Shasa dan Buku

Sabtu, 03 Juli 2010

Ayahku mewariskan kecintaan pada buku kepadaku. Dan.. kini aku pun mewariskannya kembali kepada Shasa. Tapi kini sepertinya kondisi berbalik, kedekatan Shasa dengan buku saat ini sudah melampaui aku. Harus ku akui bahwa waktuku untuk membaca buku sekarang kalah jauh dibandingkan Shasa. Jika Shasa bisa tiap hari membaca buku, aku hanya... membaca blog. Hehehe...

Hampir bisa dipastikan, kemanapun pergi Shasa akan membawa buku. Hal itu dilakukan atas inisiatifnya sendiri mungkin karena melihatku yang juga membawa buku (meski tidak selalu) jika bepergian. Memang, sudah beberapa tahun terakhir, hobby membaca Shasa meningkat drastis. Awalnya dia suka membaca komik, tapi sekarang Shasa lebih suka membaca novel anak-anak.

Setiap pagi, saat aku terbangun dan menengok Shasa di kamarnya, hampir bisa dipastikan bahwa dia sudah bangun. Bahkan, sepagi itu dia sudah dalam posisi tengkurap di kasurnya... membaca buku. Shasa memang lebih suka membaca buku dalam posisi tengkurap seperti itu. Sebenarnya sih Ayahnya kurang suka jika Shasa membaca di kamar, tapi ternyata kegemaran Shasa itu sulit untuk dirubah sampai sekarang.

Gaya Shasa saat membaca

Begitulah... kegiatan membaca Shasa lebih berpusat di kamarnya. Saat bangun tidur atau sebelum tidur Shasa selalu membaca buku. Jadi sudah menjadi pemandangan yang biasa jika di tempat tidur Shasa bahkan di lantai kamar Shasa berserakan buku-buku yang telah dan hendak dibacanya. Terkadang, aku gemas sekali karena buku-bukunya berserakan dimana-mana. Shasa masih belum bisa tertib mengembalikan buku-buku itu di dalam rak sehingga aku harus sering-sering mengingatkannya.

Sama sepertiku, jika sedang tenggelam dengan buku, Shasa biasanya tak mau diganggu. Bahkan terkadang sering tidak mendengar kalau dipanggil. Kalau sudah begitu, suamiku pasti akan dengan jenaka berkata, "kalau sudah pegang buku persis ibunya. Gak mau diganggu !" hehehe. Bahkan, untuk disuruh mandi pun seringkali Shasa masih menjawab "nanti... nanti..." karena mau menyelesaikan dulu buku yang dibacanya. Kalau dipaksa, dia akan menjawab "bentar to Ma.., tinggal 1 halaman nih". Tapi 1 halaman kok gak selesai-selesai ya...?

Aku tentu saja senang melihat kecintaan Shasa pada buku. Di saat orang tua yang lain sibuk menumbuhkan minat baca pada anaknya, aku justru tak perlu repot-repot melakukannya. Melihat kecintaannya pada buku, aku pun semangat sekali membelikan buku untuknya. Bahkan jika bepergian ke luar kota, aku cenderung membelikan oleh-oleh buku untuk Shasa.

Yaa.. begitulah suka dukanya punya anak yang gemar membaca seperti Shasa. Tapi... bagaimanapun juga aku bersyukur sekali karena Shasa sangat gemar membaca.

39 catatan dari sahabat:

Khoirul Huda mengatakan...

buku apa sih Sha? kok g selesai-selesai

annie mengatakan...

duuuh, seriusnya yang lagi baca!
Bersyukur ya mbak, punya buah hati yang mencintai buku. Jadi pengen minjem nih hehe ...

nuances pen dofollow mengatakan...

Lebih baik baca buku daripada lihat tv yang tidak bermutu dan merusak moral anak-anak!

aura keyboard dofollow mengatakan...

Mari kita mengadakan gerakan membaca buku dikeluarga kita dan lingkungan!

Newsoul mengatakan...

Ya budaya membaca memang harus dikenalkan pada anak sejak usia dini. Pasti hobi membaca Shasa menurun dari ibunya, ya kan mbak.

munir ardi mengatakan...

buat jatuh nggak jauh dari pohonnya, kalau ini mah nggak pernah jatuh malah terus melekat

blogger Bumi lasinrang mengatakan...

nah salahkan buah di tulis buat piye toh om munir, Semoga Shasa bia jadi anak punya intelegensi tinggi juga punya multi talent

penghuni60 mengatakan...

kita hrs bersyukur mba kalo anak kita gemar mmbaca, bukankah dgn membaca itu brrti telah membuka jendela dunia?

Science Box mengatakan...

Ayo kita terapkan gemar membaca pd anak2 kita!
mantep mba

Rosi Atmaja mengatakan...

ih nggemesin lho mba shasha ternyata. sekarang ada buku KKPK (kecil-kecil punya karya), direkomendasikan deh buat putra-putri tercinta. di togamas atau gramed Madiun uda banyak

attayaya mengatakan...

Bacalah...
Dengan menyebut nama Tuhanmu

Bacalah...
walau satu huruf sehari

joe mengatakan...

semoga nanti bisa menjadi anak yang pintar mbak..

bonk AVA mengatakan...

kalo aku ketahuan baca buku sampe pagi, dapat sarapan ' omelan ' dari ibu hehehe

Vicky Laurentina mengatakan...

Mbak, novel untuk anak-anak itu ada ya? Waktu aku seumuran Shasa dulu, aku senangnya baca novel yang tokoh-tokohnya berumuran 13 tahun. Menurutku, itu bukan novel anak-anak, tapi novel remaja..

imtikhan mengatakan...

halo met siang ,
berkunjung nich
sukses selaluu ya
terima kasih

Ali Mas'adi mengatakan...

ih shasa serius amat...

Arek Indonesia mengatakan...

Wah adeknya lucu... Jadi inget adekku waktu seumuran shasa

richo mengatakan...

hobby yang bagus mbak itu, jadi si shasa kan banyak pengetahuan. klo aku suruh baca buku, mending baca tv apa radio de heheheh

rita asmara mengatakan...

met siang Mbak. apa kbr? Ganti foto profil nih kayaknya.. Hmm.. aku juga suka baca buku sejak kecil bahkan sekarang pelan-pelan aku tularkan kepada para keponakan (krn aku belum dikaruniai momongan)...

ronneycerita mengatakan...

anak-anak yang telah memiliki minat baca yang dinggi sejak dini merupakan aset yang sangat berharga untuk masa depan

elok langita mengatakan...

shasaaaa yang pintaar... moga jadi intelek yang bertanggung jawab kelak.. :D

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

membaca adalah berkaca, laku memahami diri tanpa perlu merasa cacat dan malu.
Sehat dan sukses selalu buat Si Jenius Shaza.

Diana Afiifah mengatakan...

jeilah gayanya sasha saat membaca begitu eksotis :D (?)

ieyaz mengatakan...

Pantess aja sasha cerdas.. rajin baca buku gitu sihh... Salam buat sasha ya mbak.. :D

Clara mengatakan...

wahhh senangnya ya shasa suka sekali membaca buku
sekarang aku agak jarang baca nih

gaelby mengatakan...

Insya Allah shasa bakal jadi anak pintar and shalehah kyak bundanya.

Salam sobat :)

Seiri Hanako mengatakan...

keren banget anaknya doyan membaca
kalo pnakan2ku lebih suka main game
huffffffffff

TUKANG CoLoNG mengatakan...

tapi yang saya liat sekarang, banyak orang tua gag mendampingi anaknya membaca. bukan masalah apa yang dibacanya tapi posisinya membaca karena itu mempengaruhi tumbuh kembang tubuhnya dan kesehatan mata. :)

o0z mengatakan...

>>>Salaman Dulu<<<

Wah asyiknya tuh bu membaca, karena membaca di samping mampu meningkatkan pengetahuan juga bisa memupuk kemampuan verbal dan kemampuan bahasa anak. salut.
>>>Salam Hangat<<

richoyul mengatakan...

malem mbak...... ronda nih

Ketawa Bersama Oby mengatakan...

jadi pingin lihat langsung.... :P
kalo shasa lagi baca

Anak Rantau mengatakan...

Shasa kalau baca jangan sambil tiduran yah, nanti matanya sakit lho...

Zulfadhli's Family mengatakan...

Hihihi, lucu liat tampang Shasa serius pisan mbacanya

Btw gw juga penggemar buku Mba. Warisan emak gw. Dulu kecil bacanya novel2 Enid Bloyton (hadooohhh, betul ga yah nulis nama pengarangnya), 5 sekawan, STOP, dll. SD kelas 6 mulai baca novel Nyokap yang berat2 kaya Sidney Shieldon, Agatha Christy, dll.

Semoga Zahia juga suka membaca buku kaya Ka Shasa yah

ariefborneo mengatakan...

Serius bener ni si shasa baca nya,cerita apa si sha???
Jd ingat keponakan saya ni persis gayanya kalo lg baca....

Sudino Dinoe mengatakan...

Iya mbak, kesukaan membaca shasa harus di dukung terus..krn dgn membaca byk manfaatnya

wira sanubari mengatakan...

kalo udah nemu keasyikan dalam membaca, siapapun akan tenggelam dalam kata2..
whehehe..ribet bener nih bahasa..

merry go round mengatakan...

Shasha cantiiikk :)

ati2 mba, baca bukunya yang 'bener'. Maksudnya jangan sampe gara2 hobi baca buku mata jadi minus. (saya minus soalnya,dan itu ngga enak banget).

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah,senangnya liat anak kita suka baca buku. moga2 anakku kelak suka baca buku juga ya. btw, mbak...aku masih akan coba tanyakan ke tiki kenapa novelnya belum tiba. kalo ternyata emang gak jelas dan gak tau kapan tibanya, ya udah aku kirim buku lain deh. Tapi judulnya beda, gak papa ya? masih cerita abg sih.

Takuya mengatakan...

aaah enak ya.. aku dulu suka bgt baca, tapi bukunya terbatas.. pengen minta d beliin buku, tapi rada gimanaaa gitu.. ortu aku suka males d ajak k gramedia T_T