Aku dan masak-memasak

Sabtu, 15 Mei 2010

Sobat, ingat tidak dulu aku pernah cerita kalau Ibuku sangat jago dalam memasak ? Ibuku memang sangat mencintai urusan masak-memasak, bahkan kata Ibuku dulu Nenekku (Ibu dari Ibuku) terkenal sebagai juru masak. Nenekku dulu selalu dimintai bantuan sebagai juru masak jika ada tetangga dan saudara yang punya hajat. Dan.., rupanya bakat itu menurun pada Ibuku.

Beruntungnya aku dan adikku, karena sejak kecil sudah dimanja dengan masakan Ibuku. Hampir tiap hari Ibu membuat camilan untuk kami sekeluarga. Kadang aku berpikir, kok Ibu tak kenal kata capek ya ? Padahal Ibuku juga bekerja di kantor, tapi masih sempat membuat masakan dan jajan tiap hari. Ibu memang tidak suka jika kami jajan di luar.

Kebetulan juga, Bapakku sangat memuja masakan Ibuku. Sudah sering sekali aku mendengar Bapakku akan dengan bangga berkata " ini masakan sendiri lho.." pada setiap tamu yang disuguhi jajanan atau makanan hasil karya Ibuku. Suamiku sendiri sangat menggemari Nasi Kuning dan Kue Sus hasil karya ibuku. Aku sendiri penggemar Nasi Kuning dan Tumis Kacang made in Ibuku. Kalau Shasa paling suka Lapis Daging dan Rendang yang dimasak Ibuku. Sementara keponakanku lebih suka Kering Tempe dan Rendang yang dimasak Ibuku.

Herannya.., aku dan adikku kok tidak hobby masak ya..? Hahaha... Mungkin karena kami terbiasa dimanja menerima makanan enak hasil karya Ibuku, jadi kami malah tak termotivasi untuk membuatnya sendiri... *ngeles.com* Padahal sejak kecil aku sudah terbiasa membantu Ibu memasak di dapur, tapi hanya sebatas sebagai asistennya saja. Meskipun sering menjadi asisten Ibu dalam memasak, tapi kok tidak ada niat untuk belajar memasak sendiri ya..? Sementara adikku malah tak suka memasak, kecuali kalau kepepet... hehehe.

Namun semenjak kami (aku dan adikku) berumah tangga, mau tak mau kami harus terjun ke dapur. Ibu sudah terbiasa menerima telpon dari kami yang minta instruksi tentang bahan yang dibutuhkan dan cara memasak sesuatu makanan. Namun terkadang, aku mengandalkan ingatan tentang pengalamanku sebagai asisten Ibu dulu. Hasilnya...? Bagi amatiran sepertiku, rasanya hasilnya tak mengecewakan walau tentu saja tak dapat dibandingkan dengan hasil karya Ibuku.

Jadi.., setelah hampir 12 tahun berumah tangga, dalam urusan masak memasak aku terbiasa untuk mengandalkan imajinasiku. Jika hasil masakanku dipuji suami dan Shasa.., wah senang sekali. Rasa lelah dalam menyiapkan masakan itu telah terbayar lunas jika melihat masakanku laku keras... hehehe. Namun karena aku memasak mengandalkan imajinasi semata, maka aku tak sanggup jika diminta untuk menuliskan resep masakanku. Soalnya, bumbunya ya cuma kira-kira kok... hehehe

Kalau kata Shasa sih, Semur dan Kering Tahu-Tempe buatanku enak... Hemmm.., jadi ingin memasak lagi nih. Siapa mau ikut membantuku..?

29 catatan dari sahabat:

nietha mengatakan...

kalo udah memasak bagi2 dunk mbak..

siroel mengatakan...

hmmm..yummy...masakan mbak reni maknyusss bgt... *lho?*

Nirmana mengatakan...

amankan kursi ke tiga!!

TRIMATRA mengatakan...

ilmu yang bermanfaat, pujilah masakan istri meski barasa pahit.

hehe, hari minggu masak apa mbak ???

aura pelupa mengatakan...

ikut menikmati dari jauh saja!

aura keyboard mengatakan...

kering tempe + tahu itu paling kusuka!

Vicky Laurentina mengatakan...

Aku senang bantu ibuku memasak, tapi memasak itu sendiri bukan prioritasku. Paling-paling kalau aku lagi ngebet nyoba resep baru, aku turun ke dapur. Sisanya cuma sebatas memanaskan masakan siang untuk makan malam saja.

My hunk itu lho, Mbak, seneng banget sama masakan ibuku. Dia malah pesen nanti kalo sempet main ke rumahku, my hunk kepingin masakan ibuku lagi. Aku jadi curiga, jangan-jangan dia bukan naksir aku, tapi dia malah naksir ibuku, hahaha.. :-D

Djody Rusli mengatakan...

wah klo saya lelaki ya jarang sich main di dapur tapi jujur masakan ibu saya enak bener dah dari pada makan di lestoran di jalan2 mending ane pulang ke rumah makan masakan ibu ane
sip2

Gudang Ilmu mengatakan...

ibu saya juga masakan nya sedaap bener dah
walaupun di restoran enak tapi masakan ibu saya gak kalah enak hehehe

Laksamana Embun mengatakan...

Saya ikut bantu makan aja mbak, hahah

Seppertinya Enak, sampai2 shasa muji segitunya.:)

achen mengatakan...

Duh... ehm, bisa membuat Pecak tahu dan taoge yang pedes enggak mbak, alnya saya suka masakan ntu... heheeh

buwel mengatakan...

Kalo inget tentang masak memasak, jadi inget waktu sd ada pelajaran praktek memasak, dan buwel biasanya bawa kompor.... hehheeheh

munir ardi mengatakan...

selamat malam mbak kangen deh dengan tulisan seger milik mbak, btw aku juga suka masak lo bu segala macam, (pengalaman jadi anak kos waktu masih mahasiswa)

Justmeilani mengatakan...

jng berhenti blajar memasakny mbak...slm kenal..;)

eNeS mengatakan...

Wah, mirip istriku tuh mbak. Dia juga kalo masak suka "resep sendiri" alias improf. Maklum anak bungsu dan masih ABG (24 th). Tapi masakannya lumayan enak juga tuh, hehehe...

ivan kavalera mengatakan...

hehehhe..jadi laper baca ini dilarut malam.

Dimas mengatakan...

ibu emank guru masak yg paling top mbak...
langsung private nggak pake kelas reguler hehe..

Artikel Internet Online mengatakan...

jd penasaran, meski nggak bisa ngerasain semur nya, boleh donk bagi2 gambarnya, biar ikutan netes ni iler hehe...

HAPIA Mesir mengatakan...

saya harus belajar masak lagi biar bisa....soalnya blm ada yg masakin...n tinggal ngekos lg...maklum mahasiswa dinegeri orang...hehehe

Fais cWaKep mengatakan...

jD kepengen ni cobain masakan'y mbak...

Anazkia mengatakan...

wekekeke.. Mbak bisa ajah. kalo githu, ajarin saya masak dunk, Mbak *lho*

Kang Sugeng mengatakan...

Kalo udah mateng paketin ke rumahku dong Mbak...

MBT mengatakan...

Gak pengin ngintip blogku yg ini Mbak?

attayaya mengatakan...

aku mau mbantu mba reniiiiii
mbantu makan aja ya
jiahahahaha.......

ieyaz mengatakan...

wahh...jadi iri mbak.. ibuku jarang masak sihh... :(

TUKANG COLONG mengatakan...

wah bisa nih sekali2 aku minta dimasain.hehe

shasa mengatakan...

Euh kaga' mau repot deh ma.
Aku bagian yang ngehabisin aja ya.
Masakkan kalau memang ngga' mood ngga' sip.

Rizky2009 mengatakan...

aq mau.............. kaya shasa, bagian ngabisin aja

Penelusur Hidup mengatakan...

Keahlian memasak sangat diperlukan oleh seorang wanita terutam si ibu karena akan sangat banyak faedahnya, menyenagkan hati suami, anak, teman-teman dan satu lagi BISA JADI PELUANG BISNIS.... kenapa tidak mencoba sesuatu yg spesial dari kita??? Salam