Rabu, 22 September 2010

Ulang tahun Dilla

Dilla terlihat sangat ceria hari ini. Di hadapan gadis kecil berusia 10 tahun itu tersebar uang kertas seribuan yang baru saja berhasil dikeluarkannya dari celengan ayamnya. Dengan sangat antusias dikumpulkannya lembaran uang itu dan dihitungnya dengan senyum tak lepas dari bibir mungilnya.

"Sembilan puluh tiga ribu... Alhamdulillah...," dengan mata berkaca-kaca Dilla mengucap syukur tiada hentinya. Rasanya tak sia-sia dia berusaha keras menabung uang sakunya selama setahun ini. Selama setahun dia telah menyusun rencana yang akan dilaksanakannya 2 hari lagi. Tak seorangpun yang mengetahui rencana itu, karena Dilla memang merahasiakannya selama ini.

Senin, 20 September 2010

Ketika rencana tak dapat berjalan

Semua pasti pernah dalam keadaan dimana rencana tak dapat berjalan seperti yang diharapkan bukan..? Seperti itulah yang beberapa hari ini aku alami... dan rasanya benar-benar sempat membuat bete juga. Dan, hal itu terjadi selama 4 hari terus menerus... sehingga mau tak mau aku harus berkompromi dan menerima semuanya. Kalau aku tetap ngotot melaksanakan rencana yang jelas-jelas tak dapat dijalankan, aku malah akan berada dalam kondisi yang sangat tidak menyenangkan.

Ceritanya begini.., selesai dengan euforia Idul Fitri kemarin aku sebenarnya sangat ini segera update blog. Tapi ada saja kendalanya, sehingga setelah Idul Fitri aku baru berhasil membuat 3 postingan : Oleh-oleh mudik lebaran, Lebaran Hari Pertama dan Lebaran Hari Kedua. Rencanaku sebenarnya, setelah itu aku akan posting tentang acara kopdar dengan Itik Bali dan acara reuni.

Jumat, 17 September 2010

Lebaran hari kedua

Seperti yang aku ceritakan kemarin bahwa rencana kepulangan kami ke Madiu hampir saja tertunda karena Shasa sakit. Alhamdulillah... kami akhirnyabisa juga kembali ke Madiun pada lebaran hari kedua ini. Waktu liburan Idul Fitri yang pendek membuat kami harus pandai-pandai membagi waktu dengan sebaik mungkin.

Jika perjalanan mudik kami ke Jombang relatif lancar, tapi tidak demikian dengan perjalanan kami balik ke Madiun. Saat kami berangkat dari Jombang (kurang lebih pukul 10.00 WIB) kami sudah dihadang dengan kemacetan. Dan, demi menghindari kemacetan di daerah Kertosono, kami memutuskan untuk lewat jalur alternatif.

Kamis, 16 September 2010

Lebaran hari pertama

Lebaran selalu saja meninggalkan kesan yang tak terlupakan. Begitu juga dengan lebaran tahun ini. Lebaran pada hari pertama awalnya berjalan dengan mulus dan lancar. Acara Sholat Ied lancar, acara sungkeman dengan buyut dan mertua juga lancar. Acara maaf-maafan dengan keluarga yang lain lancar-lancar juga.

Belakangan baru muncul 'masalah'. Awalnya bermula pada saat mau foto-fotoan (kebiasaan narsis) bersama keluarga. Ternyata, baterai kamera-nya habis karena lupa di-charge. Sehingga aku cuma sempat mengambil foto Shasa dan adik sepupunya bersama buyut, setelah itu kamera tak bisa dipakai lagi. Untuk selanjutnya acara narsis berjamaah, kami hanya mengandalkan kamera HP masing-masing. Tentu saja hasilnya kurang memuaskan...

Senin, 13 September 2010

Oleh-oleh mudik lebaran

Alhamdulillah... akhirnya aku bisa kembali ke dunia maya setelah beberapa hari tenggelam di dunia nyata.. (eh, bukannya terbalik nih... hehehe). Jujur, aku sangat rindu untuk kembali nulis di diary online-ku ini. Maklum saja, setelah beberapa hari ber-sibuk-sibuk terus, sampai-sampai aku tak sempat meluangkan waktu untuk membuat postingan terjadwal selama aku absen dari dunia maya seperti biasanya.

Oke.., sekarang euforia Idul Fitri terpaksa harus disudahi (gak rela benget) karena aku harus kembali pada rutinitas kehidupan sehari-hari. Sebenarnya aku punya banyak sekali cerita selama absen dari jagad blogsphere dan selama mudik kemarin. Saking banyaknya..., aku sampai bingung mau cerita yang mana dulu hehehe.