Hari ini aku punya pengalaman baru yang seru yaitu berkunjung ke sentra kerajinan batik! Ceritanya kantorku ingin cari batik khas Madiun untuk lomba "fashion" di Hari Kartini kamis depan. Peserta lomba adalah sepasang, laki laki dan perempuan. Untuk perempuan, menggunakan kebaya polos dan kain batik khas Madiun. Sementara laki-lakinya mengenakan kemeja batik khas Madiun. Jadi kami harus mencari 2 potong kain batik yang sama untuk peserta lomba tersebut.
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 15 April 2016
Rabu, 06 April 2016
Mencicip Rasa dari Resto I Club Madiun
Seperti yang aku tuliskan sebelumnya, ada beberapa menu yang disiapkan untuk acara Kopdar Food Blogger. Ada 5 jenis minuman yang disajikan, yaitu : Mango Coconut Slush, Kiwi Coconut Slush, Greentea Milkshake, Ubud Sunset dan Espresso Royal Ice Blend. Air kelapa adalah bahan andalan bagi I Club dan beberapa minuman di atas menggunakan air kelapa juga.
Sabtu, 02 April 2016
Kopdar Food Blogger I Club Madiun
Beberapa hari lalu secara gak sengaja aku 'menemukan' informasi tentang Kopdar Food Blogger yang akan diselenggarakan di I Club Madiun tanggal 2 April 2016. Tapi aku lupa pertama kali aku melihat informasi itu dimana. Yang jelas, aku excited banget! Maklum saja, selama ini di Madiun belum pernah ada acara kumpul blogger seperti itu. Sudah lama aku ngiri banget lihat teman-teman blogger yang ada di kota-kota lain yang punya komunitas dan sering diundang menghadiri berbagai event di kotanya.
Senin, 26 Oktober 2015
Nasi Pecel Madiun
Aku yakin bahwa semua orang pasti sudah pernah mendengar tentang Pecel Madiun. Kuliner Madiun Pecel Madiun memang sudah sangat terkenal. Mungkin masih ada beberapa orang yang belum sempat mencicipi kelezatan Pecel Madiun, tapi kuyakin setidaknya mereka sudah pernah mendengarnya.
Walau di beberapa daerah di sekitar Madiun seperti Ponorogo, Kediri, Blitar juga punya pecel, namun pamor Pecel Madiun tetap dikenal. Memang pecel atau nasi pecel identik dengan Madiun atau lebih tepatnya Madiun identik dengan pecel atau nasi pecel.
Walau di beberapa daerah di sekitar Madiun seperti Ponorogo, Kediri, Blitar juga punya pecel, namun pamor Pecel Madiun tetap dikenal. Memang pecel atau nasi pecel identik dengan Madiun atau lebih tepatnya Madiun identik dengan pecel atau nasi pecel.
Minggu, 18 Oktober 2015
Postingan Populer
Suatu kali aku tergelitik ingin mengetahui postingan populer dari blog Catatan Kecilku ini. Keinginan yang menurutku wih wajar dan sah-sah saja. Blog Catatan Kecilku ini adalah blog gado-gado, semuanya aku tuliskan di sini. Mulai dari cerita perkembangan putri semata wayangku, pendidikan, kehidupan keluarga sampai pada review buku. Memang sih, yang terbanyak aku tulis disini sebenarnya adalah curhatan seorang ibu.
Setelah sekian lama curhat melalui blog, aku jadi penasaran ingin tahu curhatan yang mana yang banyak pengunjungnya. Aku juga ingin tahu seberapa banyak pengunjung yang membuka (secara sengaja ataupun tidak) tulisanku itu. Itu sebabnya aku mulai membuka data statistik yang sudah disediakan oleh blogger.com. Data statistik itu akan menyajikan 10 postingan paling populer. Dan hasil rekaman penayangan tulisan mulai Mei 2010 s/d Oktober 2015 benar-benar mengejutkan aku. Ternyata mayoritas yang menjadi postingan populer adalah tulisan yang isinya curhatanku.
Setelah sekian lama curhat melalui blog, aku jadi penasaran ingin tahu curhatan yang mana yang banyak pengunjungnya. Aku juga ingin tahu seberapa banyak pengunjung yang membuka (secara sengaja ataupun tidak) tulisanku itu. Itu sebabnya aku mulai membuka data statistik yang sudah disediakan oleh blogger.com. Data statistik itu akan menyajikan 10 postingan paling populer. Dan hasil rekaman penayangan tulisan mulai Mei 2010 s/d Oktober 2015 benar-benar mengejutkan aku. Ternyata mayoritas yang menjadi postingan populer adalah tulisan yang isinya curhatanku.
Rabu, 08 Juli 2015
Sosialisasi Peminatan Kurikulum 2013
Akhirnya, usai pengumuman Nilai UN SMP 2015 yang lalu yang diikuti dengan PPDB online mulai tanggal 1-4 Juli 2015, hari ini diumumkan secara resmi nama-nama siswa yang diterima. Memang sih, sebenarnya saat pendaftaran ditutup tanggal 4 Juli 2015 yang lalu sudah dapat dilihat nama-nama siswa yang diterima di suatu sekolah. Tapi rasanya belum afdol jika belum secara resmi diumumkan.
Senin, 22 Desember 2014
Buku Hati Ibu Seluas Samudra #KadoIstimewa Hari Ibu
Kemarin malam aku menyaksikan tayangan salah satu televisi yang mewawancarai Ibu Boedi Harti (86 tahun). Beliau diwawancarai seputar perseteruannya dengan anak kandungnya terkait gugatan sang anak terhadap rumah yang ditinggal Ibu Boedi Harti dan suaminya Achmad Tjakoen Tjokrohadi (92 tahun).
Pewawancara menanyakan apakah Ibu Boedi Harti menyimpan rasa dendam atau sakit hati atas perlakuan anaknya tersebut, namun jawaban beliau sungguh membuatku terharu. Ibu Boedi Harti mengaku dia tak sakit hati, tak marah, tak dendam ataupun benci terhadap anaknya itu. Bahkan beliau mengaku masih merasa sayang dan selalu merindukannya dan mengharap anaknya datang menjenguk. Meski selama 15 tahun berkonflik memperebutkan rumah dengan anaknya, namun tak sedikitpun ada rasa benci di hati beliau. Sungguh, hati Ibu Boedi Harti seluas samudra.
Pewawancara menanyakan apakah Ibu Boedi Harti menyimpan rasa dendam atau sakit hati atas perlakuan anaknya tersebut, namun jawaban beliau sungguh membuatku terharu. Ibu Boedi Harti mengaku dia tak sakit hati, tak marah, tak dendam ataupun benci terhadap anaknya itu. Bahkan beliau mengaku masih merasa sayang dan selalu merindukannya dan mengharap anaknya datang menjenguk. Meski selama 15 tahun berkonflik memperebutkan rumah dengan anaknya, namun tak sedikitpun ada rasa benci di hati beliau. Sungguh, hati Ibu Boedi Harti seluas samudra.
Kamis, 30 Oktober 2014
Cara Praktis Mencuci Pakaian
Menjadi istri dan ibu yang juga merangkap menjadi wanita yang bekerja memang tak mudah. Akan semakin tak mudah jika di rumah tak ada asisten rumah tangga yang bisa membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Nah, kondisi seperti itulah yang aku alami selama bertahun-tahun. Menyandang status ibu, istri dan wanita yang bekerja (plus blogger tentunya hehehe) yang tak memiliki asisten rumah tangga di rumah.
Namun, hidup adalah pilihan dan menjadi wanita yang bekerja adalah salah satu pilihan yang aku ambil. Itu sebabnya aku harus menerima segala resiko dari pilihan yang aku ambil tersebut. Pekerjaan rumah tangga menumpuk sementara tuntutan pekerjaan membuatku harus kerja lembur mau tak mau harus aku jalani. Pagi hari yang heboh karena harus menyiapkan sarapan untuk anak dan suami, sementara aku sendiri harus berangkat pagi sudah jadi bagian dari hari-hariku. Dan... masih banyak lagi 'kerempongan' lainnya akibat pilihanku itu.
Namun, hidup adalah pilihan dan menjadi wanita yang bekerja adalah salah satu pilihan yang aku ambil. Itu sebabnya aku harus menerima segala resiko dari pilihan yang aku ambil tersebut. Pekerjaan rumah tangga menumpuk sementara tuntutan pekerjaan membuatku harus kerja lembur mau tak mau harus aku jalani. Pagi hari yang heboh karena harus menyiapkan sarapan untuk anak dan suami, sementara aku sendiri harus berangkat pagi sudah jadi bagian dari hari-hariku. Dan... masih banyak lagi 'kerempongan' lainnya akibat pilihanku itu.
Jumat, 01 November 2013
Bawa Ezra untuk dinas ke luar kota
Sering dinas ke luar kota lebih dari sehari dan harus menginap? Sering mengalami betapa ribetnya mempersiapkan segala kebutuhan (khususnya pakaian) selama di luar kota? Sering bingung memilih pakaian yang harus dibawa? Bagaimana cara mengatasinya?
Aku akan cerita tentang pengalamanku sendiri tentang hal itu. Aku cukup sering harus dinas ke luar kota selama lebih dari sehari dan harus menginap. Selama ini, setiap kali hendak bepergian aku selalu saja ribet mempersiapkan segala perlengkapan (khususnya pakaian) yang harus aku bawa. Mungkin sama seperti wanita lainnya, urusan pakaian memang jadi prioritas. Itu sebabnya, bawaan perempuan kalau bepergian ke luar kota selalu saja jauh lebih banyak daripada kaum pria.
Aku akan cerita tentang pengalamanku sendiri tentang hal itu. Aku cukup sering harus dinas ke luar kota selama lebih dari sehari dan harus menginap. Selama ini, setiap kali hendak bepergian aku selalu saja ribet mempersiapkan segala perlengkapan (khususnya pakaian) yang harus aku bawa. Mungkin sama seperti wanita lainnya, urusan pakaian memang jadi prioritas. Itu sebabnya, bawaan perempuan kalau bepergian ke luar kota selalu saja jauh lebih banyak daripada kaum pria.
Jumat, 26 Juli 2013
Memilih rumah melalui ujung jari
Seiring perkembangan teknologi, ujung jari kita kian besar manfaatnya lho. Gak percaya? Buktinya, kita bisa menggunakan ujung jari untuk melakukan usaha pencarian dan menentukan pilihan. Hebatnya lagi ujung jari kita bisa mencari dan memilih apa saja. Yups... apa saja! Semua itu bisa terjadi berkat makin meluasnya jangkauan jaringan internet.
Salah satu bukti dari makin luasnya jaringan internet adalah banyaknya bermunculan online shop. Begitu banyak barang yang dijual melalui internet. Ujung jari kita bisa mencari aneka jenis barang yang dijual di internet dan selanjutnya ujung jari kita juga dapat melakukan pilihan. Apapun bisa kita pilih di internet, mulai dari baju sampai rumah. Yups... rumah! Temanku punya pengalaman menarik soal pencarian rumah via internet ini.
Salah satu bukti dari makin luasnya jaringan internet adalah banyaknya bermunculan online shop. Begitu banyak barang yang dijual melalui internet. Ujung jari kita bisa mencari aneka jenis barang yang dijual di internet dan selanjutnya ujung jari kita juga dapat melakukan pilihan. Apapun bisa kita pilih di internet, mulai dari baju sampai rumah. Yups... rumah! Temanku punya pengalaman menarik soal pencarian rumah via internet ini.
Jumat, 24 Mei 2013
Wanita dan Pernak Perniknya
Wanita itu tak bisa dilepaskan dengan segala pernak perniknya. Hal itu sangat dimaklumi karena pada dasarnya wanita selalu ingin tampil menarik, bukan? Nah, untuk bisa tampil menarik banyak cara dilakukan oleh wanita. Yang pertama tentu saja senjata pertama adalah pakaian. Sudah jadi rahasia umum bahwa kaum wanita sangat suka belanja pakaian agar mereka bisa tampil makin menarik.
Senjata kedua adalah make up, mulai dari make up sederhana sampai make up lengkap. Soal make up ini, punya cerita yang tak akan terlupakan saat aku ikut Latihan Pra Jabatan (LPJ) di awal aku diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dulu. Pelatihan yang aku jalani itu dulu sangat berat dengan jadwal yang padat. Kegiatan sudah dimulai sejak jam 5 pagi (Olah Raga) dan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari jam 7.30 pagi sampai jam 9 malam. Tahukah kamu kawan apa yang dilakukan oleh banyak peserta wanita untuk bisa tampil menarik selama pelatihan itu? Aku kasih tahu rahasianya ya? Bagi mereka bedak dan lipstik adalah senjata utama untuk tetap tampil cantik dan menarik, meskipun mereka tak sempat mandi hehehe. Eits, jangan menuduhku termasuk salah satu diantaranya ya? Karena aku pasti menyempatkan diri untuk mandi, sebelum ber-make up.
Senjata kedua adalah make up, mulai dari make up sederhana sampai make up lengkap. Soal make up ini, punya cerita yang tak akan terlupakan saat aku ikut Latihan Pra Jabatan (LPJ) di awal aku diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dulu. Pelatihan yang aku jalani itu dulu sangat berat dengan jadwal yang padat. Kegiatan sudah dimulai sejak jam 5 pagi (Olah Raga) dan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari jam 7.30 pagi sampai jam 9 malam. Tahukah kamu kawan apa yang dilakukan oleh banyak peserta wanita untuk bisa tampil menarik selama pelatihan itu? Aku kasih tahu rahasianya ya? Bagi mereka bedak dan lipstik adalah senjata utama untuk tetap tampil cantik dan menarik, meskipun mereka tak sempat mandi hehehe. Eits, jangan menuduhku termasuk salah satu diantaranya ya? Karena aku pasti menyempatkan diri untuk mandi, sebelum ber-make up.
Selasa, 16 April 2013
Tetap trendi meski di pelosok
Adik kandungku tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Timur, tepatnya di Pacitan. Dulu waktu anaknya masih 1 orang, cowok pula, dia tidak terlalu heboh mendandani anak cowoknya itu. Tapi keadaan berubah semenjak dia punya anak kedua yang berjenis kelamin cewek. Sama seperti ibu-ibu pada umumnya, adikku pengen sekali mendandani anak ceweknya secantik mungkin.
Hasrat seringkali tak sejalan dengan kenyataan yang ada. Di saat hasrat menggebu mendandani anak ceweknya tampil cantik dan trendi, ternyata Pacitan masih tertinggal. Baju-baju yang tersedia di Pacitan belum mengikuti trend yang ada. Kalaupun pada akhirnya baju-baju yang diinginkannya masuk ke Pacitan, justru trend baju sudah mulai bergeser lagi.
Hasrat seringkali tak sejalan dengan kenyataan yang ada. Di saat hasrat menggebu mendandani anak ceweknya tampil cantik dan trendi, ternyata Pacitan masih tertinggal. Baju-baju yang tersedia di Pacitan belum mengikuti trend yang ada. Kalaupun pada akhirnya baju-baju yang diinginkannya masuk ke Pacitan, justru trend baju sudah mulai bergeser lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)
