Kamis, 03 Juli 2014

[Finally You] Blog Tour + Giveaway



Judul : Finally You
Penulis : Dian Mariani
Penerbit : Stiletto Book
Cetakan : I (Juni 2014)
Halaman : 280 halaman
ISBN : 978-602-7572-28-7

Egoku yang melarang. Menurutku, nggak ada gunanya berusaha menarik kembali orang yang jelas-jelas nggak mau sama kita lagi. (hal. 117)

Pernah merasakan bimbang memantapkan hati karena masa lalu yang (mungkin) sulit dilupakan atau dimaafkan? Seperti itulah yang dialami Luisa, tokoh utama dalam Novel Finally You karya Dian Mariani ini.

Luisa digambarkan sebagai gadis yang ceria, polos, spontan, apa adanya dan cerewet. Sebagai penggemar makanan sehat, Luisa kerap mengingatkan orang-orang terdekatnya untuk memperhatikan pola makan mereka. Sayangnya Hans (cowok yang menjalin kasih dengannya selama 4 tahun) justru menganggap peringatan itu bukan sebagai bentuk perhatian Luisa, namun justru menganggap Luisa bawel.

Kasih yang terjalin selama 4 tahun antara Luisa dan Hans akhirnya kandas di tengah jalan, saat hadir orang ketiga. Gina, cewek yang dulunya diakui sebagai sahabat Hans, ternyata menjadi penyebab perpisahan Luisa dan Hans. Tentu tak mudah bagi Luisa melupakan segala kenangan indah yang telah terjalin sekian lama.

Pada saat Luisa terpuruk atas kandasnya hubungannya dengan Hans, muncullah Raka. Sebagai seorang General Manager di kantor tempat Luisa bekerja, Raka adalah cowok yang paling diincar oleh cewek-cewek di kantor itu. Bukan saja karena Raka adalah bos muda yang ganteng, tapi sifat tertutupnya dan super cool-nya membuat hati banyak cewek di kantor kebat-kebit dibuatnya. Singkat kata, Raka adalah high quality jomblo di kantor itu.

Berbeda dari Hans, Raka justru menikmati "kecerewetan" Lusia yang sibuk memperingatkannya untuk selalu makan makanan sehat. Bagi Raka, itu adalah bentuk perhatian Luisa padanya. Luisa sendiri merasa nyaman setiap bersama Raka.

Sayangnya, saat Luisa dan Raka sudah semakin dekat, Luisa dikejutkan dengan kenyataan tentang masa lalu Raka.

Aku meminta maaf, karena cintaku nggak sebesar itu untuk bisa memaafkan kamu dan melupakan semua yang sudah kamu lakukan. (hal. 250)

Siapakah yang akan dipilih oleh Luisa, Hans atau Raka? Atau, Luisa tak memilih keduanya?

*****

Sebagai novel solo perdana, aku harus angkat jempol pada penulisnya, Dian Mariani. Dia telah berhasil dengan mulus bercerita dan potongan demi potongan dari ceritanya terjalin dengan rapi tanpa keluar dari logika.

Membaca novel ini kita tak perlu mengerutkan kening, karena gaya bahasanya yang mengalir lancar dan mudah dicerna. Meski sesekali ada flash back, namun pembaca tak akan kesulitan untuk mengikuti ceritanya.

Tokoh-tokoh yang dihadirkan dalam novel ini juga tak terlalu banyak, sehingga tak akan membuat pembaca pusing. Tokoh-tokohnya juga pas penggambarannya, tidak berlebihan dan tetap memiliki kekurangan. Bukan tokoh yang terasa jauh di awang-awang. Manusiawi bangetlah pokoknya.

Untuk cetakan pertama, novel ini cukup sempurna. Memang ada sedikit typo, namun tak mengganggu keasyikan pembaca untuk menikmatinya. Gambar sampulnya cukup keren, namun menurutku warnanya terkesan suram.

Aku sependapat dengan sub titlle-nya "Ternyata bukan tentang waktu. Bukan juga tentang masa lalu. Ini tentang menemukan orang yang paling tepat untuk hidupmu." Bahwa ternyata untuk bisa menemukan orang yang paling tepat, tak harus melalui waktu yang lama atau tiba-tiba saja. Bahkan ternyata, saat kita sudah merasa menemukan orang yang paling tepat, kita bisa saja tak mempedulikan masa lalu mereka.


Pengen membaca Novel keren ini? Ada kabar gembira nih! Penerbit Stiletto menyediakan Novel Finally You untuk 2 orang pemenang yang beruntung.  Asyik kan?

Cara untuk mendapatkannya:
  1. Peserta tinggal di Indonesia
  2. Follow twitter Penerbit Stiletto (@Stiletto_Book) dan twitterku (@ReniJudhanto)
  3. Follow blog ini juga (optional)
  4. Share giveway ini via twitter. Jangan lupa mention @Stiletto_Book dan @ReniJudhanto serta cantumkan hastag #FinallyYou
  5. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar di bawah: “Kalau ternyata pacarmu punya masa lalu yang buruk, apa yang akan kamu lakukan? Tetap bersamanya atau meninggalkannya? Jangan lupa sebutkan alasannya ya?
  6. Jangan lupa menulis di kotak komentar di bawah ini data diri berupa nama, kota domisili, akun twitter dan link share di twitter.
  7. Giveaway ini berlangsung dari 3 Juli – 5 Juli 2014. Setelah ini Giveaway akan berlanjut ke blog lain lho.
Mudahkan? Semoga beruntung yaa....

57 komentar:

  1. Begitu tahu ternyata pacarku punya masa lalu yang buruk, hal pertama yang aku lakuin ya minta konfirmasi selengkap-lengkapnya sama dia. Dengan gaya yang halus tentu saja. Tapi setelah itu, tidak langsung percaya. Cari informasi juga dari berbagai sumber. Bisa teman-teman lamanya, keluarganya, atau tetangganya mungkin (hahaha macem paparazi ya ini?)
    Zaman sekarang keras, euy! Harus mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya dulu baru bisa menyimpulkan orang itu jujur atau nggak, hehe.
    Harapanku sih masa lalu buruk yang dimaksud bukan bunuh orang, perkosa cewek, atau perbuatan kriminal lainnya ya.
    Nah! Kalau ternyata dia jujur, ya aku bakal nerusin hubungan sambil ngelihat sejauh mana usaha dia untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan benar-benar meninggalkan masa lalunya yang buruk itu. Lagipula kami kan hidup untuk masa depan.
    Kalau ternyata gk jujur, ya mending kami udahan aja. Daripada banyak rahasia yang dia sembunyikan dari aku.


    Anindita Hendra
    Semarang
    @didotanindita
    link share: https://twitter.com/didotanindita/status/484571339605291008

    BalasHapus
  2. Ikutan Mbak Reni

    Nama :Esti Sulistyawan
    Kota domisili : Semarang
    Twitter: @estisulistyawan
    Link share : https://twitter.com/EstiSulistyawan/status/484575381618319360

    Kalau saya memiliki pacar dengan masa lalu yang buruk, saya akan meninggalkannya. Mungkin akan sulit ya, tapi itu lebih baik daripada bayang-bayang masa lalu itu menghantui kehidupan asmara kami. Memang manusia bisa berubah, tapi saya lebih memilih manusia lain yang tidak memliki rekam jejak buruk pada dirinya.
    Dan saya tidak mau merasakan sakit yang lebih menusuk daripada sakit dalam upaya melupakannya.

    BalasHapus
  3. Nama : Ranny
    Twitter : @rannyrainy
    URL share : https://twitter.com/rannyrainy

    Jawaban :
    Setiap manusia pasti punya masa lalu yang kelam. Klise ya? Tapi memang begitu adanya, termasuk saya dan pasangan.
    Pasangan saya (suami), mempunyai masa lalu yang kelam, pernah jadi pemakai narkoba dan kuliahnya berantakan. Sewaktu mengetahuinya, saya cukup kaget. Saya mikir, gimana nantinya ngomong sama keluarga ya? Apa dia gak akan balik lagi jadi pemakai? Tapi, setelah memikirkannya saya tetap menerimanya.

    Kenapa? Karena saat menjalani hubungan dengan saya, dia sudah tidak memakai lagi barang haram tersebut. Dan saya salut padanya karena mau move on, meninggalkan hal buruk tersebut. Ada satu titik balik yang membuat dia berubah, dan dia benar-benar berubah. Kuliah diselesaikan dan akhirnya mendapatkan pekerjaan yang baik serta berprestasi.

    Hingga kini, jika mengingatnya saya tersenyum dan beruntung memilikinya. Ternyata bagian kelamnya itu hanyalah proses untuk menuju sesuatu yang baik. :) Soal keluarga, hingga kini keluargaku tidak ada yang tahu, cukup kami berdua dan orang di sekitarnya.

    Kadang pernah sekali kami sempat menyinggungnya dan dia berkata, "pelajaran hidup abang, dek. Saat hidup benar-benar kacau, lari ke hal buruk dan memang sahabat itu berpengaruh. Tapi, untungnya ada sahabat dan keluarga yang mau bantu abang keluar dari hal buruk tersebut. Cukup sekali, gak akan kedua kalinya."

    Semua manusia bisa berubah, tergantung niat diri sendiri dan orang di sekelilingnya. ^.^

    --

    Kepanjangan, gpp, ya buu hehehehe mari rapal taburin garam biar menang heheheh

    BalasHapus
  4. akan tetap bersamanya, tapi dengan catatan masa lalunya bukan seorang pembunuh, masa iya pacaran sama pembunuh, horor dong.

    alasan tetap bersama, karena kita pacaran dengan manusia, bukan sama dewa yang 100% sempurna, aku juga enggak akan mengedepankan ego yang memilih pacar harus sempurna, aku sendiri pasti memiliki masa lalu yang suram, tetapi masa lalu yang suram tersebut ingin aku kubur sedalam mungkin. Begitu juga orang lain, yang pastinya enggak ingin masa lalunya diungkit - ungkit. Ya, berilah kesempatan yang kedua.

    BalasHapus
  5. Semua orang pasti punya lalu, terlebih kita manusia pasti pernah buat salah.

    Tapi bagaimana jika pacar yang punya masa lalu yang buruk?
    Sebenarnya tergantung seburuk apa, dan bagaimana dia sekarang sih mba'...
    Semua orang berhak dapat kesemptan untuk berubah, tinggal melihat apakah dia sudah mempergunakan haknya itu atau belum.

    Juga kita harus tau alasannya sampai ia melakukan sesuatu yang buruk itu.

    Jadi tidak bisa serta merta memutuskan untuk meninggalkan atau tetap tinggal. Karena semua pilihan pasti ada konsekuensinya.

    Nama : Inge
    Domisili : Surabaya
    Twitter : @noninge

    link share-nya menyusul ya mba'... ;)

    BalasHapus
  6. jadi penasaran sama endingnya... hehehe..

    BalasHapus
  7. Link share :
    https://twitter.com/noninge/status/484588133774663681

    BalasHapus
  8. Apa yang akan saya lakukan jika punya pacar dg masa lalu yg buruk.
    pertama sy akan lihat dia dimasa sekarang, masihkah berperilaku seperti dia dimasa lalu?
    Kalau masih, saya akan tanya, apakah dia mau berubah atau tidak.


    Jika dia sudah berubah, buat saya itu tidak masalah, karena masa lalu yg buruk itu bukan untuk merusak masa depan, tapi untuk memberi pelajaran kehidupan kita selanjutnya. Nggak ada org yg sempurna didunia ini. Keburukan dan kebaikan adalah kehidupan.


    nama : Melly
    kota domisili : Bogor
    akun twitter : @melfeyadin
    link share di twitter : https://twitter.com/melfeyadin/status/484586422246993920

    BalasHapus
  9. Nama: Biondy
    Domisili: Surabaya
    Twitter: @biondyalfian
    Share Twitter: https://twitter.com/biondyalfian/status/484598304315949057
    Follow via GFC: Biondy

    Pertanyaan yang susah ya. Lihat-lihat dulu yah. Saya pribadi gak bisa langsung gitu aja, "Oke, kamu punya masa lalu yang buruk. Apapun itu. So what? Makan malam yuk."

    Saya bakal mikir dulu. Kalau itu sesuatu yang masih bisa saya terima saya akan tetap bersamanya.

    BalasHapus
  10. Ikut meramaikan GA mak Reni..

    Kalau Silvi punya pacar dan masa lalunya buruk, Silvi akan tetap bersamanya. Kenapa ? Setiap orang punya masa lalu, entah itu baik atau buruk. Yang paling penting adalah sekarang, karena kita hidup di masa saat ini, dan masa depan.

    Silviana Noerita - Kediri - @Silvianapple - https://twitter.com/silvianapple/status/484609313856450560

    BalasHapus
  11. Nama : Astin Astanti
    Kota Domisili : Jakarta
    Twitter : @astinas

    Kalau ternyata pacarku memiliki masa lalu yang buruk, aku akan meninggalkannya. Alasannya? Mungkin pemikiranku bisa menerima masa lalunya yang buruk itu, tetapi apakah hari-hariku, masa depanku bisa menerima masa lalu yang buruk itu? aku bisa pastikan aku tidak semudah itu untuk menerima masa lalu yang buruk itu, terlebih jika masa lalunya itu bersangkutan dengan orang lain. Jika pacarku itu menjadi masa depanku, aku tidak ingin kebahagianku diselimuti masa lalunya yang ternyata buruk.

    https://twitter.com/astinas/status/484609337034153984


    BalasHapus
  12. Nama : Farah
    kota : Tegal
    twitter : @farrmasi
    Link : https://twitter.com/FarrMaSi/status/484609671118864384

    sebagai manusia, tentu saja tidak terlepas dari kesalahan yang di buat dimasa lalu.
    dan menurut saya, setiap orang itu punya masa lalu yang buruk. tidak ada manusia yang sempurna. semua tau tentang itu.
    menurut saya,saya akan tetap bersamanya.
    karena gini, saya bersyukur sudah punya pasangan. dan saya tau pasangan saya itu punya masa lalu yang buruk.brarti di sudah mau jujur.
    jadi, saya juga bersyukur karena dia sudah mau jujur dengan saya. kalo bohong kan yaa lebih menyakitkan.
    nah, dengan kejujurannya itu, mungkin itu menjadi langkah awal dia untuk nunjukin, bahwa dia bakal berubah demi saya dan akan serius menjalaninya.
    dan saya pun harus belajar untuk menerima dia apa adanya tanpa mempersoalkan masa lalunya. meskipun masa lalunya itu buruk sekalipun.
    alasan mengapa dia cerita masa lalunya pada saya juga mungkin karena dia sayang sama saya *ehh
    oiya, kita bisa menggunakan masa lalu dia untuk jadi senjata untuk menghadapi masa depan. masa depan yang lebih baik tentunya. xD

    BalasHapus
  13. Kalau pacar mah bakalan aku tinggalin ya,,,lain kalau suami,,,kenapa aku tinggalin,,alasannya simple aja,,aku ingin mendapatkan calon imam yg baik,,secara aku adalah seorang wanita yg mana harus dipimpin oleh imam yg benar,,,kecuali dia ingin merubah semuanya lillahi ta'ala sih gakpapa,,aku bakalan lanjut dan nerima dia,,toh dia udah berubah kok,,

    BalasHapus
  14. Nama : Dwi Puspita Nurmalinda
    Kota domisili : Surabaya
    Twitter : @dwi__puspita
    Share : https://twitter.com/dwi__puspita/status/484610581337362433

    BalasHapus
  15. “Kalau ternyata pacarmu punya masa lalu yang buruk, apa yang akan kamu lakukan? Tetap bersamanya atau meninggalkannya? Jangan lupa sebutkan alasannya ya?”

    setiap orang pasti memiliki masa lalu baik itu masa lalu yg indah atau pun buruk, jika pasanganku memiliki masa lalu yg bisa di bilang "buruk" aku tdk akan mempermasalahkannya asalkan ia mau belajar dari masa lalu dan menjadi pribadi yg lebih baik dari sebelumnya. setiap manusia berhak mendapatkan kesempatan ke dua dan guru terbaik adalah belajar dari masa lalu.

    terima kasih ^^

    nama : Muhsinatud Diyanah
    twitter : @diyan402
    link share : http://renijudhanto.blogspot.com/2014/07/finally-you-blog-tour-giveaway.html

    BalasHapus
  16. Meskipun pacarku punya masa lalu yang buruk, aku akan tetap bersamanya. Karena yang kulihat adalah dirinya yang sekarang ini, bukan masa lalu. Masa lalu biarlah berlalu, yang ada sekarang adalah aku dan dirinya. Jika memang kami sudah saling mencintai, sudah saling cocok, saling mengerti dan memahami, tak usah lagi menengok masa lalu. Ikuti saja kata hati, hati tak akan bisa berbohong. Hati dengan cinta yang tulus akan bisa menerima pasangan kita apa adanya, mampu menerima segala kelebihan dan kekurangannya termasuk masa lalunya yang buruk. Terkadang, masa lalu yang buruk justru bisa menjadi pelajaran berharga, mampu membuat jejak langkah yang lebih baik lagi. Hari inilah yang kita hadapi. So, always pray and think about now, not the past.

    BalasHapus
  17. maaf ketinggalan

    kota domisili : Jepara,Jawa tengah

    terima kasih ^^

    BalasHapus
  18. “Kalau ternyata pacarmu punya masa lalu yang buruk, apa yang akan kamu lakukan? Tetap bersamanya atau meninggalkannya? Jangan lupa sebutkan alasannya ya?”

    Hai mbak :D
    Kalau aku , sejujurnya tidak tau apa yang harus aku lakukan mbak , bimbang , hatiku bergejolak bertentangan dengan logika dan hati . Tapi apa daya sebagai seseorang yang telah menjadi bagian dari hidup aku yaitu seorang pacar , aku akan tetap menerimanya . Semua orang mempunyai masa lalu yg buruk . Tidak ada manusia yang sempurna , Allah menciptakan manusia mempunyai kekurangan dan kelebihan sebagai pelajaran bagi kita dan orang lain ,bahwa masa lalu bukan untuk dilupakan tapi dikenang sebagai sesuatu yang pernah mengisi hari hariku :). Dia memang mempunyai masa lalu yang buruk tapi bukan berarti sekarang dan yang akan datang juga buruk, kan ? Aku akan menerimanya dan menjalankannya serta memberikan sesuatu positif agar ia tak mengulangi yg buruk itu lagi ... ^^

    Nama : sandra febry adriani
    Kota : pariaman
    Akun twitter : @sandra129499os
    Link share : https://mobile.twitter.com/SandRa129499OS/status/484596371656155136?p=v

    Semoga aku menang ya mbak :D pliss aku pengin banegt jadi orang yang beruntung ^^

    BalasHapus
  19. Nama : Irowati
    Kota : Sidoarjo
    Twitter : IrowatiArt
    Jawaban : Jika memang dia yang terbaik untuk saya, mencintai saya dan mau berubah, seburuk apapun masa lalunya, saya akan tetap bersamanya, mendukungnya untuk berubah dan menjadi lebih baik. Karena setiap manusia bisa berubah dan mempunyai kesempatan untuk dicintai dan mencintai siapapun dia.

    BalasHapus
  20. Nama: Rahmah
    Kota: Kertosono
    Twitter: @amma_chemist
    Link Tweet: https://twitter.com/amma_chemist/status/484622159076417536

    Setiap Orang Punya Masa Lalu. Baik atau Buruk itu adalah Takdir yang Sebenarnya sudah tercatat di Lauhul Mahfuzh (kitab diri masing-masing orang yang hidup di dunia ini). Namun, memang terkadang kita berada pada "jalan yang salah" sehingga muncullah istilah "masa lalu yang buruk".

    Jika diperhadapkan pada masalah "pacar" atau "teman sangat dekat" dengan masa lalu buruk, saya akan tetap bersamanya. Why? Karena saya juga manusia biasa yang punya masa lalu yang boleh jadi tak lebih baik dari dirinya. Toh, meskipun saya tahu keburukannya, itu adalah hal yang wajar karena memang tidak ada manusia sempurna yang ketika dari lahir tak pernah berdosa sampai dewasa, bukan?
    Saya tidak mau mencari kesempurnaan akan dirinya tetapi yang baik bagi saya adalah ketika saya tetap disampingnya dengan menuntunnya agar masa lalu buruk tersebut tak lagi terulang di masa depan. Cukup berbesar hati menerimanya dan yakin sepenuhnya bahwa manusia punya kesempatan untuk menjadi jauh lebih baik lagi. Akan lebih bagus lagi jika saya terus menyemangatinya dengan kasih sayang yang sewajarnya...
    Jika kemudian ada timbul rasa ragu karena kemungkinan masa lalu itu bisa terulang, tetap yakin Tuhan akan beri jalan bagi siapa saja yang berusaha berubah ke arah yang lebih baik. Boleh jadi tantangan berat menjalaninya, tetapi toh balasannya juga tidak kecil dari Tuhan...

    BalasHapus
  21. Arfina Tiara Dewi
    Kota Serang
    @Ipinkaramel
    https://twitter.com/IpinKaramel/status/484628154225401857

    Aku nggak akan ambil pusing soal itu, lagi pula itu masa lalunya. Jadi aku wajarkan karena manusia punya masa lalu walaupun pasti akan bikin aku nggak terlalu nyaman saat tau masa lalunya buruk. Tapi, aku akan percaya sama dia, namanya juga pasangan, saling percaya adalah point terpenting, dan juga saling komitmen, kedua itu point paling wajib untuk jadi pasangan dan bikin hubungan lancar. Sama seperti kata Top Tap, artis Thailand "Your past is your business, your future is my responsibility". Dan aku ngga mau ngegubris masa lalu, mau pikirin masa depan aja :)

    Makasih

    BalasHapus
  22. Nama : Devy Destiani
    Twitter : @devy_empong
    Bandung


    Jawaban : Jika pacar saya memiliki masa lalu yang buruk saya tidak akan meninggalkannya, jika dia memang sudah melupakan masa lalunya itu dan hidup lebih baik. bagi saya jika benar-benar mencintai dengan tulus dan serius maka, masa lalunya seperti apa tidak lah terlalu penting lagi. bukankah cinta, bukan hanya tentang masa lalu, tapi juga tentang masa depan. jadi saya akan lebih fokus pada masa depan dengan dirinya, dan yang lalu biarkan lah berlalu. anggap sebagai pelajaran.

    BalasHapus
  23. Cut Evelyn Anwar
    Bekasi
    @CutEvelyna
    Link tweetnya : https://twitter.com/CutEvelyna/status/484644810691575808

    Apabila kekasihku memiliki sebuah masa lalu buruk. Hal pertama yang akan aku tanyakan adalah, seberapa menyesalkan ia dengan perbuatannya. Aku tak akan menyuguhinya dengan lontaran-lontaran pertanyaan, karena ia bukanlah seorang narapidana atau bandit yang harus diinterogasi. Dia adalah Kekasihku. Aku akan memilih tetap bersamanya, walaupun dibayangi oleh masa lalunya. Sebab aku pun hanya manusia yang jauh dr kesan sempurna, yang hanya dapat menerimanya tanpa bisa mengubah masa lalunya. Lagipula aku tak membutuhkan dia dimasa lalu, aku hanya membutuhkan dia yang sekarang, Dia yang baru, yang penuh tekad untuk berubah dan yang selalu mencintaiku apa adanya. Aku tak memperdulikan betapa dia amat buruk kala itu, sebab kini dimataku dialah yang terbaik. Begitu pula dia menganggapku seperti itu. Kejujurannnya sangatlah kuhargai, aku bahagia memiliki seorang kekasih yang mau jujur atas masa lalunya. Tak apa, aku akan tetap bersama. membina hubungan ini dengan cinta,kasih serta kejujuran. Aku yakin masa lalu adalah guru yang terbaik

    BalasHapus
  24. Nama: Dewi Ponco Wati
    Dom: Sukoharjo, Jawa Tengah
    Twitter: @ELF_ParkMinGi
    link share: https://twitter.com/ELF_ParkMinGi/status/484672222796070913

    jawaban pertanyaan:
    Setiap orang punya masa lalu, entah itu baik ataupun buruk. Jika kekasihku ternyata memiliki masa lalu yang buruk, itu bukan sebuah masalah. Aku mencintainya sekarang dengan kondisi yang ia miliki sekarang, aku bukan mencintai masa lalunya. Aku mencintai dia yang sekarang dan menatap masa depan, bukan terpaku dengan masa lalu. Bahkan, bukan hak ku (meski aku kekasihnya) untuk bertanya bahkan menghakimi dia bahwa masa lalunya buruk. Setiap orang pernah melakukan kesalahan, dan patut diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri. Jika bukan aku (yang mencintainya) yang memberi kesempatan, siapa lagi?? :)

    BalasHapus
  25. Nama : Putri Septianingsih
    kota domisili : Serang
    akun twitter : @sepputsep
    link share di twitter : https://twitter.com/sepputsep/status/484683849029263360

    Kalau ternyata kekasihku mempunyai masa lalu yang buruk apa yang akan aku lakukan? Pertama, aku akan minta klarifikasi sejelas-jelasnya sama dia apa bener dia pernah ngalamin sesuatu yang buruk itu di masa lalunya, terus aku nanya sama dia apa dia bakal menjadikan pengalaman buruk itu sebagai pengalaman dan pelajaran hidup dan dia gak akan mengulangi hal yang sama. Nah, dari kedua langkah tadi, kalau aku sih yakin manusia pasti punya pengalaman masalalu yang buruk, dan dia gak mungkin dong mau jatuh ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya? Aku sih bakal tetep bertahan karena “don’t judge people by their past” simple sih, seiring berjalannya waktu aku dan dia bakal merubah masalalu dia yang buruk menjadi lembaran baru yang dihiasi taburan bintang*etsah*. Terus, kalau misalkan aku ninggalin itukan sama aja kayak matahin semangat dia, ya gini deh dia udah mau berusaha melupakan masalalu nya dan udah ngejelasin masalalu nya sama kalian tapi malah ninggalin, itu bisa aja buat trauma dia. So, dia bakal inget terus deh sama masa lalunya. Intinya, pertahanin aja apa yang ada, masa lalu kan Cuma hiasan kehidupan, kalian butuhnya masa depan. Sekali-kali liat spion pas lagi berkendara ya gapapa, tapi kalau keterusan? Nabrak dan hilang deh harapan yang ada di depan. Sekali lagi don’t judge people by their past, manusia itu dinamis, berlumur dan tak luput dari dosa. dan pasti punya keinginan untuk membuat masa depan lebih gemilang dari masa lalu yang mungkin lebih suram. That’s my opinion. Thankie^^

    BalasHapus
  26. Pertanyaan jika pacarku punya masa lalu yang buruk?
    Hadeuh jawabnya: Pertama saya nggak pernah punya pacar mak, dan prinsipnya tidak pacaran.
    Dulu jika ada lelaki yang suka padaku, kulihat kehidupannya sekarang. jika ia punya masa lalu buruk, selama ia insyaf dan telah taubatan nasuha, maka itu telah menjadi sejarah yang dilupakan. Jika kehidupan sekarang sudah baik, saya meyakini bahwa ia telah sungguh-sungguh dengan taubatnya.
    Kulanjutkan dengan wawancara tentang masa depan. jika lolos seleksi, maka kusuruh ...sebagai bukti keseriusannya.
    bagiku laki-laki yang serius adalah yang berani menikah, bukan berani pacaran.
    Nama: Ida nur Laila
    Dom : Jogjakarta
    Twitter: @lailacahyadi
    URL Tweet: https://twitter.com/lailacahyadi/status/484690063641423872

    BalasHapus
  27. aku datang mak :)

    Karena tidak pacaran jadi aku gak punya mantan :) saat menikah harus saling jujur jadi kalau ada kesalahan masa lalu harus tahu sebelum menikah jadi tidak menyesal kemudian hari kalau menurut aku. Tergantung masa lalu seperti apa sih mak, susah untuk di jelaskan apakah akan memafkan atau tidak. Tapi sesuai agama harus memafkan ya walaupun berat tapi intinya harus tobat ya
    Nama : Lidya
    Domisili : Jakarta
    Twitter : @fitrian
    url twit https://twitter.com/fitrian/status/484713527551066112

    BalasHapus
  28. Bismillah.. saya ikutan! ^^

    Pertanyaan: “Kalau ternyata pacarmu punya masa lalu yang buruk, apa yang akan kamu lakukan? Tetap bersamanya atau meninggalkannya? Jangan lupa sebutkan alasannya ya?”

    Jawaban: :) senyum aja dulu, nenangin pacar bayangan saya *ini lagi jomblo* *okeskip*
    kalo saya bener-bener mencintainya, kalo saya bener-bener uda sayang, saya akan tetap disampingnya. biar kesalahannya dulu menjadi luka tak kunjung kering dalam benaknya. tugas saya, sebagai pacarnya, adalah menutup luka itu dengan perban. membuatnya merasa tak memiliki masalah apapun di masa lalunya. semua orang punya masa lalu yang buruk, tapi tak semua orang punya obat untuk menemaninya menanggung pedih. dan aku gak mau menambah jumlah orang-orang itu. apalagi untuk orang yang kusayang, yang mungkin bila beruntung, akan menemaniku seumur hidup. aku akan membuatnya bangkit dan menjalani hidup dengan ceria. setidaknya aku sudah membantu orang yang kusayang menghadapi semuanya dengan tegar :)
    alasannya hanya itu. aku sayang dia dan akan memaafkan dia karena Tuhan, asal dia mau berubah :)

    -The End-

    jangan nangis gitu dong mbak, nih tissue nya jangan lupa bayar 5ribu ya :3
    *ge-er* *siapa juga yang nangis*

    Follow twitter + follow via GFC sudah :3
    Nama: Ade Aprilia Puspayanti
    Kota: Denpasar
    Twitter: @Dephiil119
    Link share: https://twitter.com/Dephiil119/status/484811373105274880

    Selesai, sekian, terimakasih :3 oiya mbak, kapan pengumuman pemenang? :o

    BalasHapus
  29. Kalau pacar saya punya masa lalu yang buruk, saya akan lihat apa keburukan itu masih ia bawa-bawa sampai sekarang atau tidak. Kalau tidak dan ada usaha keras untuk berubah menjadi lebih baik, saya bisa menerimanya.

    Hidup adalah soal berproses. Namanya manusia, tentu tidak ada yang sempurna. Masa lalu adalah pengalaman berharga, jadi saya tidak perlulah terlalu pusing memikirkan masa lalu orang yang saya sayangi. Gusti Allah saja mengampuni hamba-Nya yang mau bertaubat, hijrah menjadi lebih baik ... lalu kenapa saya tidak bisa berdamai dengan masa lalu orang yang saya yangi. *duuh, jadi berasa mellow :')

    Jadi, begitu, Mbak Ren berandai-andainya :))
    Nuwun

    Nama: Palupi Jatuasri
    Kota domisili: Yogyakarta
    Akun Twitter: @phijatuasri
    Link share: https://twitter.com/phijatuasri/status/484834530000261120

    BalasHapus
  30. Nama: Hariyanti Sukma
    Domisili : Balikpapan
    Akun Twitter :@YantiSukma
    Link share https://twitter.com/yantisukma/status/484863147853901824

    Karena saya hadir di kehidupannya sekarang, masa lalunya biarlah jadi catatan perjalanan hidupnya, karena dari masa lalu itulah dia menjadi seseorang saat ini, yang saya lihat adalah bagaimana dia sekarang, bagaimana dia dalam beragama itu jadi syarat utama saya, bila dlm beragama menjadi sangat lebih baik itu sdh jadi bukti pertaubatannya. Berilah kesempatan padanya untuk berubah, Allah saja mengampuni hamba-Nya yang bertumpuk2 dosanya, mengapa kita hanya seorang manusia yg aibnya di tutupi oleh Allah menghukum dia sepanjang hidupnya.
    Dan saya akan tetap menjadi pendampingnya jika saya merasa nyaman, merasa dilindungi, dan di sayangi dgn apa adanya saya.

    BalasHapus
  31. Tetap bersamanya.
    Alasannya : masa lalu buruk dia yg bkin saya tetap berada di sampingnya, krn saya yakin masa lalu buruk itu yg akan mengubah dia jadi lebih baik di masa mendatang



    Nama : Nyi Penengah Dewanti
    Kota : Kendal
    @NyiPeDe
    LinkShare : https://twitter.com/NyiPeDe/status/484866265756872704

    BalasHapus
  32. Nama : Anis Puspita Sari
    Kota : Yogyakarta
    Twitter : @anispuspitasary
    Link Share : https://twitter.com/anispuspitasary/status/484884091876036608

    Atas izin Allah aku akan tetap bersamanya. Di dunia ini tak ada manusia yang sempurna dan tanpa dosa (kecuali bayi dan para suffi). Maka aku tak segan-segan untuk memaafkannya. Karena sebuah keburukan itu dapat bermetamorfosis menjadi kebaikan asal dilandasi oleh niat. Bukankah cinta itu tak memandang buruk/baik? Tetapi cinta itu dari hati. Dengan sebuah cinta yang suci maka aku yakin kita bisa bersama-sama menuju dalam suatu cinta yang lurus. Masa lalu adalah sejarah yang bila disesali takkan berbuah apa-apa. Dan aku akan memopang serta membimbingnya menuju jalan yang terang.

    BalasHapus
  33. Nama: Riana Wulandari
    Kota: Bogor
    Twitter : @EmakRiweuh
    Link share: https://twitter.com/EmakRiweuh/status/484909301215924225

    Jawaban:
    Jangan langsung menghakimi. Hargai kejujurannya. Tidak ada seorang pun menginginkan ada catatan kelam dalam perjalanan hidupnya. Biarkan dia bercerita tentang masa lalunya tersebut.
    Pastikan ada keinginan dari dia untuk berubah ke arah yang lebih baik. Jika benar-benar cinta, maafkan dia dan terima dia seutuhnya.

    BalasHapus
  34. Nama: Fikriah Azhari
    Kota domisili: Makassar, Sulawesi Selatan
    Akun Twitter: @Fikriah_Azharii
    Link share: https://twitter.com/Fikriah_Azharii/status/484911454974271488
    Perama saya minta maaf karena saya mengulang beberapa kali komentar saya, itu karena Link Share nya salah :D

    Bismillah semoga saya menang dan ini jadi berkah Ramadhan :D

    “Kalau ternyata pacarmu punya masa lalu yang buruk, apa yang akan kamu lakukan? Tetap bersamanya atau meninggalkannya? Jangan lupa sebutkan alasannya ya?”

    Pertama, saya tidak punya pacar, jadi saya akan menjawab dengan pikiran dan hati saya, semoga jawabannya klop di hati Kakak.

    Jika masa lalunya itu masih 'Pantas' dan layak untuk dimaafkan dan jika orang tua saya masih mengijikan saya tetap bersamanya Saya akan Tetap bersamanya :) . Kenapa? orang tua saya masih mengijinkan dan saya mencintainya, perasaan itu timbul dari hati, jadi tidak mungkin saya dengan gampang meninggalkannya, jika saya meninggalkannya sama saja saya membohongi perasaan sendiri. Itu masa lalu, seperti yang sering kita dengar "Masa Lalu Biarlah Berlalu" ya, biarkanlah hal itu berlalu, tapi saya termaksud orang yang 'kepo' jadi saya akan mencoba untuk berbicara padanya, membahas masa lalunya. Oke, ambil positivenya saja, anggaplah masa lalunya itu adalah sebuah pengalaman. Dengan pengalaman itu saya harap dia akan menjadi lebih baik untuk saya.

    BalasHapus
  35. Nama : Efi Fitriyyah
    Kota Domisili : Bandung
    Akun Twitter : @efi_thea
    Link Share : https://twitter.com/Efi_Thea/status/484920716903469056

    Setiap orang punya hak untuk berubah dan apresiasi untuk usahanya. Tapi di sisi lain ga semua orang siap dengan kenyataan. Jadi menurutku tergantung seperti apa dulu masa lalunya. Kalau saya yakin banget dia udah berubah dan lepas dari bayang-bayang masa lalunya, bisa menjai dia yang baru, yang lebih baik dan bukan sandiwara, kenapa enggak? Yang harus saya siapkan adalah hati yang luas dan jernih untuk tidak terusik masa lalunya. Sebagai tambahan, keterbukaan dan privasi antara saya dan dia yang bakal jadi calon suami adalah penting. Nah, pintar-pintar aja mengemasnya agar seimbang. Meski ga mudah ya, tapi emang di situ ujiannya. Memilihnya berarti siap dengan segala kejutan yang akan datang di masa depan.

    BalasHapus
  36. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  37. Pada dasarnya setiap orang memiliki cerita sendiri di masa lalunya, namun setiap orang juga berhak untuk hidup bahagia.
    Saya takkan menuntut banyak dari pasangan jika ia memiliki masa lalu buruk. Cukuplah ia berusaha berbuat lebih baik dari sebelumnya. Masa lalu ada untuk kita jadilah pelajaran namun masa depan adalah kenyataan.

    Nama : Imas Siti Liawati
    Kota Domisili : Bandung
    Akun Twitter : @imassitiliawati
    Link share : https://mobile.twitter.com/ImasSitiLiawati/status/484935696994406400?p=v

    BalasHapus
  38. Pacar saya Evan Senders. Hahaha
    Apa yg saya lakukan, yes.

    Sukses deh buat giveawaynya, Mba.

    BalasHapus
  39. Sebelum memutuskan untuk terus bertahan atau meninggalkannya, tentu aku akan berbicara secara personal dengannya terlebih dahulu, tentang bagaimana sikapnya terhadap masa lalunya itu.

    Tentu ketika aku menerimanya sebagai pacar, aku sudah mengenalnya & yg pasti menyayanginya. Tak mungkin aku langsung meninggalkannya, karena ini masalah hati, tidak bisa diperlakukan sembarangan.

    Jadi, yg bisa membuatku meninggalkannya bukan masa lalunya yg buruk, tapi sikapnya pada masa lalunya itu & bagaimana dia sekarang. Kalau ternyata dia yg sekarang tetap 'membawa' bibit tak baik dari masa lalu itu, kemungkinan besar aku akan meninggalkannya. Tapi jika dia ingin move on dari masa lalu itu & bertekad jadi orang yg lebih baik, maka dapat dipastikan aku akan bertahan.

    Aku percaya setiap orang punya kelemahan & kelebihannya masing-masing. Kalau seseorang dulu pernah melakukan kesalahan, bukan tak mungkin sekarang dia sudah berubah. Kalau memang saat ini kami berdua mempunyai visi yang sama dalam menata masa depan, hubungan kami tak akan mudah goyah.

    Terungkapnya masa lalunya yg buruk mungkin malah bisa membuatku mengenalnya lebih dalam lagi. Hubungan kami bisa jadi lebih dekat & kuat dengan adanya masalah-masalah yg menerpa.

    *Ya ampun aku terharu membayangkan diriku seperti itu...karena memang menemukan pasangan yg kusayangi & menyayangiku, serta mempunyai visi yg sama denganku, itu rasanya amazing banget :')

    Alfa Y.
    Jogja
    @kardusepatu
    https://twitter.com/kardusepatu/status/485054885184827394

    BalasHapus
  40. nama : annash tasya amanda
    domisili : Bandar lampung
    twitter : @annashtasya
    link share : https://twitter.com/Annashtasya/status/484580287238524928

    jawaban saya adalah saya akan tetap bersamanya, kenapa? karna saya melihat pasangan saya bukan dari fisik,harta,atau masa lalunya,karna bagaimanapun dia saya akan tetap bersamanya sampai dia berkata "tinggalkan aku,dan carilah hidup yang lebih baik" baru saya akan meninggalkannya karna jika dia bahagia saya pun bahagia. semudah itu karna saya memandangnya dari hatinya bukan masa lalunya.

    terimakasih:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf ini pakai account kakak saya, saya gak punya account google :)

      Hapus
  41. Ketika aku memutuskan mau menerima seseorang menjadi pacarku, tentu saja berdasarkan pertimbangan untuk menjalin hubungan yang lebih serius lagi dengannya (menikah dengannya). Itu artinya aku sudah benar2 merasa nyaman dan bisa berkomunikasi dengan baik dengannya. Itu adalah point penting buatku ketika ingin serius dengan seseorang. Lalu tiba2 aku mengetahui masa lalunya yang buruk. Kaget? Ya pastilah... siapa sih yang gak berharap punya pasangan adalah orang yang baik. Begitupun aku, inginku memiliki pasangan yang baik gak cuma di hayalan aja. Tapi memutuskan untuk meninggalkannya hanya karena masa lalu itu aku pikir jg bukan pilihan terbaik. Pertama, tidak ada manusia yang sempurna, pun diriku. Aku menyadari bahwa ada banyak wanita di luar sana yang memiliki nilai plus jauh dibandingkan aku, tetapi dia memilihku untuk lebih mengenalku dan untuk benar2 serius dalam menjalani hubungan yang ada. Kedua, aku harus bisa berfikir positif tentang dirinya. Jika yang buruk itu adalah masa lalunya, sangat tidak adil memvonisnya tetap "buruk". Jika dia menutupi masa lalunya dan aku justru mengetahuinya dari org lain, positif thinking aja bahwa dia khawatir dengan hubungan kami jika harus berterus terang tentang masa lalu. Toh yang akan dihadapi adalah masa sekarang dan masa depan. Tapi jika dia berani jujur tentang masa lalunya yang buruk, aku akan apresiasi itu sebagai kejujuran dari dirinya untuk berterus terang. Hal yang paling penting buatku adalah dia yang sekarang bukan dia yang dulu.

    Yuliza Sachira
    @zasachi
    Medan

    Link share twitter:https://mobile.twitter.com/zasachi/status/485081734501761024?p=v

    BalasHapus
  42. Kalau pasangan memiliki masa lalu yang buruk, akankah ditinggalkan atau bertahan bersamanya?

    pertama, kalau dia sudah berubah menjadi lebih baik, saya akan tetap bersamanya. Masa lalu hanya kenangan kemarin. Kalau dia sudah berubah, perubahan itulah yang seharusnya saya lihat. Berbanggalah memiliki pasangan yang pernah belajar dari masa lalunya yang buruk. Dan sekarang saya akan memposisikan sebagai patner pengingat dan penjaga dari masa lalunya itu agar dia tidak kembali jatuh ke lubang yang sama.

    Kedua, kalau ternyata dia masih sering bolak-balik kepada kelakuan buruknya itu, saya akan meninggalkannya. sebab, bukan tugas saya untuk merubah dia. Perubahan seseorang menjadi baik harus datang dari dalam dirinya sendiri. Perubahan yang seperti ini akan lebih mengena ke dalam hatinya dan ia akan terus ingat untuk terus di jalan baik.

    Hapudin
    @adindilla
    https://twitter.com/adindilla/status/485206190167560193

    BalasHapus
  43. Jika aku memiliki pasangan yg mempunyai masala lalu yg buruk, aku akan bertanya seburuk apakah masa lalunya, dan jika aku sudah mengetahuinya dan sedit lebih tau maka aku akan memberinya motifasi untuk menjadi orang yang lebih baik, agar apa yang pernah dia alami di masa lalunya tidak terulang kembali. Karena dengan motifasi itu dia akan merasa bahwa kita tidak akan meninggalkanya, karena itu di saat dia memang bnar-benar ingin berubah dan menjadi orang yang lebih baik, saya sebgai orang terdekatnya harus selalu ada buat dia. Jangan karena pacar kita punya masalalu yang buruk dan kita tidak bisa memaafkanya lalu kita meninggalnya, itu akan membuat dia mengulangi lagi apa yang pernah dia lalukan dimasa lalunya, sebab dia merasa tidak ada lagi orang yang membantunya dan mendengarkan keluh kesahnya. Di dunia ini tak ada seorang pun yang sempurna, mereka pasti punya masalalu yang kelam. Dengan masalalu yang kelam itulah yang membuat manusia itu sadar dan menginstropeksi dirinya sendiri untuk menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Karena menurutku masa lalu sangat kita perlukan dalam hidup karna, masa lalulah orang akan bisa menghadapi masa depan.

    Icha Dwi
    Jember
    @IchacuitT_23
    Link share : https://twitter.com/IchacuitT_23/status/485233260083941377

    BalasHapus
  44. Kalau ternyata pacarmu punya masa lalu yang buruk, apa yang akan kamu lakukan? Tetap bersamanya atau meninggalkannya? Jawaban aku tetap bersamanya! Alasannya? Setiap orang bukankah memiliki masa lalu? Entah itu masa lalu yang baik, yang buruk, yang indah, untuk dikenang ataupun untuk dilupakan. Tetapi, yang namanya masa lalu, ya tidak untuk menjadi penghalang kita dlm menjalin sebuah hubungan. Biarkan saja masa lalu itu menjadi memori kita. Aku juga akan bilang ke dia. "Aku dan kamu pasti mempunyai masalalu, dan kita pacaran bukan untuk kembali ke masalalu kita, tapi untuk melihat masa depan kita bersama."

    Nama: Santiya Pratiwi
    Twitter: @Santiyapra
    Domisili: Jakarta Timur
    Link Share:
    https://www.twitter.com/Santiyapra/status/485259287183495168?p=v

    BalasHapus
  45. Biasanya dalam masa-masa pendekatan jarang banget ya kita tau masa lalu gebetan. Malah udah pacaran pun jarang juga kita tau masa lalu buruk si pasangan. Tapi, pada akhirnya mungkin akan tau juga.

    Sebenernya aku bingung sih ini masa lalu yang buruknya buruk karena apa. Kriminal kah, atau hatinya terluka terlalu dalam kah, karena menurutku masa lalu yang buruk itu ada banyak jenisnya.

    Kalau masa lalu yang buruk itu jenis kriminalitas, kayaknya aku mungkin langsung memutuskan untuk berpisah. Kecuali kalau dia serius untuk berubah. Bertaubat sungguh-sungguh. Meskipun rasanya zaman sekarang susah banget nemuin orang semacam itu.

    Tapi kalau masa lalu yang buruk itu nyangkut masalah hati, misal kayak dia ditinggal nikah sama mantannya, ya yang jelas aku juga butuh cerita sesungguhnya. Pasti akan sakit sih saat orang yang aku sayangi nyeritain orang di masa lalunya. Tapi biar bagaimanapun, aku sekarang itu pacarnya. Aku yang harus berusaha agar luka yang dibuat mantannya di masa lalu kembali sembuh. Agar masa lalu yang buruknya itu sembuh karena aku. Jadi, aku akan tetap nerima dia apa adanya. Toh dengan apa yang udah kami jalani, waktu-waktu yang udah terlewati, masa pendekatan yang udah berlalu, banyak pertimbangan yang bikin aku nerima dia. Yang mungkin juga dia mempertimbangkan sampai akhirnya mau mengutarakan perasaannya sama aku.

    Masa depan itu milik kita, bukan orang lain. Dengan saling nerima apa adanya, memperbaiki kesalahan dan luka-luka di masa lalu, saling mendukung satu sama lain, pasti akan menciptakan masa depan yang lebih baik.


    Nama: Dwi Sartikasari
    Domisili: Bandung
    Twitter: @dwi_sartikasari

    Link share: https://twitter.com/dwi_sartikasari/status/485273588480479232

    BalasHapus
  46. Kalau pacar punya masa lalu yang buruk? Kayaknya hampir semua orang punya kesalahan masa lalu, tidak ada yang bebas dari kesalahan. Lihat dulu masa lalu yang buruk seperti apa, selama ini masih bisa dimaafkan sesuai prinsip kita atau tidak, criminal atau tidak. Selama mau memperbaiki diri, maka saya terima.

    Nama: Dwi Aryanti
    Kota Domisili: Depok
    Twitter: @DwiAryanti
    Link Share: https://twitter.com/DwiAryanti/status/485296942834925569

    BalasHapus
  47. “Kalau ternyata pacarmu punya masa lalu yang buruk, apa yang akan kamu lakukan? Tetap bersamanya atau meninggalkannya? Jangan lupa sebutkan alasannya ya?”

    Tetap bersamanya!
    Pacaran itu nggak hanya sekadar suka antar lawan jenis. Namun, kita mesti tahu kalau pacaran itu adalah bentuk konsisten. Jangan hanya mau manisnya saja, pahitnya pun kita mesti telan. Jangan kita menyayangi seseorang hanya karena fisik. Jika kita sayang dan cinta dengan seseorang, kita mesti menerima segala kekuarangannya. Termasuk masa lalunya. Seburuk-buruknya masa lalu dia, ia pasti punya alasan mengapa sampai melakukan hal itu.
    Setiap manusia pasti punya masa lalu, termasuk aku. Dan gunanya aku sebagai kekasihnya adalah membantunya untuk menghilangkan kenangan buruk itu dengan cara menutupinya dengan kenangan yang bagus.
    Aku tahu orang yang punya kenangan buruk pasti hidupnya akan tertekan. Namun, aku tak ingin orang itu akan tambah tertekan bersamaku. Aku ingin membuat ia nyaman disisiku. Masa lalu itu tak akan berguna lagi dan kita tak perlu menengok ke belakang. Jalani hidup ini dengan pandangan yang lurus. Karena yang kita butuhkan saat ini adalah masa depan.
    Boleh saja kita punya kesalahan di masa lalu, tapi di masa selanjutnya kita jangan mengulanginya lagi.
    Intinya jika kamu benar-benar mencintainya, bersedialah hadir di setiap pasangan kita membutuhkan. Entah itu sedih atau bahagia.

    Nama: Nurdiani Soffa
    Domisili: Bekasi
    Twitter: @feicloudsm
    Link share: https://twitter.com/feicloudsm/status/485325161348870145

    BalasHapus
  48. Ketinggalan mak ren

    Nama : Lianny Hendrawati
    kota domisili : Jember
    Twitter : @lianny
    Url share : https://twitter.com/lianny/status/484614144176304128

    BalasHapus
  49. Bagi saya, masa lalu adalah perjalanan dan pembelajaran. Hidup adalah proses belajar yang tidak akan ada habisnya. Kita tidak bisa memilih masa lalu, tetapi masa depan menjadi pilihan kita untuk menjadi lebih baik atau bahkan lebih buruk.

    Kalau ternyata pacar saya punya masa lalu yang buruk, apa yang akan saya lakukan? Tetap bersamanya atau meninggalkannya?

    Saya menjawab TEGAS akan TETAP BERSAMANYA, tetapi dengan beberapa ketentuan :

    1. Saya mencintainya dan dia pun mencintai saya, sebab cinta adalah kekuatan terbesar untuk berubah.
    2. Masa lalu tersebut tidak berhubungan dengan narkoba atau tindakan kriminal, sebab saya tidak akan bersedia menjadi pasangan hidup mantan pengguna narkoba atau mantan narapidana. Cinta bukan hanya antara saya dengan dia, namun juga antara dia dengan keluarga saya, serta dia dengan anak-cucu kami nantinya. Saya tidak ingin keturunan kami dibesarkan oleh pemimpin yang punya latar belakang kriminal dan narkoba sebab dua hal tersebut sangat susah disembuhkan.
    3. Dia berniat membuka lembaran baru yang lebih baik bersama saya. Dan niatan itu harus kuat. Menjadi tugas saya untuk menguatkan.

    Nama : Puput PT
    Domisili : Gresik
    Twitter : @garbariniku
    Link share : https://twitter.com/garbariniku/status/485355093256970240

    BalasHapus
  50. Saya akan tetap menerimanya bagaimanapun keadaannya. Cinta tak memandang apa-apa kan? Nah begitu juga saya dengan dia. Setiap orang pasti memiliki masa lalu, entah itu baik maupun buruk. Dan setiap orang pasti pernah berbuat kesalahan kan? Namun jika kebiasaan di masa lalunya yang buruk itu masih terbawa sampai sekarang, saya akan berusaha mengubah sedikit demi sedikit kelakuannya yang buruk itu. Berusha menerima dia apa adanya :)

    Nama: Anas Tasya Sekartaji
    Domisili: Batang, Jawa Tengah
    Twitter: @tsekaartajii
    Link share: https://mobile.twitter.com/tsekaartajii/status/485359121156161536

    BalasHapus
  51. Saat kita memilih untuk mencintai seseorang, kita tidak bisa hanya mencintai fisik dan raganya saja. Tetapi, kta juga harus bisa mencintai seluruh bagian dari hidupnya termasuk masa lalu buruknya.
    Seburuk apapun masa lalu pasangan saya, jika dia benar-benar mencintai saya saya akan tetap bersamananya. Karena jika dia benar-benar mencintai saya, dia pasti akan mengusahakan diri semaksimal mungkin untuk keluar dari masa lalunya. Dan saya pun tidak bisa menyalahkan masa lalu buruknya. Karena, masa lalu itu sudah berlalu dan tidak mungkin bisa diperbaiki lagi. Biarkan masa lalu buruknya itu menjadi catatan baginya untuk menata masa depannya yang lebih baik.
    Dan sebagai pasangannya saya juga akan sangat bersedia untuk membantunya bangkit dari masa lalu. Dan saya yakin jika saya memilih untuk meninggalkannya, justru keadaannya tidak akan menjadi lebih baik. Seseorang dengan masa lalu yang buruk itu sebenarnya tidak ingin terus tenggelam, dia membutuhkan uluran tangan. Jangan berpikiran "Tinggalkan saja dia, biar dia sadar!" Sungguh itu adalah mindset yg salah. Orang dengan masa lalu yg buruk justru akan semakin enggan untuk bangkit jika dia mengetahui dirinya tidak diterima lagi oleh org-org di sekitarnya. Maka dari itu saya lebih memilih untuk tetap bersamanya. Membantunya memperbaiki diri. Dan hal yg sangat menyenangkan saat berhasil melihatnya kembali tersenyum.

    Nama; Intan Puspitasari
    Domisili: Bekasi
    Twitter: @yogianputri
    Link share: https://twitter.com/yogianputri/status/485353101629460480

    BalasHapus
  52. So what? Life goes on. We didnt live in the past, he have to forget the bad side and reflect on the lesson that he got from that past, and not doing the same thing twice. As a couple, together we have to leave the past and start moving fast to the future. Our future, our brand new days. Just Ours, NO PAST.

    Nama: Amelia Aura
    Domisili: Jakarta
    Twitter: @meliarawr
    Link share: https://twitter.com/meliarawr/status/485418044609413120

    BalasHapus
  53. Tergantung...sebesar apa cinta saya padanya. Apakah akan lanjut ke jenjang yang lebih serius? Jika jawabannya iya, saya akan tetap bersamanya, bukankah itu yang dinamakan cinta? Baik buruk, suka duka jika dijalani sendiri terasa menyakitkan, bukankah jika bersama akan lebih baik?
    Aku akan membantunya (sebisa mungkin) untuk melupakan masa lalunya. Dengan cara apapun. Memang tak mudah untuk melupakan, berdasarkan pengalaman saya untuk melupakan masa lalu yang buruk yaitu membuat sebanyak mungkin kenangan indah sehingga tercipta dengan sendirinya masa depan indah dan menyingkirkan masa lalu yang buruk. *astaga ribet banget bahasanya :D* So, I'm still waiting him. Dan kami akan memulai dari nol kisah kami tanpa masa lalunya. Say good bye for past, say hi for future. Happily forever.

    Btw, nice review kak! Ah, penasaran siapa yang bakal dipilih Luisa. Pasti raka, iyakah? Iyakah? *ditinju* *rapal jampi keberuntungan*

    Nama: Sasa Isnara
    Domisili: Jakarta
    Twitter: @supernovaD_
    Link share: https://twitter.com/supernovaD_/status/485455502956953600

    BalasHapus
  54. Kalau saya sih, mau ataupun tidak mau, kita harus memaafkan pasangan kita di masa lalu. Asalkan dia mau berubah untuk tidak melakukannya lagi. Dan kita buka lembaran baru yang lebih indah. Kita harus melangkah bersama-sama untuk mencapai masa depan, bukan menoleh ke belakang untuk mengingat-ingat masa lalu.

    Nama Lengkap : Khalifatul Maghfirah
    Kota Domisili : Sumenep (Madura, Jawa Timur)
    Username Twitter : @Khaaliifaah
    Link Share : http://tinyurl.com/qewo468 atau https://mobile.twitter.com/Khaaliifaah/status/484700230999220225?p=v

    BalasHapus
  55. Saya ketinggalan info, Mak Reni. Gak periksa timeline di yahoo dulu. Uhuk.... Menunggu blog tour selanjutnya di maan, ya. Salam kenal

    BalasHapus
  56. "Ternyata bukan tentang waktu. Bukan juga tentang masa lalu. Ini tentang menemukan orang yang paling tepat untuk hidupmu." Bahwa ternyata untuk bisa menemukan orang yang paling tepat, tak harus melalui waktu yang lama atau tiba-tiba saja. Bahkan ternyata, saat kita sudah merasa menemukan orang yang paling tepat, kita bisa saja tak mempedulikan masa lalu mereka. "ini pendapatku mba reni" hehe.. ngikut aja

    BalasHapus

Maaf ya, komentarnya dimoderasi dulu. Semoga tak menyurutkan niat untuk berkomentar disini. Terima kasih (^_^)