Bimbel, atau Bimbingan Belajar, kian hari kian banyak bermunculan di berbagai daerah. Makin banyak anak-anak sekolah yang ikut Bimbel. Alasan mereka untuk ikutan Bimbel juga beragam. Alasan terbanyak tentu saja karena mereka menganggap belum memahami pelajaran yang diterima di sekolah. Alasan kedua, Bimbel untuk membantu mereka mengerjakan PR dari sekolah. Alasan ketiga, untuk membantu mengerjakan soal-soal ujian.
Sebagai orang tua, kita harus hati-hati memilih bimbel untuk anak-anak kita. Tak harus kita mendaftarkan anak-anak kita untuk ikut bimbel hanya gara-gara semua teman-temannya ikutan bimbel. Karena, tak semua anak butuh atau tak suka bimbel. Shasa termasuk anak yang tak suka bimbel, alasannya bimbel terlalu rame, karena biasanya peserta bimbel jumlahnya cukup banyak. Shasa lebih nyaman belajar sendiri. Saat dia kesulitan dalam pelajaran matematika, dia tetap menolak ikut bimbel. Solusinya, Shasa minta ikut les matematika secara privat.
Sebagai orang tua, kita harus hati-hati memilih bimbel untuk anak-anak kita. Tak harus kita mendaftarkan anak-anak kita untuk ikut bimbel hanya gara-gara semua teman-temannya ikutan bimbel. Karena, tak semua anak butuh atau tak suka bimbel. Shasa termasuk anak yang tak suka bimbel, alasannya bimbel terlalu rame, karena biasanya peserta bimbel jumlahnya cukup banyak. Shasa lebih nyaman belajar sendiri. Saat dia kesulitan dalam pelajaran matematika, dia tetap menolak ikut bimbel. Solusinya, Shasa minta ikut les matematika secara privat.


