Tanpamu

Sabtu, 02 Oktober 2010


Gambar diculik dari sini

Sekarang semua berbeda bagiku
Tak kutemukan lagi dirimu di hari-hariku
Walaupun itu hanya sekedar bayanganmu
Tak juga sapamu ataupun candamu
Yang telah mewarnai seluruh hidupku

Saat ini....
Yang kutemukan hanyalah rasa hampa
Ada rasa asing yang menguasaiku
Karna hidupku kini tak lagi sama
Dan tak akan pernah sama tanpamu

Dan aku kehilanganmu
Meski ku telah lelah mencari dan terus mencari
Tak juga ku berhasil menemukanmu kembali
Kau benar-benar tak ada lagi untukku
Meskipun ku ingin selalu bersamamu

Dan aku kehilanganmu
Untuk saat ini dan selamanya....


*untuk seseorang yang kehilangan cintanya*
Madiun, 2 Oktober 2010




22 catatan dari sahabat:

WONG SIKAMPUH mengatakan...

Duh jd ikut mrebes mili mba he...he...

duniaira.blogspot mengatakan...

haduh! perasaannya juga abu-abu ya Mbak! hikssss
Semangat!
eitss.....aku kembaliiii!

attayaya jembatan lighton mengatakan...

semoga ga hilang laghi tuh cinta ya mba


nb :
maaf baru bisa BW sekarang

acacicu mengatakan...

Gambarnya dan puisinya serasi..Sama sama mendongengkan rindu dan kehilangan..

Takuya mengatakan...

duh, siapa mbak? coba dicari-cari dulu deh cintanya, sapa tau ketemeu (plaakk!) he ^^v

liamareza mengatakan...

semoga cepat menemukan cinta sejatina...amiinn..:)

Ferdinand mengatakan...

Cinta emank gak jelas... kadang bikin semangat tapi kadang bikin hampa haha... Semangat n happy blogging Mbak...

Newsoul mengatakan...

Nice. Ada dan tiada hanyalah soal "rasa", hehe. Kabur mbak......

chikarei mengatakan...

wah mba
keren puisinya^^

Dangsulaeman mengatakan...

Punten...permisi...excuse me..tanpa bermaksud SPAM..

Hanya ingin tukeran link...kebetulan link blog sobat sudah agak lama disimpan di blog saya..
blog saya namanya bolehngeblog dan alamatnya di http://bolehngeblog.blogspot.com
Saya ingin sekali punya banyak back link (kalau bisa segunung..hehehhe) dan PR tinggi (setinggi langit)..

Terimakasih atas perhatiannya

dayoe's zone mengatakan...

wah so deep mba...

TRIMATRA mengatakan...

turut berduka cita bagi para korban yang meninggal di peristiwa Tabrakan Kereta Api di Pemalang,,, puisi ini untuk mereka ya mbak???

IbuDini mengatakan...

Mb...puisi yang indah..
bedanya aku sudah menemukannya , namun keadaan yang berbeda dri yang sulu..
bolehkan aku mengcopynya untuk ku simpan dalam catatan blogku...
bila boleh nanti aku kembali lagi untuk mengambilnya...

Clara mengatakan...

uhhh pedihnya kalo harus kehilangan cinta T-T
maap ya mbak baru bisa mampir lagi

IbuDini mengatakan...

Mb..makasih ya sudah mengizinkannya, dgn cepat akan ku ambil....sekali lagi makasih mb

penghuni60 mengatakan...

jd penasaran, siapa sih yg kehilangan cinta???

Darin mengatakan...

Puisinya menyentuh sekali Bu...
entah, saya mau komentar apa ya, it's not quitely right moment to write anything.. :(

aziz mengatakan...

kok ujungnya cerita sedih sih :(

joe mengatakan...

selalu ada hikmah di setiap kehilangan ....

Sang Pendosa mengatakan...

nderek belo sungkowo aja ya
salam kenal

Senja mengatakan...

hemmm,....kehilangan selalu menghadirkan kesedihan dan air mata ya mba, tapi aku yakin ada hikmah dan seharusnya menguatkan ^^

Anonim mengatakan...

itu seperti kisahku