Papa...,
Aku tahu kau tak pernah mengeluh mendapatkan anak sepertiku
dan tetap memperlakukanku dengan kasih sayang yang tulus
tak berbeda dengan besarnya kasih sayang untuk anak-anakmu yang lain
Papa...,
Aku tahu berat bebanmu merawat anak invalid sepertiku
tapi kau tak pernah mengeluh pada siapa pun juga
bahkan kau selalu mampu memancarkan senyum di wajahmu
Maafkan jika selama ini aku telah sering membuatmu cemas akan keadaanku
Sungguh aku tak bermaksud begitu karna sebenarnya yang kuinginkan hanyalah membahagiakanmu
dan membuatmu bangga akan diriku
Papa...,
Aku tak akan pernah lupa betapa paniknya dirimu
ketika aku meneleponmu dan mengatakan bahwa kakiku tersiram air panas
sewaktu aku berusaha untuk membuat minum sendiri saat Bik Inah tak masuk kerja hari itu
Dan aku tak akan pernah lupa betapa dalam duka di matamu
saat kau menemukanku yang tergolek tak berdaya
setelah aku menyayat-nyayat kakiku sendiri dengan sebilah pisau
Papa...,
Sebenarnya semua itu kulakukan karena aku ingin bisa mandiri
Aku ingin bisa berjalan dan melakukan banyak hal seperti wanita lain
Aku ingin berguna dan tak terus menerus menjadi beban bagi orang lain
Tapi aku tak mampu menerima kenyataan yang ada
bahwa diriku memang tak sama dan kakiku memang tak berdaya
Papa...,
Meskipun kakiku melepuh karena tersiram air panas
dan terluka parah akibat sayatan pisau yang aku lakukan dengan sengaja
tapi aku sama sekali tak merasakan sakit di kakiku
Apakah Papa sudah lupa ...?
Bahwa telah lama kakiku telah mati rasa.
Papa...,
Aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku
Aku janji tak akan membuat resah hatimu lagi
Aku janji tak akan membuatmu berduka lagi
Aku janji...
Papa...,
Aku tak akan melakukan tindakan-tindakan bodoh lagi
dan aku akan berusaha untuk lebih bisa sabar dan ikhlas
menjalani takdirku...
dalam kesendirianku dan keterbatasanku.
Akan kujalani sisa hariku untuk menyenangkanmu
hingga leukemia ini membuatku menyerah
dan merenggut hidupku dari kebersamaan kita....
Papa...,
Biarkan aku menikmati setiap detik kebersamaan kita
dan mereguk manisnya kasih sayang dan perhatianmu
sampai di detik terakhir hidupku....

33 catatan dari sahabat:
saya ikut tersentuh mbak :'(
Bapak ijinkan saya jadi anak 'juara', setidaknya juara untukmu.. Ijinkan saya sedikit membuatmu bisa tersenyum..
aku sejak kecil tak ketemu bapak
karena beliau telah dipanggil-Nya
semoga kuburnya dilapangkan dan dibuatkan sebuah taman dari taman di surga
Surat hati yang indah namun membuat trenyuh yang membacanya! Semoga kebahagian yang diperolehnya! Amin!
jika boleh aku meminta papa...ijinkan aku jadi yang terbaik tidak hanya di matau tapi juga dalam hatimu...
Sebuah surat yang sangat menyentuh hati...
Oya mbak, saya udah cek di Chrome, IE, Opera, Flock, dan Sapari, semuanya ok kok mbak, gak kelihatan di tengah-tengah.
Mungkin temen salah lihat, hehehe...
hiks.... jadi kangen ma papa... I love u paaaaap T^T
ini puisi untuk seseorang atau diri sendiri mbak sedih aku cuma ingat bapak yang juga sudah tiada
puisinya sungguh menyentuh mbak, tq dah berbagi...
Amin. Sebuah doa yang tulus mbak. Selamat malam mbak Reny.
amankan posisi 11.
terharu saya mbak reni, siapa yang leukimia mbak?
weh...saya ko' g pernah ngirim surat kerumah ya mbak..pa lagi buat papa...cuma sms aja...hehehe
salah satu keinginanku yang belum terwujud aku pgn mensiunin bapakku biar bs menikmati hari tuanya , namun sampai sekarang blm terwujud
anaknya ini udah meninggal ya mbak?
kisah yang menyedihkan
sangat menyentuh...
Puisi dari anak yang berbakti ea mbak...
wahhhh jdi sedih nih!
mbak reni...
udh lama saya gk bekunjung, maap ya
puisinya sedih amat ya...sapa yg sedang sakit mbak?
mengharukan sekali mbak..
hikz..hikz..
tidaaaaakkkkk... Aku jadi kangen sama bapakku... T_T
saya juga cinta papa saya mba!!!!! biasanya saya panggil Bapak!!!!
kenapa harus menyayat kaki sendiri
jangan putus asa
Sedih... baca tulisan ini.. speecless... o_o
aku juga mau minta maaf sama bapa karena selama ini aku hanya jadi anak yang menyusahkan
mengingatkan inyong pada papa inyong yang tlah tiada
aku juga sangat sayang Papa, selamat berlibur mbak mudah-mudahan sehat selalu
jalan-jalan di minggu pagi bu
wah saya tersentuh nih mbak,
mbak, papa disana maksudnya suaminya cewek tersebut yah??
menyentuh banget mbak.
semoga mbak sekeluarga diberikan kesehatan. amin
ayah mba reni pasti ayah no.1 di dunia :)
hiks... menyentuh sekali mbak artikelnya kali ini, jadi inget sama almarhum Bapak saya
duh, sedih banget mbak puisinya
Poskan Komentar