonesia lah wong tontonan di Bioskop atau di TV aja kaya gtu ..........

    aku sih mending nonton FIlm Luar.........

    Semangat Mbak,,,aku pamit ng'lanjutin kerja.....

    BalasHapus
  14. wahhh diam2 sekarang mbak udah mulai menyukai film india nih apalagi udah 2 kali pula ngomongin film india...

    BalasHapus
  15. wah si Raj kayak kisahku mbak (mekso hehehe) tapi sudah gak jelas kemana wanita2 tersebut :( tapi aku telah dapat balesannya semoga mereka telah memaafkan diriku...(langsung nari n nyanyi hihihi)

    BalasHapus
  16. Mbak, kalo nggak ada pesan moralnya, udah pasti bukan film bermutu dong ah..

    BalasHapus
  17. aku juga males nonton film india mbak biarpun ceritanya bagus, mending baca dari reviewnya mbak reni, biar mbak reni aja yang nonton trus crita karena lebih menarik..

    BalasHapus
  18. kalau soal film India, saya paling suka kalo yang main Sharukh Khan, apalagi kalo psangannya Kajol^^. tapi bener lho film Sharukh tu bagus2 kayak My Name is Kahn yang terkenal itu lhoh...

    BalasHapus
  19. heheheheheh
    achen juga nonton mbak, sambil nungguin bola... hahahaha
    judulnya ntu bachina bachina apa lupa.. :-)

    BalasHapus
  20. ups mbak, setiap film tentu ada hikmahnya ya, kecuali film yang berwarna biru ya... walah... :-D

    BalasHapus
  21. hmm,kapan y blkue bisa bikin postingan seperti ini..ehhehe
    salam hangat dari blue

    BalasHapus
  22. semoga kita selalu bisa memetik hikmah positif dari tayangan yang kita nonton

    BalasHapus
  23. ::Salaman Dulu Sebelum Komeng::

    Film itu setahu saya ( kalau film beneran lho ) pasti lah ada Penulis-Sekenario-Sutradara, dan kelihatnya pastilah ada pesan moral yang terkandung di dalamnya.

    cuma beda lagi kalau Komedi, itu memang fokus pada mengundang gelak tawa pemirsa saja intinya.

    Film horor yang nakut-nakutin, maka dia dibilang sukses kalau memang takut

    mungkin gitu ya, bener ga sih?

    ::Salam Hangat::

    BalasHapus
  24. pilem india kesukaanku cuma kuch kuch hotahe

    BalasHapus
  25. jangan nari2 di pohon ya mbak hihi..

    BalasHapus
  26. waaah jadi ada hikmahnya yaaa, bisa2 jadi seneng juga nantinya sama film india.
    semoga sukses selalu & tetap semangat

    BalasHapus
  27. nggak nonton film itu sih mb, tapi membaca ulasannya, ya ikut membayangkan bahwa tentu itu film yang baik tentang pendewasaan..

    BalasHapus
  28. filem indo kebanyakan idenya mengadopsi filem2 luar negeri juga kok mbak. ^budaya niru tapi asal^

    BalasHapus
  29. Haha,,, saya nonton film ini....
    kalo gk salah judul filmnya " Bachna Ae Haseeno"
    Wah ini film Bagus Banget...!!! Ada Sedih, Senang, Suka, Duka, Wah komplit apalagi di tambahin joke. wuih, lengkap banget nih film.....
    Tapi kenapa endingnya Si Raj menikah dengan Gayatri yah? padahal menurut saya lebih pantas endingnya si raj sharma kawin dengan si mahi. tp sayng si mahi udah kawin...... hehehe.... salam kenal.. saya penggemar sekali film Bollywood, kalo mau tanya2 apapun sekitar bollywood welcome banget....

    Jangan lupa mampir ke http://www.frenbook.net di situ situs jejaring sosial baru buatan INDONESIA loh! makanya daftar, kalo udah daftar terus add aku yah...

    Nama Frenbook aku: I'am Elric Khan


    Regards



    I'am Elric Khan

    BalasHapus
  30. muhammad solehuddin30 Desember 2022 pukul 15.33

    nice info!! can't wait to your next post!
    comment by: muhammad solehuddin

    BalasHapus

Maaf ya, komentarnya dimoderasi dulu. Semoga tak menyurutkan niat untuk berkomentar disini. Terima kasih (^_^)