Mungkin bagi sebagian orang, menulis itu gampang. Tapi menurutku, menulis itu gak gampang. Meski aku sudah sekian tahun lamanya punya blog, tapi aku masih menganggap menulis itu gak gampang. Padahal, tulisan di blogku ini saja gak jelas kan ya? Mungkin yang sering mampir ke blog ini akan bertanya "blog isinya curhatan semua aja kok ngakunya menulis itu gak gampang?"
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Senin, 09 Mei 2016
Senin, 22 Desember 2014
Buku Hati Ibu Seluas Samudra #KadoIstimewa Hari Ibu
Kemarin malam aku menyaksikan tayangan salah satu televisi yang mewawancarai Ibu Boedi Harti (86 tahun). Beliau diwawancarai seputar perseteruannya dengan anak kandungnya terkait gugatan sang anak terhadap rumah yang ditinggal Ibu Boedi Harti dan suaminya Achmad Tjakoen Tjokrohadi (92 tahun).
Pewawancara menanyakan apakah Ibu Boedi Harti menyimpan rasa dendam atau sakit hati atas perlakuan anaknya tersebut, namun jawaban beliau sungguh membuatku terharu. Ibu Boedi Harti mengaku dia tak sakit hati, tak marah, tak dendam ataupun benci terhadap anaknya itu. Bahkan beliau mengaku masih merasa sayang dan selalu merindukannya dan mengharap anaknya datang menjenguk. Meski selama 15 tahun berkonflik memperebutkan rumah dengan anaknya, namun tak sedikitpun ada rasa benci di hati beliau. Sungguh, hati Ibu Boedi Harti seluas samudra.
Pewawancara menanyakan apakah Ibu Boedi Harti menyimpan rasa dendam atau sakit hati atas perlakuan anaknya tersebut, namun jawaban beliau sungguh membuatku terharu. Ibu Boedi Harti mengaku dia tak sakit hati, tak marah, tak dendam ataupun benci terhadap anaknya itu. Bahkan beliau mengaku masih merasa sayang dan selalu merindukannya dan mengharap anaknya datang menjenguk. Meski selama 15 tahun berkonflik memperebutkan rumah dengan anaknya, namun tak sedikitpun ada rasa benci di hati beliau. Sungguh, hati Ibu Boedi Harti seluas samudra.
Rabu, 09 Juli 2014
Review : Athirah, tentang sosok wanita istimewa
Judul Buku : Ahthirah
Penulis : Alberthiene Endah
Penerbit : Noura Books
Terbit : Desember 2013
Cetakan : Pertama
Tebal : 404 halaman
ISBN : 978-602-7816-67-1
“Berjuanglah untuk perempuan yang sungguh-sungguh kau cintai, Dan, bila kau dapat, jagalah dia sepanjang hayatmu”
Kamis, 03 Juli 2014
[Finally You] Blog Tour + Giveaway

Judul : Finally You
Penulis : Dian Mariani
Penerbit : Stiletto Book
Cetakan : I (Juni 2014)
Halaman : 280 halaman
ISBN : 978-602-7572-28-7
Minggu, 15 Juni 2014
(Bukan) Salah Waktu : Beratnya Memikul Beban Masa Lalu
Judul : (Bukan) Salah Waktu
Penulis : Nastiti Denny
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun Terbit : 2013 (Desember)
Tebal : viii + 248 halaman
ISBN : 978-602-7888-94-4
Saat Sekar memutuskan untuk mundur dari pekerjaannya dia dihadapkan pada kenyataan bahwa dia tak cakap menjadi ibu rumah tangga dan justru tergantung pembantu rumah tangganya. Masalah lain muncul saat rahasia tentang perceraian orang tuanya yang disembunyikan Sekar dari suaminya selama 2 tahun pernikahan mereka terbongkar secara tak sengaja. Hal itu tentu saja membuat Prabu (suaminya) kecewa dan sakit hati.
Selasa, 10 Desember 2013
Workshop Perubahan Mindset
Senin, tanggal 9 Desember 2013 aku kembali berangkat ke Surabaya. Kali ini dalam rangka mewakili pak Boss untuk menghadiri Workshop Perubahan Mindset Aparatur. Tema yang diangkat kali ini adalah "Leadership 3.0 : Menjadi Pemimpin di Era Horizontal" dengan pembicara bapak Hermawan Kertajaya, founder dan CEO MarkPlus Institut.
Aku sampai ke lokasi acara sedikit terlambat, karena aku terjebak macet mulai dari Krian hingga Surabaya. Untung saja aku tak ketinggalan materi yang disampaikan oleh Pak Hermawan Kertajaya. Beliau mampu menyampaikan materi dengan sangat menyenangkan. Selama hampir 3 jam, aku banyak belajar dari beliau dan membuatku makin kagum kepada beliau.
Aku sampai ke lokasi acara sedikit terlambat, karena aku terjebak macet mulai dari Krian hingga Surabaya. Untung saja aku tak ketinggalan materi yang disampaikan oleh Pak Hermawan Kertajaya. Beliau mampu menyampaikan materi dengan sangat menyenangkan. Selama hampir 3 jam, aku banyak belajar dari beliau dan membuatku makin kagum kepada beliau.
Sabtu, 07 Desember 2013
Tertarik untuk hibah buku?
Tulisan ini aku buat setelah aku membaca tanggapan dari beberapa sahabat blogger di postinganku yang ini dan ini. Kedua tulisanku di atas menyinggung tentang niatanku untuk menghibahkan buku-buku yang aku miliki. Rupanya, beberapa sahabat blogger menyatakan ketertarikannya untuk ikut menghibahkan buku yang mereka miliki.
Terus terang, aku terharu sekali karena tulisanku itu telah berhasil mengajak sahabat blogger lainnya untuk ikut menghibahkan buku. Sebenarnya, sudah ada "wadah" bagi blogger yang ingin menghibahkan buku lo. Namanya adalah Blogger Hibah Sejuta Buku (BHSB). Bagi yang ingin tahu lebih banyak bisa langsung berkunjung ke http://hibahbuku.net atau bisa juga gabung di grup Blogger Hibah Sejuta Buku.
Terus terang, aku terharu sekali karena tulisanku itu telah berhasil mengajak sahabat blogger lainnya untuk ikut menghibahkan buku. Sebenarnya, sudah ada "wadah" bagi blogger yang ingin menghibahkan buku lo. Namanya adalah Blogger Hibah Sejuta Buku (BHSB). Bagi yang ingin tahu lebih banyak bisa langsung berkunjung ke http://hibahbuku.net atau bisa juga gabung di grup Blogger Hibah Sejuta Buku.
Minggu, 29 September 2013
Aku dan Resensi Buku
Ada yang bertanya kenapa aku sekarang lebih sering menulis resensi buku daripada curhat kejadian sehari-hari. Jujur saja, kalau sekarang lebih rajin menulis resensi itu karena emang ada maunya. Apa lagi kalau bukan dalam rangka ikutan lomba resensi hehehe. Kalau dulu aku lebih suka baca buku lama, yang kubeli dengan harga diskon lewat pameran buku. Karena yang kubaca buku lama, jadinya aku mau buat resensinya suka malu. Telat banget gitu lho.... hehehe.
Kalau sekarang, buku yang kubuatkan resensinya kebanyakan buku baru. Soalnya, lomba resensi buku seringkali diadakan dalam rangkaian launching buku baru tersebut. Sekalian promosi, mungkin. Terkadang aku harus rela membeli buku-buku itu secara pre order di beberapa toko buku online, atau langsung ke penulisnya. Tentu saja dengan cara seperti ini aku tak bisa lagi menikmati sensasi mendapatkan buku bagus dengan diskon besar dari sebuah pameran buku. Namun, membaca buku yang benar-benar baru sensasinya beda sih.
Kalau sekarang, buku yang kubuatkan resensinya kebanyakan buku baru. Soalnya, lomba resensi buku seringkali diadakan dalam rangkaian launching buku baru tersebut. Sekalian promosi, mungkin. Terkadang aku harus rela membeli buku-buku itu secara pre order di beberapa toko buku online, atau langsung ke penulisnya. Tentu saja dengan cara seperti ini aku tak bisa lagi menikmati sensasi mendapatkan buku bagus dengan diskon besar dari sebuah pameran buku. Namun, membaca buku yang benar-benar baru sensasinya beda sih.
Kamis, 19 September 2013
Ujian dalam rumah tangga
Setiap orang berumah tangga tentunya berharap rumah tangganya bisa berjalan dengan tenang dan damai. Tapi, tak bisa ditolak bahwa setiap rumah tangga pasti akan mendapatkan ujian. Ujian dalam rumah tangga itu beragam bentuknya, ada yang berupa perselingkuhan, masalah ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, penyakit dll. Tak semua pasangan sanggup melewati satu (atau bahkan beberapa) ujian tersebut. Namun, tak sedikit pasangan yang gagal melewatinya.
Aku banyak belajar tentang ujian dalam rumah tangga itu lewat beberapa buku yang pernah aku baca. Yang terakhir adalah dari novel Rainbow yang mengangkat kisah tentang rumah tangga yang muncul karena musibah kecelakaan. Akibat kecelakaan itu, suami harus merelakan satu kakinya diamputasi. Sebuah masalah yang sangat berat dan sangat mudah menimbulkan konflik dalam rumah tangga.
Aku banyak belajar tentang ujian dalam rumah tangga itu lewat beberapa buku yang pernah aku baca. Yang terakhir adalah dari novel Rainbow yang mengangkat kisah tentang rumah tangga yang muncul karena musibah kecelakaan. Akibat kecelakaan itu, suami harus merelakan satu kakinya diamputasi. Sebuah masalah yang sangat berat dan sangat mudah menimbulkan konflik dalam rumah tangga.
Jumat, 01 Maret 2013
Keberuntunganku
Alhamdulillah ya Allah, kini keberuntungan sedang berpihak kepadaku. Seperti yang aku ceritakan pada postingan sebelumnnya bahwa bulan Pebruari ini aku sibuk dikejar Giveaway. Aku yang nyaris selama 1,5 tahun absen ngeblog, tiba-tiba termotivasi untuk menulis lagi karena begitu banyak giveaway yang menggodaku.
Dan, satu per satu keberuntungan berpihak kepadaku. Setelah twitku terpilih sebagai twit favorit oleh Khrisna Pabichara dalam acara #valentinebuku, kemarin siang hadiah yang dijanjikan itu datang juga. Ternyata aku mendapatkan 2 buah buku karya Khrisna Pabichara yaitu Gadis Pakarena dan Surat Dahlan. Dan... keduanya lengkap dengan tanda tangan sang penulis lo. Sesuatu banget kan?
Dan, satu per satu keberuntungan berpihak kepadaku. Setelah twitku terpilih sebagai twit favorit oleh Khrisna Pabichara dalam acara #valentinebuku, kemarin siang hadiah yang dijanjikan itu datang juga. Ternyata aku mendapatkan 2 buah buku karya Khrisna Pabichara yaitu Gadis Pakarena dan Surat Dahlan. Dan... keduanya lengkap dengan tanda tangan sang penulis lo. Sesuatu banget kan?
Jumat, 15 Februari 2013
Antara Ayahku, Aku, Shasa dan Buku
Hobby ayahku adalah membaca. Sampai kini beliau masih senang membaca. Bahkan dapat dikatakan bahwa sebagian besar waktu Ayahku di masa pensiunnya ini dihabiskan untuk membaca. Memang sejak kecil beliau sangat senang membaca. Sudah sejak kecil beliau mengoleksi banyak sekali buku. Semua buku itu dirawat dengan sangat telaten dan hati-hati. Beliau benar-benar sangat ketat menjaga dan merawat buku-bukunya.
Seperti yang aku ceritakan di sini aturan yang diterapkan Ayahku bagi siapa saja yang memegang bukunya sebagai berikut :
Seperti yang aku ceritakan di sini aturan yang diterapkan Ayahku bagi siapa saja yang memegang bukunya sebagai berikut :
Selasa, 25 Desember 2012
Sebuah endorsement
Biasanya di bagian belakang kaver buku tertulis komentar atau testimoni tentang kualitas buku tersebut ataupun bagi penulisnya. Komentar atau testimoni itulah yang disebut dengan endorsement. Pada umumnya, endorsement itu bukan berasal dari ‘orang sembarangan’ misalnya : pakar di bidang yang sesuai dengan tema buku tersebut, public figure, kutipan media massa, pejabat, atau penulis.
Itu sebabnya aku kaget sekaligus tak percaya saat mbak Alaika memintaku untuk menuliskan sebuah endorsement untuk novel perdananya. Padahal aku bukan siapa-siapa. Bukan seorang pakar, bukan seorang public figure dan sebangsanya. Saat itu perasaan senang, kaget, tak percaya dan takut campur aduk dalam hatiku. Namun, aku tetap dengan bangga menyetujui permintaan itu
Itu sebabnya aku kaget sekaligus tak percaya saat mbak Alaika memintaku untuk menuliskan sebuah endorsement untuk novel perdananya. Padahal aku bukan siapa-siapa. Bukan seorang pakar, bukan seorang public figure dan sebangsanya. Saat itu perasaan senang, kaget, tak percaya dan takut campur aduk dalam hatiku. Namun, aku tetap dengan bangga menyetujui permintaan itu
Rabu, 27 Juni 2012
Rasa yang sempat hilang
Tahukah kau kawan..., akhir-akhir ini aku sedang 'bergairah' sekali. Penyebabnya adalah aku telah menemukan kembali rasa yang sempat hilang beberapa saat lamanya.
Hayo ngaku... pasti ingin tahu kan rasa apa yang sempat hilang itu? Emmm.. kasih tahu gak ya..? hahaha... Oke deh, karena aku sedang gembira, maka dengan senang hati aku akan kasih tahu.
Minggu, 01 April 2012
Seminar Mimpi Sejuta Dolar
Bisa dikatakan "perkenalanku" dengan Mimpi Sejuta Dolar berawal dari keberuntunganku menjadi salah satu pemenang dalam giveaway-nya mbak Niqeue. Dari sekian banyak hadiah yang dibagikan, aku justru mendapatkan buku yang luar biasa : Mimpi Sejuta Dolar. Buku itu dikirimkan Kang Yayat (selaku 'sponsor' giveaway itu) kepadaku langsung dari Surabaya.
Buku Mimpi Sejuta Dolar yang berkisah tentang kisah hidup Merry Riana itu mampu aku selesaikan dalam 1 hari. Aku tak mau berhenti membacanya, karena aku tersedot energi positif dari buku itu. Terimakasih banyak untuk Mbak Nique dan Kang Yayat, karena buku itu benar-benar memotivasi aku.
Buku Mimpi Sejuta Dolar yang berkisah tentang kisah hidup Merry Riana itu mampu aku selesaikan dalam 1 hari. Aku tak mau berhenti membacanya, karena aku tersedot energi positif dari buku itu. Terimakasih banyak untuk Mbak Nique dan Kang Yayat, karena buku itu benar-benar memotivasi aku.
Rabu, 15 Juni 2011
Talent Management
Siang hari ini saat aku membuka email, aku menemukan pesan masuk yang berasal dari facebook. Aku memang jarang sekali membuka facebook dan selama ini aku memantau pesan-pesan untukku di facebook melalui email.
Dan pesan yang masuk untukku siang ini membuatku kaget sekaligus penasaran. Pesan itu berasal dari sahabatku sewaktu aku kuliah dulu. Sudah lama aku tak kontak dengannya dan bunyi pesannya membuatku penasaran dengan apa maksud di balik pesan itu.
Dan pesan yang masuk untukku siang ini membuatku kaget sekaligus penasaran. Pesan itu berasal dari sahabatku sewaktu aku kuliah dulu. Sudah lama aku tak kontak dengannya dan bunyi pesannya membuatku penasaran dengan apa maksud di balik pesan itu.
Rabu, 23 Februari 2011
Dilanda rindu
Aku sedang dilanda rindu. Rindu yang tiba-tiba hadir di hati, mendesak-desak dalam dada. Rindu yang sungguh luar biasa dan... rindu yang tak biasa. Rindu yang mungkin sulit bagiku untuk bisa menuntaskannya.
Kerinduanku kali ini bukan pada seseorang. Namun pada sebuah obyek dan suasana. Entah mengapa, aku tiba-tiba sangat merindukan... perpustakaan! Sudah lama sekali aku tak masuk perpustakaan, tepatnya setelah aku tidak lagi tercatat sebagai mahasiswi. Dan... itu terjadi sudah lewat bertahun-tahun yang lalu (jadi merasa tua deh... hehehe).
Kerinduanku kali ini bukan pada seseorang. Namun pada sebuah obyek dan suasana. Entah mengapa, aku tiba-tiba sangat merindukan... perpustakaan! Sudah lama sekali aku tak masuk perpustakaan, tepatnya setelah aku tidak lagi tercatat sebagai mahasiswi. Dan... itu terjadi sudah lewat bertahun-tahun yang lalu (jadi merasa tua deh... hehehe).
Minggu, 20 Februari 2011
Berebut buku
Salah satu hobbyku adalah membaca. Dulu sebisa mungkin aku berusaha untuk menyisihkan uang untuk bisa membeli buku. Apalagi dulu aku benar-benar tak bisa lepas dari buku. Namun... sekarang situasinya sedikit berbeda. Semenjak mengenal internet dan blog, hobby membacaku tersalurkan lewat membaca postingan di berbagai blog.
Semenjak itu, waktuku untuk membaca buku mulai berkurang. Aku pun juga mulai jarang membeli buku untukku sendiri. Namun, aku tetap berusaha menyisihkan uang untuk bisa membelikan buku untuk Shasa. Shasa memang sangat suka membaca. Hobby membacanya semakin meningkat setelah dia punya blog (Place to Study) yang isinya review buku-buku yang pernah dibacanya.
Semenjak itu, waktuku untuk membaca buku mulai berkurang. Aku pun juga mulai jarang membeli buku untukku sendiri. Namun, aku tetap berusaha menyisihkan uang untuk bisa membelikan buku untuk Shasa. Shasa memang sangat suka membaca. Hobby membacanya semakin meningkat setelah dia punya blog (Place to Study) yang isinya review buku-buku yang pernah dibacanya.
Kamis, 10 Februari 2011
Catatan Emha Ainun Nadjib (4)
Akhirnya aku sampai juga pada Catatan keempat dari Emha Ainun Nadjib. Sebenarnya sih masih banyak catatan-catatan lain dari Emha yang tak kalah bagusmya, tapi karena menurutku sedikit lebih sulit untuk dimengerti dan dipahami maka aku hanya memilih untuk menyalin tentang Pembunuh dan Penyembelih, Syair Penjual Kacang, Hal Pendekar dan Syair Tukang Bakso ini saja.
SYAIR TUKANG BAKSO
Sebuah pengajian yang amat khusyuk di sebuah masjid kaum terpelajar, malam itu, mendadak terganggu oleh suara dari seorang tukang bakso yang membunyikan piring dengan sendoknya.
Rabu, 09 Februari 2011
Catatan Emha Ainun Nadjib (3)
Satu lagi Catatan Emha Ainun Nadjib dari rencana 4 buah Catatan Emha yang ingin aku publish disini. Catatan pertama dan kedua dapat dilihat di sini dan di sini. Dan, seperti catatan-catatan sebelumnya, catatan ini aku salin dari bukunya Emha Ainun Nadjib yang berjudul : Seribu Masjid Satu Jumlahnya : Tahajjud Cinta Seorang Hamba.
HAL PENDEKAR
Tatkala kututurkan kepadanya ada tujuh tingkat kependekaran, tamuku itu cepat-cepat menyahut "Pastilah tak sebuah tingkat pun yang aku tergolong di dalamnya."
Senin, 07 Februari 2011
Catatan Emha Ainun Nadjib (2)
Seperti yang aku tulis kemarin, kali ini aku ingin membuat catatan kedua dari karya Emha Ainun Nadjib. Catatan ini masih aku ambil dari dalam bukunya yang berjudul Seribu Masjid Satu Jumlahnya : Tahajjud Cinta Seorang Hamba. Mari kita simak bersama....
SYAIR PENJUAL KACANG
Al-Habib, seorang yang dikasihi oleh banyak orang dan senantiasa didambakan kemuliaan hatinya, malam itu mengimami shalat Isya suatu jamaah yang terdiri dari para pejabat negara dan pemuka masyarakat.
Langganan:
Postingan (Atom)
