Pelajaran berharga untukku

Rabu, 12 Mei 2010

Sobat, aku merasa beruntung sekali telah nekad mengikuti acara review blog yang digelar mbak Fanny. Bukan hanya karena aku berhasil menang dalam acara itu (dan mendapatkan novel yang aku idamkan), namun karena aku mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari acara itu.

Yang pertama tentu saja, pelajaran untuk membuat review blog. Karena terus terang saja, itulah pertama kalinya aku membuat sebuah review blog. Awalnya memang sempat bingung membuat review blog, tapi setelah berulang kali membaca persyaratan yang dituliskan mbak Fanny untuk review blog dan setelah membaca review dari peserta lainnya, maka jadilah review blog pertama-ku.

Pelajaran kedua yang aku dapatkan adalah, aku akhirnya tahu tentang gaya atau 'teknik' penulisanku selama ini. Terus terang, selama ini aku sama sekali tak menyadari bagaimana gaya atau teknikku dalam menulis. Untung saja Mbak Fanny telah berbaik hati untuk mengulas tulisan peserta review blognya yang menang, yang nyaris menang dan yang belum beruntung. Dan lewat postingannya yang berjudul "Mengapa Mbak Reni Menang?" itulah aku mendapatkan 'pencerahan'.

Dalam postingannya itu mbak Fanny menjelaskan bahwa di mata salah satu juri tulisanku terlalu sistematis dan kurang 'hidup'. Sungguh, sebelumnya aku tak menyadari bahwa tulisanku terlihat 'sistematis'. Bahkan aku juga kurang menyadari bahwa tulisanku (selama ini) kurang 'hidup'. Bahkan terus terang saja, aku tak tahu bagaimana untuk membuat sebuah tulisan itu menjadi 'hidup'.

Kalau tentang gaya menulis yang 'sistematis' mungkin aku bisa sedikit menjelaskan. Menurutku sih, sepertinya gayaku menulis tak lepas dari kepribadianku. Aku memang cenderung serius, tertib dan teratur. Biasa hidup dalam keteraturan rupanya mempengaruhi gaya menulisku rupanya. Dan, aku memang sulit keluar dari keteraturan itu....

Masalahku atau "Pekerjaan Rumah" untukku sekarang adalah... bagaimana aku bisa 'keluar' dari keteraturan itu ketika sedang menulis, sehingga aku dapat menghasilkan sebuah tulisan yang lebih 'hidup'. Menjawab pertanyaanku itu, mbak Fanny memberikan masukan seperti ini :

@mbak reni : perlu latihan yg banyak, mbak. lagipula, ada beberapa orang yg memang berbakat nulis yg serius2. ada yg bakat nulis yg lucu2.

Selain itu terus terang aku merasa sangat bangga sewaktu mbak Fanny mengatakan bahwa menentukan siapa yang menang untuk novel The girls of Riyadh adalah yang paling sulit, karena ada 2 peserta yang bersaing ketat, yaitu antara mbak Reni dengan Kang Sugeng. Terus terang, aku awalnya tak yakin menang karena Kang Sugeng telah berhasil memenangkan beberapa lomba menulis. Dan jika akhirnya aku menang, terus terang aku bangga sekali walau harus kuakui bahwa sebenarnya tulisanku tidak lebih baik dari Kang Sugeng.

Terima kasih untuk mbak Fanny, keikutsertaanku dalam review blognya mbak Fanny benar-benar menjadi pelajaran berharga bagiku.

36 catatan dari sahabat:

Anton mengatakan...

Selamat ya mbak atas kemenangan tersebut, semoga jadi penulis yang handal.

Pencari makna mengatakan...

Selamat dan sukses mbak, saya yakin mbak reni akan semakin berkualitas dalam menulis.

reni mengatakan...

@anton > Amin.. terimakasih

Sudino Dinoe mengatakan...

Selamat ya mbak atas kemenangan nya..moga sukses selalu...

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

saya kayaknya nggak ada bakat dua2nya yah mbak?

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Selamat atas kemenangan Mbak Reni...

live in a beautiful life. mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
♥ria♥ mengatakan...

mba reni mang bakat koq jadi penulis ^___^
aku suka koq dengan gaya menulis mba reni
mudah dimengerti dan enak aja dibacanya

live in a beautiful life mengatakan...

selamatnya atas kemenangannya
semoga aja kalo ada lagi lomba bisa jadi yang tebaik..

nietha mengatakan...

tulisan mbak reni selalu mantap kok.. nieta aja ngiri banget

Kang Sugeng mengatakan...

Ulasan mbak reni lebih luas sedangkan punya saya hanya terfokus pada templatenya, kata salah satu juri.

attayaya mengatakan...

bikin hidup lebih hidup
eeehh tulisannya gito lho

lha kalo aku punya malah
bikin hidup jadi mati
abisan acakadut seeh

Lilah mengatakan...

Salut..salut..semangat yg positif bgt. apapun kl karya itu bertujuan baik pasti hslnya baik pula, bahkan bs lbh dr yg diharapkan.

reni mengatakan...

@B.Dino > Thanks..
@B.Iwan > siapa bilang ? Bang Iwan malah udah beberapa kali menang kontes blog. Iya kan ?
@Ria > makasih bgt ya... seneng banget rasanya.
@Jaka > Amin.. Makasih doanya
@Nietha > Padahal aku penggemar tulisan mbak Nietha lho..
@Kang Sugeng > Mungkin keberuntungan kali ini berpihak padaku, Kang.
@B.Atta > baca tulisan Bang Atta selalu seru hehehe
@Lilah > Amin.. Insya Allah.

Elsa mengatakan...

alhamdulillah
senengnya Mbak Reni menang
aku ikutan seneng
meskipun gak ikutan sayembara
heheheee

Rizky2009 mengatakan...

apa pun yang di lakukan pengalaman yang mengajari, dengan cara seperti itu jadi tahu seperti apa kita ini, munkin kita punyabakat menulis, coba d tuangkan, orang lain menilai,jd bisa tahu kelebihan kita

berpikir positif mengatakan...

saya ketawa saja mbak lihat lombanya, kalau yang dua orang saya tahu rajin baca dan terkenal jago nulis, tapi juri yang ketiga emang keahliannya apa ,apa cuma karena lama ngeblog, lalu ada yang menilai tulisannya nggak sreg dihati lah apa ada standar baku untuk menilai hal tersebut

sang pemberontak mengatakan...

mengembang amanah pak munir bw ke rumah sahabat blogger

waroeng coffee mengatakan...

selamat ya mbak moga sukses selalu :)

aulawi ahmad mengatakan...

selamat buat mbak Reni :)

Bahauddin Amyasi mengatakan...

Selamat atas kemenangannya, Mbak..
Semoga tambah sukses aja..

Meutia Halida Khairani mengatakan...

selamat ya mbak udah menang review blog.. pengen menang juga ih. cuma kadang ngga sempat baca blog orang sampe sedetail mungkin.. ;(

richoyul mengatakan...

mantap brarti mbak dah menang trus dapet novel plus dapat pelajaran yang berharga. kumplit tuh :)

Cerita Tugu mengatakan...

selamat mba atas kemenangannya ikut lomba review blog, maaf inyong blum bisa berkunjung ke blog the others karena pos komentarnya tertutup oleh komentar-komentar teman

<i>Ica Puspita</i> mengatakan...

Selamat ya mbak... memang benar setiap orang punya gaya penulisan sendiri2, sah2 aja kok mbak.. saya juga senang baca tulisan yang sistematis, malah enak membacanya. Sekali lagi selamat ya Mbak, terus berkarya! ^^

Danil Edan mengatakan...

Selamat conguralation

TRIMATRA mengatakan...

yang nulis berbakat-bakat , jurinya ketat-ketat, maka hasil yang didapat juga jadi hebat-hebat.
selamat ya mabk,,,

AISHALIFE-LINE mengatakan...

Selamat ya sis atas kemenangannya..wah,turut senang deh.Emang nulis tidak mudah sih sis hehe.Walaupun sepertinya mudah.

Zulfadhli's Family mengatakan...

Betul Mba, tiap orang kan memiliki gaya penulisan masing2, so PD ajah lagi. Tulisan Mba ok ko, buktinya bisa menang dalam lomba reviewnya Mba Fanny :-)

senja mengatakan...

selamat mba,...ikut berbangga bahwa pemenang2nya adalah memang bloger2 yg keren abis mba.

semua bloger favoriteku ada disitu,mba reni,kang sugeng,bang attaya.....

gak ikut lomba aja ikut happy sama kemenangan mba reni dan temen bloger lainnya.

Psychosocial mengatakan...

selamat ya mbak, semoga makin termotivasi dalam menulis...

Gudang Ilmu mengatakan...

Selamat yeeeeeeeee
untuk yang gak menang sabar yaaa wakwkakwkaw

Abdul Malyk mengatakan...

selamat ya mbak atas kemenangannya..
dapet novel gratis neh dari mbak fanny..
hehe..

attayaya mengatakan...

mo ikutan puisi kocaknya
cuma ga ada ide
buntu abisssssssss....

harus naik gunung dulu
bertapa

Tour, Food, and Health mengatakan...

selamat ya mba..terus berkarya...

Anazkia mengatakan...

wah, selamat yah, mbak. seneng banget, Mbak renni dah sering menang beberapa kontes. Di Mbak ratu, Mbak Fanny dan Mbak fanda :)