Minggu, 07 November 2010

Sayangi dan cintailah pasanganmu

Sobat, aku dapat email bagus lagi nih tentang bagaimana kita harusnya memperlakukan pasangan kita. Semoga bisa memberikan manfaat dan menjadi renungan bagi kita semua. Yuk, kita baca bagaimana bunyi email-nya.

✽ Jika kamu memancing ikan, setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil Ikan itu. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia kembali ke dalam air begitu saja... Karena ia akan sakit oleh karena tajamnya mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selama hidupnya.

✽ Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang. Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya... Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja, karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selamanya.

✽ Jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa. Anggaplah ia manusia biasa. Apabila sekali ia melakukan kesalahan tak mudah bagimu untuk menerimanya, sehingga kamu kecewa padanya dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya, mungkin saja hubunganmu akan terus berlanjut hingga akhir.

✽ Jika kamu telah memiliki sepiring nasi, yang pasti baik untukmu, mengenyangkan dan berkhasiat. Mengapa kamu mencoba mencari makanan yang lain? Karena terlalu ingin mengejar kelezatan, maka kelak nasi itu akan basi dan kamu tak dapat memakannya. Dan kamu pasti akan menyesal.

✽ Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seseorang, yang membawa kebaikan kepadamu, menyayangimu dan mengasihimu.Mengapa kamu mencoba membandingkannhya dengan yang lain? Jika kamu terlalu mengejar kesempurnaan, maka kelak kamu akan kehilangannya.

Jadi, sayangi dan cintailah pasangan-mu.

29 komentar:

  1. sayangi selagi mereka masih ada di sisi kita.

    BalasHapus
  2. menurut Gabriel marcel(filsuf): mencintai dengan cara seperti ini didasarkan pada harapan bukan pada keinginan sebab keinginan hanyalah berpusat pada egoisme

    BalasHapus
  3. hmmmm...bakalan dayu inget mba...^_^

    BalasHapus
  4. waduuh.. aku msh jomblo hehehe...

    btw tp aku tipe orang penyayang kq..

    BalasHapus
  5. saya tersentuh membaca quote pertama dan kedua.. dulu saya digituin banget, udah dipancing trus dilepasin lagi. huaaaa

    BalasHapus
  6. tulisannya bagus Mbak, membuat sy terinspirasi nih..

    BalasHapus
  7. sayangi semua orang seperti menyayangi tubuh kita sendiri,,sbg expresi dari rahmatan lil'alamin.

    BalasHapus
  8. Tentu dengan sayang dan cinta kasih tersebut maka hubungan yang baik dengan siapapun, entah itu pasangan atau apapaun istilahnya akan berkekalan.

    BalasHapus
  9. selamat pagi mba,...bagus sekali,..like this mba :)

    inspiratif..... ^^

    BalasHapus
  10. Pagi Mb...
    Maaf nich baru bisa berkunjung...Mb postinganmu kali ini sangat menyentuh hatiku mb....
    semoga aku bisa seumur hidupku menyayanginya sepanjang hayatku Mb...

    BalasHapus
  11. iya tante,,klo udh dapat calonnya yg cocok
    psti akan saya sayangi :D

    BalasHapus
  12. Pokokknya setuju bgt deh mbak sama tulisannya :)

    BalasHapus
  13. wauw. inspiratif banget. sayang saya masih single. T_T

    BalasHapus
  14. Bagus juga artikelnya, komentar juga ya di blog saya : www.tipshot.blogspot.com

    BalasHapus
  15. point satuitu sering dilakukan para pemancing yang memancing hanya hobby tanpa bermaksud mengeksploitasi alam.
    Ikan kembali dilepas agar dapat hidup sehat kembali.
    Setiap sakit ada obatnya, kecuali mati.

    BalasHapus
  16. manusia suka mencla-mencle, semoga saya bisa menjadi lebih baik dengan membaca ini

    BalasHapus
  17. jadi kangen ma suamiku...(lho???)
    inspiring mbak...

    BalasHapus
  18. iya, benar banget.
    semua itu pantas dan harus diamalkan.
    semua yang kita buat juga harus menjadi tanggung jawab kita.
    Bali Villas Bali Villa

    BalasHapus
  19. hmmmm *rolling eyes*
    maap mbak ga bisa komen banyak xDD

    BalasHapus
  20. TErimaksih mbak Reni, mengingatkanku betapa berharganya jodoh yang telah diberikan Tuhan. Smg saya bisa menjaganya hingga akhir nanti. Aamiin

    BalasHapus
  21. masalahnya kadang yg dicari bukan soal kesempurnaan semata, tapi juga keingintahuan (penasaran) tuk mencoba yang lain meski yg kita punya sudah yg paling bagus :)

    BalasHapus
  22. waah kebaca lagi pesen ini..
    dulu pernah baca waktu di malay mbak.
    hmm sayangi pasanganmu
    jadi inget misua nih

    BalasHapus
  23. ok deh. jadi gak boleh terlalu mengagumi pasangan kita ya...hmm..

    BalasHapus
  24. insyaAllah aku menyayangi abi apa adanya untuk selamanya amin hehe

    BalasHapus
  25. sungguh dalam artikel ini...
    hebat, singkat, dan sarat makna. kebanyakan dari kita adlah menggunkan cara instan (kuharap anda tau yang saya maksud dengan cara instan)agar kita bebas dan berenak enakan tanpa pengorbanan tapi pasangan tetap mencintai kita

    salam human. hahaha

    BalasHapus
  26. @all > terima kasih utk komentarnya. Maaf tak bisa menjawab satu persatu.

    BalasHapus
  27. mbak saya izin copas yah ke blog saya. soalnya saya suka sama tulisannya

    BalasHapus

Maaf ya, komentarnya dimoderasi dulu. Semoga tak menyurutkan niat untuk berkomentar disini. Terima kasih (^_^)