Kenapa harus telpon di jalan ?

Jumat, 18 Juni 2010

Pagi tadi, seperti biasa setelah mengikuti kegiatan olah raga Jumat pagi dan kembali ke ruanganku, aku segera memerika handphone. Ternyata benar, ada 1 panggilan tak terjawab di handphone-ku dan setelah aku cek ternyata panggilan itu dari rumah orang tuaku.

Segera saja aku menelpon balik ke rumah orang tuaku untuk mencari tahu ada berita apa yang ingin disampaikan kepadaku. Orang tuaku jarang sekali menelpon pagi-pagi di saat jam kantor, karena orang tuaku tak ingin mengganggu kesibukanku. Makanya itu aku penasaran dan ingin tahu apa yang menyebabkan orang tuaku menelponku pagi-pagi di saat jam kantor sudah dimulai.

Rupanya Bapak yang menelponku tadi. Bapak ingin memintaku untuk mencarikan tukang pijit. Ceritanya, Jumat pagi tadi bapak ingin periksa ke dokter yang tak jauh dari rumah. Seperti biasa, bapak ke dokter dengan naik becak langganan keluarga kami. Saat selesai periksa dan hendak pulang, Bapak dan becak yang dikendarainya tiba-tiba ditabrak pemuda yang mengendarai sepeda motor.

Tabrakan itu menyebabkan becak yang dikendarai Bapak terguling. Pemuda yang menabrak juga terjatuh dari sepeda motor bahkan spion motornya sampai pecah. Namun segera setelah bisa bangkit kembali, pemuda itu kabur dengan motornya meninggalkan Bapak dan tukang becak yang jatuh terguling dari becak.

Alhamdulillah.., Bapak dan tukang becaknya tak mengalami luka serius dan hanya lecet-lecet di beberapa bagian tubuhnya. Tapi karena Bapak merasa seluruh tubuh terasa pegal semua, makanya Bapak ingin dipijit. Masalahnya, cari tukang pijit sekarang makin sulit saja, apalagi untuk orang tua.

Bapak juga bercerita bahwa pemuda yang mengendarai sepeda motor itu memang ngebut. Mungkin saja dia terburu-buru untuk sampai ke sekolah, apalagi saat itu memang jalanan sedang ramai karena berbarengan dengan jam masuk kantor dan masuk sekolah. Masalahnya, pemuda itu tak hanya ngebut di jalanan tapi juga sedang asyik nelpon.! Itu sebabnya perhatiannya terpecah sehingga terjadilah tabrakan itu.

Aku dari dulu paling jengkel jika melihat orang yang sedang mengendarai kendaraan (sepeda/motor/mobil) di jalanan sibuk dengan handphone-nya. Bagiku berkendaraan sambil menelepon saja sudah menyebalkan, apalagi jika ada yang sambil SMS-an di jalan. Duh, seperti orang yang tak punya banyak waktu saja sampai-sampai sambil mengendarai kendaraan pun sibuk dengan handphonenya. Atau jangan-jangan mereka termasuk orang yang sudah tak bisa dipisahkan dari handphone walau hanya semenit saja..?!

Kenapa sih harus telpon di jalan sambil mengendarai kendaraan ? Kenapa tak berhenti dulu atau menunggu sampai di tempat tujuan dulu kalau ingin nelpon ? Apakah mereka tak tahu bahayanya (bagi diri sendiri dan juga orang lain) menggunakan handphone selama di jalan raya ?

29 catatan dari sahabat:

bintang air mengatakan...

yup, setuju ma mbak renny
saya juga sebel ama yang suka main hape waktu lagi di jalan.
kek gak ada waktu aja.
kan bisa nyelakain diri sendiri atau orang lain.
tapi ya begitulah mbak yang terjadi.orang-orang sekarang kok ngerasa makin sok sibuk ya. huff

Hdsence mengatakan...

yups, aku juga sebel ngeliat org yg lagi nlpon dijalan,,, sprti tidak menghargai pengguna jalan yg lain,,^^

salam,^^

Dinoe mengatakan...

Benar mbak, menelpon saat berkendaraan sangat berbahaya..

AISHALIFE-LINE mengatakan...

Betul-betul sis,saya juga miris banget kalau lihat orang nyetir tangan sambil pegang HP.Takut terjadi kecelakaan.Btw,moga bapaknya cepat baikan lagi ya.

Akmal Fahrurizal mengatakan...

bahkan temen aku SMS-an sambil bawa motor, ga pake helm lagi..serius deh Mbak, parah banget kan . .

achen mengatakan...

Iya tuh mbak, terkadang memang sering neh sekarang yang kek gitu, malah saya sering mbonceng motor temen sukanya gitu... duh...

buwel mengatakan...

Yups neh, lebih baek yo berhenti dulu ya....

ariefborneo mengatakan...

Setuja mbak...ane jga pengendara motor tapi alhamdulilah ane g pernah nlpon kalo lg d jalan....

saidiblogger mengatakan...

yah.. bahkan beberapa negara memberlakukan UU untuk tidak menggunakan HP di jalan.. :D

pak tani dan sang sapi mengatakan...

setuju mba....
tpi jgn bilang" ya kalo saya juga kadang suka kaya gitu...
hehehehehe
soalnya kalo dari kantor yg nelpon terus ga di angkat bisa di maki" nanti pas sampe kantor....

siroel mengatakan...

ngerasa gaul kali tuh orang kalo maenin hp sambil naek motor...


moga bapaknya cepet sembuh mbak...

latifah Hizboel mengatakan...

Harus diberi sanksi ya mba, yang suka membuat ulah tlp dijalan sambil nyetir motor...sanagt membahayakan, sudah terjadi sama Bapaknya mba...

Ya Allah, semoga Bapaknya mba tidak apa2 ya...

niQue mengatakan...

Seringkali kita memang menganggap sepele hal2 seperti ini, lupa akan dampak buruk yang akan diakibatkannya.

Aku juga dulu sering seperti itu, seperti orang yang ga sayang ama diri sendiri. Bicara di telpon ataupun ber sms ria rasanya sah2 saja. Beruntungnya sadar tanpa perlu ngalamin satu peristiwa buruk apapun.

Ya kita bantu doa saja, agar saudara2 kita yang masih berhp ria di jalan raya lekas sadar hehehe

Winny Widyawati mengatakan...

Wah ikut sedih mendengar Bapaknya mb.Reni dapat musibah, memang musibah itu datangnya tak terduga ya mbak. Semoga Bapak bisa segera pulih dan dapat beraktivitas seperti biasa, salam sungkem dr saya buat Bapaknya mbak Reni ya :)

Justmeilani mengatakan...

ya sis...aq jg plng g suka sm org yg sprti itu, krn sngt bahaya...

yansDalamJeda mengatakan...

Untuk hal semacam ini, saya setuju sangsi tegas sesuai UU lalu lintas yang baru. entah no dan pasal berapa.

Edwin's Personal Blog mengatakan...

tepat, saya juga sangat sebal melihat orang ber-handphone saat mengendarai motor atau mobil. yang dipikirkan hanya diri sendiri, tanpa memedulikan kepentingan umum. kan sudah ada undang-undang yang mengatur itu, tapi sampai sekarang belum efektif. polisi belum pernah menindak perilaku seperti ini..

Blog Ekspor Impor mengatakan...

semoga ayah mb reni segera pulih dan dapat beraktifitas dengan normal kembali..

Lumbunghati mengatakan...

perlu ada tindakan tegas buat pengguna HP dijalan mbak.

Ali Mas'adi mengatakan...

iya.. klo mo telponan mending minggir dulu.. itu klo penting.. klo bisa di tunda ya mending klo udah nyampe tujuan..

Arif Chasan mengatakan...

Bahaya tuh.... kan udah ada peraturannya... dendanya mahal kan??

bluethunderheart mengatakan...

hmm,gimana kalau telphon blue disaat blue sedang mau tidur...ehheheh
salam hangat dari blue

semangat

attayaya mengatakan...

klik login
klik recover password
isi email yang diperkirakan membuat akun itu
kalo salah, ntar dibilangnya kok
Sorry, but there's no user with that email address!

kalo bener, cek ke imel

Sudino Dinoe mengatakan...

Moga para pengendara sadar ,betapa berbahayanya nelpon dijalan, btw moga ayah mbak pegal-pegalnya udah hilang ya mbak..

ieyaz mengatakan...

setuju mbak...padahal udah ada uu lalu lintas yg nglarang org tlp atau sms sambil mengendarai kendaraan kok ya masih nekat aja....
klo celaka sendiri ma gpp.. nah klo org lain ikut celaka juga.. kasihan kan...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

ya,kadang2 sebel juga tuh sama yg suka telpon sambil nyetir mobil or ngendarai motor. kan bisa mencelakakan orang lain dan diri sendiri.

munir ardi mengatakan...

banyak sekali kejadian kecelakaan maut karena supir menelpon di jalan mungkin harus ada uu untuk menilang supir yang menelpon sambil bawa mobil

Newsoul mengatakan...

Ya memang bahaya menelpon/terima telpon, bersms saat sedang berkendaraan ya mbak. Semoga ayahandanya tidak cedera ya.

Fanda mengatakan...

Tapi itu tidak berlaku bagi semua orang loh mbak. Ada orang2 yg memang multi-tasking, bisa membagi konsentrasi pada beberapa hal secara bersamaan. Mantan bosku dulu juga sering sedang ngobrol seru di teleponnya, saat 2 karyawannya di depan meja dia (aku & temanku). Lalu aku bertanya pada temanku itu bisik2 supaya gak mengganggu bosku (dan maksudnya supaya gak kedengaran bosku)...eh..dia malah tiba2 berpaling dari teleponnya dan menjawab pertanyaanku itu, lalu cepat2 menjawab orang yang ditelpon itu. hehehe...

Intinya, konsentrasi dalam berkendara itu perlu. Bagi yang terbiasa menyetir dan bisa membagi konsentrasi sih OK2 aja bertelepon sambil berkendara. Toh orang bisa saja gak ngapa-ngapain sambil berkendara tetap aja bisa menubruk karena ngantuk