Senin, 17 Oktober 2011

Mengolah ikan

Kali ini aku hanya ingin berbagi tips tentang serba-serbi mengolah ikan. Tips ini aku kumpulkan dari berbagai sumber... dan belum semua aku praktekkan. Jadi, jangan tanya padaku apakah semua tips di bawah ini sukses aku praktekkan. (^_^)

gambar diculik dari sini


Supaya ikan goreng tetap kering garing kriuk caranya : ambil panci, isi air setinggi 1/8 panci. Tuangi cuka kira 2x setengah sendok teh, garam 1 sdt dan merica 1/2 sdt. Masukkan ikan dan diamkan 10 menit. Angkat dan tiriskan, kemudian bumbui dan goreng sampai garing.

Agar ikan goreng tepung berhasil sempurna, pastikan adonannya dalam keadaan dingin. Adonan tepung yang dingin membuat ikan tidak akan menyerap minyak secara berlebihan. Pastikan pula minyak goreng dalam keadaan panas saat akan menggorengnya. Untuk memastikannya, teteskan sedikit adonan ke dalam minyak, jika langsung berwarna kecokelatan, artinya minyak sudah panas.

Bagi orang yang alergi makan seafood (udang,kepiting dll) tapi ingin makan, caranya : Rebus udang/kepiting dengan arang (kira2 5X5 cm). Kalau sudah selesai buang air rebusannya beserta arangnya.

Untuk mengatasi bau lumpur pada ikan empang (bandeng, mujair, mas, patin), caranya : sebelum menggoreng ikan masukan dulu 1-2 lebar roti tawar kedalam minyak, baru kemudian masukkan ikan lalu goreng seperti biasa hingga matang.

Untuk membersihkan belut yang berlendir banyak, caranya : Pertama-tama bersihkan belut sampai bersih (darah belut banyak lho ya). Setelah dibersihkan gosok 2x belut dengan menggunakan abu gosok agar lendirnya keluar, setelah itu cuci dengan air sampai bersih dan tiriskan.

Cara lain untuk menghilangkan lendir ikan : ambil beberapa daun bambu yang masih muda. Masukkan ikan beserta daun bambu ke dalam baskom. Taburi dengan garam. Setelah 5 menit, remas-remas ikan bersama daun bambu tadi, lalu bilas dengan air kran sampai bersih. Atau bisa juga dengan  merendam ikan dalam air jeruk limau.

Agar belut tidak bau amis caranya :  ambil 1 kilo timun dan di parut, ambil belut yang sudah dibersihkan pukul 2x dengan ulekan sampai megar atau sampai tulangnya patah sehingga bentuknya nggak bulet 2x amat, lalu masukan belut tadi ke dalam parutan timun aduk aduk sambil diremas-remas kira-kira 15 menit, angkat bersihkan, belut siap diolah tanpa bau amis. (Catatan : timun parut untuk menghilangkan amis juga bisa dipakai untuk cumi dan gurita).

Supaya ikan lebih mudah dibersihkan, pakailah garam halus pada tangan. Selanjutnya bersihkan perut ikan dengan garam dan air jeruk, gosok-gosoklah garam pada bagian dalam ikan. Perut ikan harus bersih karena perut ikan adalah pusat bau amis.

Cara lain untuk menghilangkan bau amis ikan adalah ikan yang sudah dicuci diberi gula pasir trus diamkan sebentar. Baru kemudian dicuci kembali dan diberi bumbu sesuai selera.

Untuk yang ingin memasak udang : bersihkan udang, belah kulit punggungnya kemudian rendam dalam 0,5 liter sprite selama +/- 10 menit. Selanjutnya tinggal dimasak sesuai selera. Mau direbus, digoreng atau dibakar bisa.

Cara mudah memisahkan duri ikan bandeng dari dagingnya : sebelum disiangi kita tarik ikan tersebut sambai berbunyi "krek" (dipegang dikepala dan ekornya, terus ditarik). Durinya akan terkumpul didekat kulitnya. Silahkan dicoba. Cara lain adalah Ikan bandeng disayat melintang dari ujung kepala sampai ekor. Buat sayatan yang dalam dan jaraknya serapat mungkin (+/- 0.5 - 1cm), baru setelah itu dibumbui dan dimasak sesuai selera.

Saat membeli ikan segar di pasar, kita harus lebih jeli dan teliti mengingat banyak ikan atau seafood telah direndam dengan larutan formalin. Pilih ikan yang matanya bening, sisiknya masih lekat, insangnya beraroma segar (agak anyir) dan jika ditekan dagingnya membal. Hindari membeli ikan yang tampak bersih, mulus, dagingnya sedikit kenyal dan tidak dihinggapi lalat.

Agar ikan tetap bagus kualitasnya, bersihkan atau olah ikan sesegera mungkin agar tidak terlalu lama berada di suhu ruangan. Atau simpan segera ikan dalam freezer agar tetap terjaga kesegarannya. Agar ikan bisa disimpan, letakkan dalam sebuah wadah kedap udara atau dibungkus dengan bungkus plastik, supaya sari dari ikan tidak hilang dan tidak mengurangi kenikmatannya. Selain itu juga agar nilai gizi dari ikan tidak berkurang.

Jika ingin mengurangi konsumsi lemak, sebaiknya tidak mengolah ikan dengan cara digoreng kering. Ikan segar rasanya lebih gurih dan enak jika dikukus atau ditim, dimatangkan dalam kukusan panas. Bubuhi bumbu yang segar dan jangan terlalu banyak memberi air karena saat dikukus ikan akan berair. Kecuali itu ikan yang dibuat pepes juga tergolong sebagai sajian yang rendah lemak dan rasanya juga lebih enak.

Sajian dari ikan dalam bentuk apapun harus selalu disajikan dalam keadaan hangat atau panas. Jika sudah dingin, ikan akan menebarkan aroma yang lebih tajam. Sebaiknya ikan diolah sesaat sebelum disajikan dan selalu sajikan dalam keadaan segar, hangat atau panas agar lebih sedap aromanya dan gurih lembut dagingnya.

Jika dibandingkan dengan daging ayam atau sapi, ikan merupakan bahan makanan yang cepat matang. Karena itu sebaiknya jangan terlalu lama memasak ikan. Potong ikan dengan ketebalan yang sedang dan masak paling lama 30 menit. Jika terlalu lama daging ikan akan mudah hancur dan aromanya kurang enak. Kecuali itu zat-zat gizinya akan hilang karena dipanaskan dalam waktu lama.

Nah, kalau ada yang sudah mempraktekkan tips di atas, sharing pengalamannya di bawah ini ya? Atau jika ada yang punya tips yang lain seputar cara mengolah ikan, aku akan senang sekali jika menambahkannya di kotak komentarku. Pasti bermanfaat untuk semuanya. Terima kasih...

21 komentar:

  1. Wuehehe terlalu ribet mbak. Kalo saya cukup di kasih jahe 2 iris br di goreng, sebelumnya di taburi garam.

    Kalo di steam dikasih daun bawang di bawah ikan. Setelah mateng di siram minyak panas sama potongan daun bawang. Ada jg yg dikasih irisan jahe atau lemon. Trgntung yg di steam ikan apa hehe

    Makanan chinese khan simple tp ga amis lho

    BalasHapus
  2. mmmmmmm,makasih atas tipnya,daku mah kalau di rumah taunya tinggal makan aja,xixi,love,peace and gaul.

    BalasHapus
  3. sama kayak di atas.. saya hanya taunya makan nya aja. hehehe

    BalasHapus
  4. wah, jarang-jarang nih mbak reni bagiin tips seputar masak-memasak..\

    suka banget..

    BalasHapus
  5. keburu laper duluan kalo saya sih langsung di goreng pke bumbu penyedap rasa. Tapi kalo buat jualan sih harusnya kaya gtu buat menarik pelanggan hehe baru tahu goreng ikan pke selebar roti tawar sebenarnya ini informasi yg bagus buat para ibu2 ato mbak2...

    BalasHapus
  6. waahh makasih tipsnya mbak..
    tapi emang bener juga ya. ga semua resep bisa dipraktekkan. diriku sendiri kalo pas nyobain resep baru suka gagal. hehehhe

    BalasHapus
  7. saya kalo nggoreng ikan nggak pake aturan mbak, apalagi saya seneng ikan bakar. lele bakar itu kesukaan saya, tak banyak aturan, biasanya langsung saja dan kalo baunya amis tak jadi soal, namanya juga ikan.

    BalasHapus
  8. Daun pisang juga bisa dipakai untuk menghilangkan lendir pada ikan, mungkin kalau daun bambu kan agak susah ya didapat (mungkin didaerahku ya??). Mantap ne infonya..

    BalasHapus
  9. cuman bisa mengatakan...

    saya cuman bisa makan aja hhe

    BalasHapus
  10. soal ikan, lebih sering beli. gak ada waktu buat masak pulang kerja sampe sore sekarang. Lagian kalo puasa makan siang dibawa pulang...

    BalasHapus
  11. Mampir pertama kali di sini.. Salam kenal mbak..
    Tips mengolah ikannya sangat bermanfaat..
    Blognya aku follow ya.. Klo berkenan difollow balik.. ^^

    BalasHapus
  12. Kalau saya ga pernah masak ikan Mbak, kecuali bakar ikan bersama kawan kawan. Itupun ikannya cuma direndam bumbu ro*ko / penyedap rasa lalu dibakar dan dimakan dengan cocolan kecap, cabe dan bawang.

    Tapi info ini pasti berguna jika nanti saya kepingin masak sendiri.

    Salam.. .

    BalasHapus
  13. kalo saya cuma bisa ngasi tips "Nyari tempat makan seafood yang enak mba"

    untuk masak?? saya nyerah!!! hehe

    BalasHapus
  14. kalo kami ska pake daun sereh buat ngilangin lendir ikan,
    trus biar tambah mantap,ikan gorengnya dibumbui ketumbar,
    wiih,maknyus daah
    =D

    BalasHapus
  15. wah, cocok nih dibaca sama calon istri saya kelak..hhe

    BalasHapus
  16. nice info to be shared mbak.. :)

    ribet yah..hehehe...ada beberapa tips juga yang baru denger, kayak ngerendem udang pake sprit??aneh aja gitu kayaknya... :D

    BalasHapus
  17. suka banget makan ikan, thanks tipsnya mbak

    BalasHapus
  18. hehehe....
    asik bener tipsnya neh....

    BalasHapus
  19. Bener mb, ikan kalau udahd ingin kurang enak dan rasa manis ikan jadi hilang.
    Tapi kalau baru langsung di olah kemudian di makan bersama hmmm rasa lebih enak dan manis.

    Kecuali ikan di sambal mungkin ya. Saya juga gitu kalau mau masak ikan mb, jelang makan baru mengolah....

    BalasHapus
  20. wah wah wah.... Selama ini aku taunya tinggal makan aja. Nampaknya proses mengolah ikan itu ribet ya. Ngebayangin megang ikan mentahnya aja, keningku sudah berkerut, hahaha.

    Maklum lah, biasa masak mie instan doang :P mau belajar masak, tapi dapurnya seuprittt bener... hihi alesan.

    BalasHapus

Maaf ya, komentarnya dimoderasi dulu. Semoga tak menyurutkan niat untuk berkomentar disini. Terima kasih (^_^)