Menyindir pelayanan kita

Rabu, 16 Februari 2011

Baru beberapa hari yang lalu aku bicara tentang pelayanan, bahwa kita seharusnya mulai untuk memperbaiki kualitas pelayanan yang kita berikan. Namun, kemarin malam aku baru melihat sebuah iklan sebuah produk rokok yang menyindir tentang bagaimana pelayanan di negara kita bisa 'dibeli'. (Mungkin saja iklan ini sudah lama tayang di televisi, hanya saja aku yang jarang nonton televisi ini baru melihatnya kemarin malam).

Dalam iklan itu digambarkan seseorang sedang mengurus sesuatu di sebuah instansi. Namun rupanya dia 'dipersulit' oleh seorang oknum yang minta bayaran atas pelayanan yang diberikannya. Lucunya  oknum itu digambarkan sebagai... Gayus (siapa ya yang memerankan Gayus dengan wig-nya yang terkenal itu? *penasaran.com*). Permintaan sang oknum membuat orang itu marah. Dia  pun bergegas keluar dari kantor itu sambil ngomel-ngomel.

Tak jauh dari kantor itu, kakinya menginjak sebuah kendil. Ternyata dari dalam kendil keluar seorang jin yang menggunakan beskap Jawa. Jin itu menawarkan untuk memenuhi sebuah permintaan. Ternyata yang diminta nya adalah agar praktek pungli, suap dsb bisa dihapuskan.

Mendengar permintaan orang itu, sang Jin pun hanya manggut-manggut dan berkata : "semua bisa diatur". Namun... di akhir iklan, sang Jin memberi kode minta uang sambil berbisik : "wani piro?" (berani berapa?). Gubraakkk.... Astaga, ternyata Jin di negara kita pun harus 'dibeli' juga agar mau membeli pelayanan. *geleng-geleng kepala*

Terus terang mau tak mau aku tersenyum pahit melihat iklan itu. Itulah gambaran negara kita yang telah disampaikan dengan gaya satir. Iklan itu bermaksud mengkritik, menyindir, mengolok-olok, melecehkan ataupun menertawakan fenomena sosial yang ada. Penyampaian kritik bergaya satir itu biasa dilakukan dalam gaya parodi, humor pahit, karikatur, dan lain-lain.

Menurutku iklan produk rokok itu benar-benar telah sukses menyampaikan apa yang ingin disampaikannya. Apakah sahabat semua sudah melihat iklan yang menggelitik itu? Dan... apa pendapat sahabat semua?

31 catatan dari sahabat:

Vicky Laurentina mengatakan...

Aku belum liat iklan itu, soalnya di apartemenku nggak ada tivi.. :D

chikarei mengatakan...

pernah liat sih iklan itu mba
tapi lupa2 inget hihi

IbuDini mengatakan...

Pagi Mb..iya mb saya ada lihat juga meskipun baru beberapa kali, karna iklannya juga tidak jarang dikeluarkan..
Miris juga mb kalau lihat keadaannya seperti ini, malu karna negeri ini ..sekarang sulit sekali untuk mencari yang benar2 jujur dan alami.
Semoga saja hal yang seperti ini cepat terhenti ya mb..
Mb ada Award disini ambil ya..http://barbiedini.blogspot.com/2011/02/award-untuk-sahabat.html

attayaya_alam mengatakan...

waaaah aku malah ga tau
ternyata ada iklan jin begitu
begitu parahnya pelayanan
UUD ujung2nya duit
semoga kita terhindari dari hal itu

tiwi mengatakan...

yah begitulah kenyataan yg ada di lapangan.., ada fulus semua urusan muluss...*geleng-geleng kepala...

Rose mengatakan...

yay, blm liat iklat itu mba..ahaha yay soalnya tu kan iklan rokok adanya setelah jam 21/22 gituuu jadi sy ud masuk kamar tuuu.hohoho..

semoga banyk orang yg jadi tersadar sama iklan itu

gotaufik mengatakan...

emang bener mbak, suka kesel suerrr..
masak kita dinegara sendiri di buat susah.

SUKMA mengatakan...

belum lihat tuh iklan itu, mbak... jadi penasaran deh ...

go green mengatakan...

hehe.. iklan ini saya belum simak mba.. jalan nonton tv tapi jadi pnasaran juga nih

Muhammad A Vip mengatakan...

saya belum lihat mbak, kayaknya nendang tuh...

Masbro mengatakan...

Saya belum pernah liat iklannya Mbak, jarang nonton tipi sih, hehe..
Itulah negeri kita, bahkan untuk mengurusi surat keterangan tidak mampu saja (di kelurahan), harus keluar duit. Haha.. padahal jelas2 nggak mampu;

ica puspita mengatakan...

iklan rokok di negeri ini emang keren2 mbak. terutama menyangkut kritik sosial... :)

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

iyia tuh pake wig gitu jadi lucu ya. gayus palsu hehee

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

Kayaknya belum lihat tuh Mba, maklum dirumah ngga punya tipi...hehe. Memang iklan2 sekarang keren2 dan yang lebih mengena justru yang iklannya lucu2 sih...:)

Rizky2009 mengatakan...

dengan uang semuanya beres, cermin nyata bobroknya negeri ini

Bunda Loving mengatakan...

wah aku jarang nonton iklan tuh,krn tiap ada iklan aku lngsung ganti canel tv...jd penasaran ntar ku lihat deh..,,

niee mengatakan...

wah, aku belum sempat lihat iklannya mbak reni,
jadi penasaran deh dengan gayusnya *nah loh* hehehe

Ladyulia mengatakan...

wah
saya ndak punya tivi mbak
hehehhehe

Miss Rinda mengatakan...

Assalamualaikum Mba Q yg cantik..pie kabare hehehe

sama nie abis rehat belum mampir2 lagi ke semua tmn2 blogQ mba ~_~

alhmdllh baik n lancar2 aja kuliahnya,tp skrg lbh fokus kul mba jd jrg update blog hehehe^^

moga mba skluarga jg shat trs ya amienn..

aduh aq lupa2 inget iklannya nih,scara jrg liat tv mba,paling kl pagi aja sblm kul liat insert/liputan 6 hihi ^^

Naila mengatakan...

met malam mb..
aku lama ngak muncul, hehehe
mau silaturahim lagi,:)

iklan itu emang baru kayae, aku juga baru liat, iklan itu juga sempurna membuat aku tertawa miris,
ckckckc, menyedihkan...

iklan2 rokok emang keren, tapi produknya mengerikan, hehehe..

Gaphe mengatakan...

pertama kalinya liat iklan itu saya ngakan abis.. emang tuh iklan nyindir banget.. seakan yang paling berkuasa aja juga main kotor

Brigadir Kopi mengatakan...

wah aku jarang nonton televisi ..tapi aku coba deh ... penasaran

Winny Widyawati mengatakan...

saya pernah jg menulis ttg pengalaman sy waktu membuat KTP mbak, mgkn nnt saya posting di blogspot jg. Nggk jauh dr aroma suap, :(

Go-blogg mengatakan...

wach,maaf ya bu saya baru mampir lagi nich soalnya saya lagi ada persiapan PRAKERIN...

Jimox mengatakan...

wah sayangnya belum pernah liat mbak, tapi dari yang dijelaskan diatas, harusnya pemerintah malu dan segera berbenah... :)

Rin mengatakan...

iklan baru ya mba? waah, jd pengen liaat..

award mengatakan...

good post.. mudah2n indonesia bisa berubah

irul-green mengatakan...

wah belum liat iklannya mbak,,

dinohp mengatakan...

Ya betul mbak, itulah potret pelayanan yg ada skrg semuanya bisa lancar asal ada pamrihnya

r10 mengatakan...

aku juga belum nonton iklan tersebut, sudah jarang nonton tv

eha mengatakan...

wah, aku koq nda pernah 'nemu' iklan itu yah? sudah demikian 'jadul'kah diriku? mungkin perlu sdikit lebih sering duduk di depan kotak ajaib itu kali ya ;)
halo mbak reni ... rumahnya baru lagi ya mbak? ato aku yg ketinggalan jaman yah? Bagus mbak, kalem n setia dg nuansa coklat ;)