Jumat, 14 Maret 2014

Belum rejeki untuk kopdar

Perhelatan akbar Srikandi Blogger 2014 memang telah usai, namun masih menyisakan kenangan bagiku. Sebenarnya... aku ingin sekali untuk bisa ikut hadir dan meramaikan penganugerahan Srikandi Blogger 2014 itu. Pengen banget ikut hore-hore dan kopdar dengan emak-emak ceria yang selama ini selalu asyik dan heboh ngobrol via whatsapp. Komunikasi kami yang intens via whatsapp membuat kami serasa sudah seperti saudara, dan keinginan untuk bertemu mereka seolah rasa rindu untuk berjumpa dengan saudara yang lama tak bersua.

Namun dari awal aku tahu kalau aku tak bakal diijinkan berangkat sendiri ke Jakarta. Untunglah, Silviana Apple juga butuh teman berangkat ke Jakarta. Jadilah kami janjian untuk berangkat berdua, dan agar bisa duduk bareng rencananya Silviana yang beliin aku tiket kereta api dari Malang. Setelah fix dengan Silviana, barulah aku minta ijin ke suami (hehehe, kebalik ya? Harusnya dapat ijin dulu baru ngurus tiket dll). Benar seperti yang aku duga, suami langsung nanya aku berangkat dengan siapa dari mana dll. Setelah kujelaskan bahwa aku ada teman yang berangkat dari Malang dan sudah direncanakan untuk duduk bareng, suamiku memberi ijin juga.

Sebenarnya, aku dan Silviana sama-sama belum pernah pergi ke Jakarta seorang diri. Hanya karena keinginan kami yang sangat kuat untuk bisa ke Jakarta membuat kami nekad mengambil keputusan berangkat berdua. Untung saja, Mak Ida Nur Laila sudah menawarkan rumah di Kalibata untuk menampung kami dan beberapa emak yang datang dari luar kota. Satu masalah lagi telah terpecahkan, jadi kami makin mantap untuk tetap berangkat ke Jakarta.

Namun... manusia merencanakan namun Allah yang menentukan segalanya. Sejak semula sudah direncanakan kalau Silviana akan membeli tiket untuk kami berdua pada tanggal 24 Pebruari 2014 dan aku sudah kirim scan KTPku ke Silviana. Sesaat sebelum membeli tiket, Silviana memberiku kabar bahwa ternyata kakaknya (di tempat kost) akan wisuda tanggal 8-9 Maret 2014 dan dia gak enak hati untuk tidak hadir di acara special itu. Aku sendiri juga diberi tahu Ibu bahwa beliau akan menerima arisan di rumah tanggal 9 Maret 2014 dan memintaku membantunya. Belakangan aku dapat informasi dari Surabaya, bahwa akan ada Rakornis tanggal 11 Maret 2014. Dilema....

Akhirnya dengan berat hati aku dan Silviana membatalkan kepergian kami ke Jakarta. Kalau aku harus berangkat Rakornis ke Surabaya tanggal 11 Maret 2014, padahal aku baru sampai ke Madiun (dari Jakarta) tanggal 10 Maret 2014 pasti aku akan ngedrop karena kelelahan. Aku sendiri gak enak hati menolak permintaan ibu untuk membantunya menerima arisan di rumah beliau. Selain itu, suami juga jelas-jelas tak memberi ijin aku berangkat ke Jakarta sendirian. Ya sudah... dengan berat hati aku memberi kabar ke Mak Myra Anastasia dan juga Mak Ida Nur Laila tentang batalnya kepergianku dan Silviana ke Jakarta.

Aku kecewa? Sangat! Makanya, waktu aku Mak Indah Juli mencolekku di acara BukuKopi yang diadakan di Yogyakarta tanggal 9 Maret 2014 aku jadi bersemangat lagi. Dalam benakku, gak bisa kopdar dengan emak-emak di Jakarta aku bisa kopdaran dengan emak-emak di Yogyakarta. Aku pelan-pelan minta ijin suami untuk diijinkan berangkat sendiri ke Yogyakarta. Suamiku hanya mengatakan jika Ibu mengijinkan aku pergi (dan berarti tak bisa membantu beliau untuk arisannya) maka aku boleh pergi. Masalahnyaaa... aku takut minta ijin kepada Ibu... hehehe.

Akhirnya, Jumat pagi aku memberanikan diri untuk minta ijin pada Ibu. Ibu hanya menjawab bahwa jika suamiku mengijinkan maka aku boleh pergi. Hadehhh... kok bolak balik gini sih? Akhirnya, suamiku pun memberikan ijin (walau sepertinya belum setulus hati gitu sih). Eh, Jumat siang waktu hendak pulang kantor, Pak Boss memanggilku dan mengatakan bahwa bidangku diminta untuk membantu kelancaran kegiatan KPU yang mengadakan kegiatan jalan santai sekaligus sosialisasi pemilu yang dilaksanakan Minggu pagi. Selanjutnya, Minggu malam kami diminta untuk ikut membantu kelancaran kegiatan Pak Dahlan Iskan. Wadoooohhh... bagaimana ini?

Jumat sore aku koordinasikan dengan teman-temanku satu tim, bagaimana jika aku tak bisa hadir pada hari Minggu itu (eh, egois banget ya?). Mereka sih mengatakan it's oke... karena mereka yakin bisa handle kegiatan-kegiatan itu tanpa masalah. Meski mereka mengatakan baik-baik saja, namun aku tetap aja ragu-ragu dan kuatir. Itu sebabnya sampai hari beranjak malam aku belum juga packing dan beli tiket untuk ke Yogyakarta.

Setelah galau terus menerus, akhirnya Sabtu pagi aku memutuskan untuk nekad berangkat ke Yogyakarta. Aku pun mulai mempersiapkan segala kebutuhan yang akan kubawa. Aku bergegas ke tempat travel untuk pesan travel. Sebenarnya sehari sebelumnya aku sudah cari-cari informasi travel, ternyata travel yang ke Yogyakarta itu terbatas sekali. Ada 2 travel dari Madiun tapi jam berangkatnya ke Yogyakarta hanya satu kali, jam 8 pagi. Sementara itu ada travel dari Ponorogo yang punya 3 jam pemberangkatan : pagi, siang dan sore. Aku memilih membeli tiket travel dari Ponorogo itu untuk berangkat Sabtu sore jam 15.30 WIB. Alhamdulillah, tiket berhasil aku dapatkan. Selanjutnya, aku telepon agen travel yang di Yogyakarta dan memesan travel untuk hari Minggu jam 15.30 WIB. Urusan tiket travel sudah beres.


tiket ke Yogyakarta yang sudah kubayar lunas


segala perlengkapan + oleh-oleh yang siap kubawa ke Yogyakarta

Baru setelah itu aku menghubungi sepupu suami yang tinggal di Yogyakarta. Aku minta ijin padanya untuk bisa bermalam di rumahnya Sabtu sore dan kujelaskan bahwa kemungkinan aku sampai ke Yogyakarta Sabtu malam jam 21.00 WIB. Alhamdulillah, sepupu suamiku dengan senang dan tangan terbuka siap untuk "menampungku" untuk mengingap Sabtu malam itu.

Urusan kendaraan dan tempat menginap clear... tinggal cari oleh-oleh untuk sepupu suamiku. Tak butuh waktu lama, aku sudah mendapatkan oleh-oleh yang akan aku bawa. Dengan perasaan riang aku menyiapkan segala kebutuhanku. Aku merasa bahwa semesta mendukung kepergianku ke Yogyakarta, karena beberapa urusan yang kerjakan pagi itu ternyata lancar jaya.

Namun sekali lagi... manusia merencanakan namun Allah yang menentukan. Siang hari, kurang lebih pukul 12.00 WIB aku dapat telepon dari agen travel bahwa ternyata keberangkatanku ke Yogyakarta dibatalkan. Sekali lagi, dibatalkan! Ternyata, travel yang berangkat dari Ponorogo itu memutuskan tidak berangkat ke Yogyakarta karena penumpangnya cuma 2 orang : 1 orang dari Ponorogo dan 1 orang dari Madiun. Olala.... *nangis di pojokan*

Mengetahui aku tak bisa berangkat ke Yogyakarta, suamiku hanya bisa berkata bahwa memang aku seharusnya tidak pergi karena harus membantu ibu menerima arisan. Selain itu, suamiku berkata bahwa bisa saja saat aku pergi ada 'masalah' yang mungkin timbul dengan acara hari Minggu dimana bidangku dilibatkan untuk membantu itu. Ya sudah... memang belum rejeki untuk aku bisa kopdaran dengan emak-emak blogger lainnya. *berusaha keras untuk ikhlas*

Itulah Mak... cerita panjang dibalik ketidakberangkatanku ke Jakarta dan Yogyakarta pada tanggal 9 Maret 2014.

87 komentar:

  1. Heuheu... masih banyak waktu, yg penting skrg sehaatt.. yakan yakan.. yuk senyuummm :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak Noe... semoga lain kali kita bisa ketemuan yaa... Makasih banyak :)

      Hapus
  2. Owalaah, semesta belum mengizinkan :) Gakpapa Mak, besok kita pasti ketemuuu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Mak Wening... semoga ada kesempatan bagi kita untuk ketemu yaa... Beneran ini loh... :)

      Hapus
  3. Iya mbak, aku sendiri merasakan apapun yang terjadi (khususnya berkaitan dengan pertemuan dan perpisahan) semuanya benar2 Allah yg menentukan. Tak banyak kopdar yg aku bisa ikut di dalamnya, biar bagaimanapun besarnya keinginan hati.
    Gapapa mbak, semoga lain waktu Tuhan berikan kesempatan ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Winny.... walau terus terang saja sedih banget melihat kebahagiaan dan keseruan emak2 yang kopdaran... tapi aku belajar untuk ikhlas dan berpikir itulah yang terbaik untukku saat itu.
      Makasih banyak Mbak.. semoga lain kali kita bisa ketemu ya... :)

      Hapus
  4. *nangis di pojokkan* .. semoga lain waktu kita semua punya kesempatan buat kopdar ya maaaak :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.... aku juga punya harapan yang sama Silvi... #pelukSilvi

      Hapus
  5. Maafkan aku ya Mak Reni bila foto2 yg berseliweran di timeline itu makin membuatmu teriris-iris. Pasti akan ada banyak waktu lagi kita untuk berjumpa mak, aku juga pengin banget nih kopdar denganmu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mak Uniek... gak apa2 kok, aku bisa ikut merasakan kebahagiaan dan keseruan emak2 yang asyik kopdaran itu.... Hanya aku aja merasa sedih gak bisa bergabung disana...
      Aku pun sangat berharap bisa ketemu langsung denganmu Mak Uniek... semoga kesampaian deh.. Aamiin....

      Hapus
  6. puk puk mbk reni....adakalanya tidak sesuai rencana,tapi tak doain moga bisa jalan2 sesuai rencana dan bisa kopdar sama q mbk hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mak Hanna... kalau pulkam ke Ponorogo atau ke Jombang kabar-kabari yaa..... kita harus bisa kopdaran ! :D

      Hapus
  7. jadi inget pas mau ke jakarta akhir tahun lalu juga gitu. ada aja halangannya. ya kalo udah gitu mau gimana lagi, hehe. mungkin demi kebaikan ya, mba Reni

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Ila.. aku mikirnya juga gitu... mungkin ini yang terbaik buatku :)

      Hapus
  8. Tahun depan Mak Reni...Insya Allah rame2 lagi kopdaran di KEB....dengan catatan suami dan keluarga mengijinkan, sikon juga bershabat..:)

    # Jangan ikutin gaya saya, Mak Ika dan Mak Uniek yg tetep nekat ke Jakarta..meski sebenarnya banyak halang rintang yang ada.....lanjoottt...pokoke kudu kopdar dan puasss....hehehe ( emak2 egois )

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak Lies... kapan2 kalo ada acara kumpul2 KEB lagi kita berangkat rame-rame yaaa.... Soalnya kalo aku berangkat sendiri lagi, pasti gak dapat ijin lagi deh ama suami hehehe

      Hapus
  9. Peluk mak Reni ^^
    jgn sedih yaaa mak, Insya Allah pertemuan seperti ini gak cuma sekali..dan kita bisa berkumpul dan berbagi cerita sama2 dan bertatap muka :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. semoga ada kesempatan lain kali bagi kita untuk ketemu ya Mel...
      #peluk Melly.. :D

      Hapus
  10. Huaaa Mak Reni, lika liku mau kopdar hingga pembatalannya karena Allah, lain waktu pasti ada kesempatan dan waktu yang tepat ya Mak... Tetp semangat ya Mak sayaaang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak Astin... bener2 belum rejeki bagiku utk bisa kopdaran dg emak2 KEB lainnya.... Kutunggu waktu utk kopdar denganmu Mak :)

      Hapus
    2. Kopdar dengan saya Mbak, kalau ke JOgya. hehehe

      Hapus
    3. Saya juga gak bisa ke jkt, pengen banget hadir di SBI kemarin tapi 2 minggu sebelumnya saya hbs dr Jkt. JAdi ya eskip deh acara SBnya

      Hapus
    4. Oke Mak Ririe... kalo aku ke Yogya... ntar mak Ririe aku kabarin deh... kita kopdaran rame2 ya? :)

      Hapus
  11. aku juga pengen bisa ke jakarta mak, hiks tapi berhalangan karena kondisi fisik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya semoga lain kali ada kesempatan kopdar yang gak jauh2 dari Blora ya Mak :)

      Hapus
  12. gapapa mak Reni, besok2 kita kopdaran berdua yaaaa... *undangan khusus ke Tangerang!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke Mak Tanti... semoga saja dapat kesempatan kopdar denganmu Mak.
      Asyik dapat undangan khusus nih ke Tangerang hehehe

      Hapus
  13. Lain waktu kita bisa bertemu mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... terimakasih banyak Mak Lidya... semoga bener2 terwujud ya?

      Hapus
  14. Saya juga nunggu acara yg sekitar Bintaro aja dan boleh bawa anak...:). Hehe gayanya saya padahal nulis juga baru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha emak2 tuh kalo mau kopdar rempong yeee... kudu dapat ijin dulu dari suami, kudu bawa anak jika masih kecil, atau nitipin anak jika ada yg dititipin. Hehehe

      Hapus
  15. ikut merasakan nyesek didada mbak....In Syaa Allah, suatu saat di ijinkan Allah , mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... termakasih doanya mbak Sukma dan semoga kita bisa ketemu ya suatu saat nanti :D

      Hapus
  16. Ya ampun...baca ini nyesek banget...udah direncanain dengan matang, ehh, ngak taunya....tapi kembali lagi Allah pasti punya rencana yang lebih indah^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener.. aku memang nyesek banget itu waktu batal kopdaran dg emak2 KEB.. :(
      Padahal tuh udah pengeeeennn banget lo ketemu mereka

      Hapus
  17. aku juga cukup kecewa gak bisa hadir di Jogja, sebab baru tanggal 10 maret baru bs ke jogja :)

    belum saatnya mak.
    semoga suatu saat .
    allah punya rencana lebih indah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum saatnya bagi kita ya Mak...
      Semoga kita bisa ketemuan ya suatu saat nanti :)

      Hapus
  18. Belum rejeki mak. Mungkin baik juga emak tidak datang, siapa tau Allah justru sedang melindungi emak :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak Lusi... aku sudah berupaya utk bisa berangkat, tapi ternyata Allah tak mengijinkannya... jadi hasrat utk kopdar dengan emak2 KEB sementara harus tersimpan :)

      Hapus
  19. Aih maak...belum berjodoh untuk yang namanya kopdar. Aku pun demikian, gemesss ga bisa dateng ke SB krna keburu tepar pulang dari Bandung.
    Semoga suatu saat kita bisa ketemu yaa *peluk*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mak Inna... kita belum berjodoh untuk kopdar nih...
      Kapan ya kita bisa bertemu?

      Hapus
  20. Aku pengen ketemu Mak Reniiiii...
    sehat-sehat selalu, Maaaak.^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mak Niaaa... aku juga pengen ketemu denganmu...
      Semoga Mak Nia juga sehat2 selalu dan ada kesempatan utk kita bertemu ya?

      Hapus
  21. Puk puk Mak Reni. Perjuangannya hebat bgtt. Semoga lain waktu iso ketemu ya, Maaak. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh seneng aku di puk-2 ama Idah...
      Perjuangan tanpa ridho ya sama aja boong ya? :D

      Hapus
  22. pokoeee akuu kecewaa pake beraat..
    penumpangku ilang satuu, gara2 mak reni ga dateng, setoran ojekku kuraang :v

    hiihih..next time pasti ketemu ya Maaak
    *peluk mak reni

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mak Nchieee.... pokok'e ntar kalo kita ketemuan aku mau bonceng ampe puas... uang setorannya aku bayar lunas deh hehehe...

      Ngarep banget ketemu dirimu Mak #peluk

      Hapus
  23. *puk puk* Semoga bisa ketemu di event lain dengan segera ya, mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... semoga ya Mak :)

      Hapus
  24. Wah sayang sekali ya mbak nggak ikut.
    Udah lama nggak bw. juga ke blognya mbak Ren . Bagaimana kabarnya mbak? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kabar baik...
      Iya nih maaf aku sudah lama gak mampir ke blogmu.

      Hapus
  25. Saya bisa merasakan betapa kecewanya Mbak Reni ...
    Dua kali merencanakan perjalanan ... dan ternyata dua-duanya belum diperkenankan ...

    Semoga di kali-kali yang lain Mbak Reni bisa keturutan untuk kopdar dan bersilaturahmi dengan blogger-bloger yang lain ... (termasuk saya tentunya ...)

    Salam saya Mbak Reni

    (15/3 : 1)
    (ya ... komen yang pertama untuk hari ini ...)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... aku juga pengen banget bisa kopdar dg Om Nh18 nih
      Semoga bisa terkabul ya Om
      Wah, kehormatan nih karena pertama kali komen Om Nh18 utk blog aku :D

      Hapus
  26. kita agak senasib, mak, saya juga gagal berangkat ke jakarta pas tgl 9 maret, tapi semoga di kopdar lain waktu nanti kita bisa berjumpa ya, mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ternyata kemarin juga berniat utk ke Jakarta ya pas tgl 9 Maret itu?
      Iya... semoga kita bisa ketemu :)

      Hapus
  27. Selaku titahNya Jeng Reni telah 'mbudidaya' berupaya maksimal, semoga lain kali jumpa rekan2 blogger dengan kondisi yang sangat nyaman ya Jeng, ndaftaar. Salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyikkk Mbak Prih pengen juga kopdar denganku
      Kapan ya kita bisa ketemu mbak...?
      Semoga dalam waktu dekat.
      Aamiin... :)

      Hapus
  28. ikut berduka dan usap2 mba Reni (meski sekarang pasti dah ga sesenggukan tho..)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih utk usap2nya Mbak... hehehe... sekarang sudah gak sesenggukan kok :)

      Hapus
  29. beruntung sekali mbak, gak jadi berangkat dan masih seneng, soalnya ada orang yang gagal keinginannya malah sakit

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, aku ogah ah kalau sampai sakit gara2 gak jadi berangkat :D

      Hapus
  30. iya.. mungkin memang belum rejeki. mungkin Tuhan menyelamatkanmu dari hal buruk kalau kamu nekat pergi ke sana. tapi kasihan juga.. persiapannya sudah sip gitu, hehe.. pasti down banget sampe nulis di blog.

    *salam kenal ya*

    Brillie,
    http://antie.info

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha emang bener, sedih banget saat itu sampai aku buat tulisan ini :D
      makasih ya sudah mampir :)

      Hapus
  31. mungkin bisa di lain kesempatan mbak.. ^_^ semangat ah..!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... terimakasih banyak ya/

      Hapus
  32. Semoga tahun depan niatnya terlaksana Mbak Reni :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan bisa kopdar dg Mbak Evi jugan ya? Aamiin.

      Hapus
  33. Semoga diberi panjang umur dan sehat, biar tahun depan bisa haderrrr hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... terimakasih doanya ya.

      Hapus
  34. moga tahun depan bs ikutan ya mba..aku jg pengen banget bs hadir ..mdh2an thn depan ya bs hadir..btw..aku boleh ikutan grup wanya mbak ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga tahun depan kita bisa ketemu ya mak... pengen banget bisa kopdaran dg emak2 semua nih

      Hapus
  35. Intinya Allah lah yg menentukan,,manusia tinggal berencana saja ya mbak,,,yuk semangat,,,kapan2 semoga bisa kopdaran ama bak reni,,,ntar boleh donk foto narsis,,,smile donk mbak,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayooo... kapan kita kopdar nih. Aku juga pengen ketemu dirimu :)

      Hapus
  36. Hihihi ke SB tahun depan mbaaa XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Unaaa.. tahun depan katanya gak ada SB.
      Kabarnya kan SB mau diadain 2 tahun sekali sekarang :(

      Hapus
  37. memang benar ternyata manusia yang berencana,
    Tuhan yang menentukan.

    BalasHapus
  38. Semoga diberi kesempatan lagi kopdar berikutnya Mak... Sibuk banget... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... terimakasih mak Euis :)

      Hapus
  39. sayang belum rezeki, ya, Mak. Tapi smeoga kapan2 kita juga bisa kopdar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa... pengen banget bisa ketemu mak Myra langsung!
      Semoga suatu saat bisa terwujud. Aamiin

      Hapus
  40. Semoga lain waktu bisa kopdar ya mak Reni.
    Eh bukannya silviana dari Malang ya mak, kok bisa rencana berangkat bareng? Mak Reni di Madiun kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak Lianny... semoga kita bisa kopdar suatu saat nanti.
      Itu emang ceritanya aku ama silviana rencana berangkat bareng. Ntar kan ketemu di Madiun, tapi sengaja dia yang beliin tiket dari Malang biar kami bisa duduk jejer mak.

      Hapus
  41. Semoga lain waktu kita bisa kemuannn mak :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mauuu... ayo mak kalau pulang ke Tulungagung kabar2i... siapa tahu kita bisa ketemuan dimanaaaa gitu... hehehe

      Hapus
  42. duuh kebayang sedihnya.., tapi memang selalu rencana Allah paling menentukan. Semoga suatu saat kita bisa ketemu ya, mak :)

    BalasHapus

Maaf ya, komentarnya dimoderasi dulu. Semoga tak menyurutkan niat untuk berkomentar disini. Terima kasih (^_^)